Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan kendaraan hybrid bernama Pedaltrax yang menggabungkan tenaga listrik dan tenaga manusia melalui sistem kayuhan. Kendaraan roda empat ini dirancang untuk mendukung mobilitas di kawasan kampus, termasuk wilayah dengan banyak tanjakan seperti ITB Kampus Jatinangor.
Pedaltrax merupakan hasil kolaborasi antara Desain Produk Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) serta Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB.
Berawal dari kebutuhan mobilitas mahasiswa
Pengembangan Pedaltrax bermula dari kebutuhan menghadirkan sarana transportasi yang lebih berkelanjutan bagi mahasiswa. Gagasan tersebut muncul berdasarkan masukan mahasiswa dalam mata kuliah Pengenalan Rekayasa dan Desain (PRD).
Mahasiswa mengidentifikasi sejumlah kendala mobilitas di lingkungan kampus, seperti kesulitan membawa barang, melewati jalur menanjak, serta kebutuhan kendaraan yang lebih inklusif. Karena itu, Pedaltrax dirancang dengan ruang penyimpanan dan akses bagi pengguna kursi roda.
Dalam proses perancangannya, tim ITB memperhatikan aspek efisiensi material, struktur kendaraan, ergonomi, hingga pengalaman pengguna. Desain kendaraan dikembangkan dari awal dengan mempertimbangkan posisi pengendara, distribusi beban, serta kenyamanan saat digunakan.
Memadukan tenaga listrik dan kayuhan manusia
Pedaltrax menggunakan sistem penggerak gabungan antara tenaga manusia dan listrik. Pada jalur datar, kendaraan dapat digerakkan dengan cara dikayuh, sedangkan tenaga listrik dapat digunakan ketika menghadapi medan menanjak.
Kendaraan ini dilengkapi baterai berkapasitas 72 volt 45 Ah dan motor BLDC berdaya 3.000 watt. Selain itu, terdapat panel surya 120 Wp yang membantu pengisian daya melalui sistem kontroler Maximum Power Point Tracking (MPPT).
Dalam satu kali pengisian daya, Pedaltrax diperkirakan mampu menempuh jarak sekitar 60–80 kilometer, tergantung kondisi medan dan pola penggunaan. Kombinasi antara kayuhan dan tenaga listrik juga dapat mengurangi penggunaan energi baterai serta memperpanjang jarak tempuh.
Bagian dari pengembangan mobilitas berkelanjutan ITB
Pedaltrax dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem transportasi berkelanjutan di lingkungan ITB. Pengembangan kendaraan ini diarahkan untuk menciptakan mobilitas yang lebih efisien energi dan berkelanjutan.
Ke depan, pengembangan Pedaltrax juga direncanakan berkaitan dengan riset ITB mengenai elektrifikasi yang memanfaatkan pengolahan sampah sebagai bagian dari inovasi energi.
Baca Juga: Lulusan FTTM ITB Tak Lama Menganggur, Tercepat Dapat Kerja dalam 1 Bulan





Komentar Pengunjung (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!