Beranda/Karir & Magang/Rekrutmen Tamtama TNI AU 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Lokasi Pendaftarannya
Karir & Magang

Rekrutmen Tamtama TNI AU 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Lokasi Pendaftarannya

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai prajurit melalui rekrutmen Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang III Tahun 2026.

Agnes Z. YonatanBy Agnes Z. Yonatan•29 September 2026•5 Menit Baca•1 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Rekrutmen Tamtama TNI AU 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Lokasi Pendaftarannya

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai prajurit melalui rekrutmen Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang III Tahun 2026. Pendaftaran dibuka secara daring dan ditujukan bagi lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat.

Tamtama PK merupakan salah satu jalur penerimaan prajurit TNI AU. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi nantinya akan mengikuti pendidikan pertama untuk dibentuk menjadi prajurit. Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, peserta akan memperoleh pangkat Prajurit Dua atau Prada.

Dalam masa pendidikan, calon prajurit akan mendapatkan pembinaan yang mencakup ketangguhan fisik, keterampilan taktis, serta kemampuan dan mental yang diperlukan untuk menjalankan tugas sebagai prajurit.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Persyaratan yang Perlu Dipenuhi Calon Peserta

Rekrutmen Tamtama PK TNI AU memiliki sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta. Secara umum, pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Calon peserta juga harus berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun pada saat pembukaan pendidikan yang dijadwalkan pada 26 Desember 2026. Selain itu, peserta tidak boleh memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Polri dan harus dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani.

Peserta juga tidak boleh sedang kehilangan hak untuk menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Seluruh calon peserta wajib mengikuti dan lulus pendidikan pertama sebagai bagian dari proses pembentukan prajurit.

Untuk persyaratan khusus, rekrutmen ini diperuntukkan bagi pria yang bukan merupakan anggota atau mantan prajurit TNI maupun Polri dan bukan PNS. Pendidikan terakhir yang dipersyaratkan minimal SMA, MA, SMK, atau sederajat.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Calon peserta juga harus memiliki tinggi badan minimal 160 sentimeter dengan berat badan yang seimbang atau ideal sesuai ketentuan. Peserta harus bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama selama 10 tahun serta belum pernah menikah dan sanggup untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama hingga dua tahun setelah menyelesaikan pendidikan tersebut.

Selain itu, peserta harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Ketentuan lain mencakup larangan memiliki tato atau bekas tato serta tindik atau bekas tindik, kecuali karena ketentuan adat. Bagi peserta yang sudah bekerja, diperlukan surat persetujuan atau izin dari kepala instansi serta surat pernyataan bersedia diberhentikan sebagai karyawan apabila diterima menjadi prajurit TNI.

Orang tua atau wali peserta juga harus bersedia menandatangani surat pernyataan untuk tidak melakukan penyuapan atau kolusi kepada pihak mana pun. Peserta yang belum berusia 21 tahun wajib mendapatkan persetujuan orang tua atau wali dalam kondisi tertentu.

Persyaratan lainnya meliputi kepemilikan KTP dan kartu keluarga, kewajiban mengikuti seluruh pemeriksaan dan pengujian seleksi, serta kepemilikan kartu BPJS atau jaminan kesehatan yang masih aktif. Peserta yang memiliki sertifikat kemampuan bahasa asing, seperti Inggris, Mandarin, Korea, Rusia, Prancis, atau Spanyol, juga dapat menyertakannya dalam proses pendaftaran.

Ketentuan Kesehatan dan Penglihatan

Calon peserta juga harus memenuhi sejumlah ketentuan kesehatan. Peserta tidak boleh mengalami buta warna dan tidak memiliki riwayat tuberkulosis paru aktif.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Bagi peserta yang pernah menjalani tindakan operasi mata, terdapat ketentuan khusus terkait jenis operasi, batas refraksi sebelum operasi, kondisi penglihatan setelah operasi, serta waktu pelaksanaan operasi sebelum mengikuti seleksi. Peserta yang memiliki riwayat bedah refraksi juga diwajibkan menyertakan keterangan yang memuat kondisi penglihatan sebelum dan setelah operasi.

Ketentuan kesehatan tersebut menjadi bagian dari persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta sebelum mengikuti tahapan seleksi.

Pendaftaran Dilakukan Secara Online

Pendaftaran Tamtama PK TNI AU Gelombang III/A-94 Tahun Anggaran 2026 dilakukan secara daring melalui situs resmi rekrutmen TNI AU. Calon peserta perlu melakukan registrasi dengan memasukkan data pribadi, termasuk nama, alamat email, nomor KTP, dan tanggal lahir.

Setelah itu, peserta memilih jenis seleksi Tamtama Gelombang III, mengisi jenis kelamin, menentukan lokasi seleksi luring atau Lanud yang paling dekat dengan domisili, kemudian melengkapi informasi pendidikan terakhir sebelum menyelesaikan proses pendaftaran.

Setelah melakukan pendaftaran secara online, peserta wajib melakukan daftar ulang di Lanud yang telah ditunjuk sebagai panitia daerah. Lokasi pendaftaran tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Jakarta, Bogor, Bandung, Medan, Banda Aceh, Palembang, Padang, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, hingga sejumlah wilayah di Indonesia bagian timur.

Di wilayah Kodau I, lokasi pendaftaran antara lain berada di Lanud Halim Perdanakusuma, Lanud Atang Sendjaja, Lanud Suryadarma, Lanud Roesmin Nurjadin, Lanud Supadio, Lanud Raden Sadjad, Lanud Soewondo, Lanud Sulaiman, Lanud Sultan Iskandar Muda, Lanud Sri Mulyono Herlambang, Lanud Sutan Sjahrir, Lanud Raja Haji Fisabilillah, Lanud Maimun Saleh, Lanud H. Abdullah Sanusi Hanandjoeddin, Lanud Wiriadinata, Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Lanud Harry Hadisoemantri, Lanud Sugiri Sukani, Lanud Hang Nadim, dan Lanud Iskandar.

Sementara itu, Kodau II mencakup sejumlah Lanud seperti Lanud Iswahjudi, Lanud Abdurahman Saleh, Lanud Sultan Hasanuddin, Lanud Sam Ratulangi, Lanud El Tari, Lanud Anang Busra, Lanud Adisutjipto, Lanud Muljono, Lanud Dhomber, Lanud I Gusti Ngurah Rai, Lanud Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainudin Abdul Majid, Lanud Sjamsudin Noor, Lanud Haluoleo, dan Lanud J. B. Soedirman.

Untuk wilayah Kodau III, lokasi pendaftaran tersedia di Lanud Manuhua, Lanud Silas Papare, Lanud Pattimura, Lanud Leo Wattimena, Lanud Johanes Abraham Dimara, Lanud Yohanis Kapiyau, Lanud Dumatubun, serta Lanud Ignatius Dewanto.

Pastikan Informasi Pendaftaran Berasal dari Sumber Resmi

Calon peserta yang berminat mengikuti rekrutmen Tamtama PK TNI AU 2026 dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui laman resmi rekrutmen TNI AU. Peserta juga perlu memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi dan mengikuti setiap tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: Rekrutmen Psikolog TNI 2026 Dibuka, Lulusan S1-S2 Bisa Dilantik Jadi Letda

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Agnes Z. Yonatan

Penulis: Agnes Z. Yonatan

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

Dari Sumatra Barat ke Yogyakarta, Perjalanan Briliant Jadi Lulusan Terbaik Teknik Pertambangan

Dari Sumatra Barat ke Yogyakarta, Perjalanan Briliant Jadi Lulusan Terbaik Teknik Pertambangan

Menempuh jarak lebih dari 1.900 kilometer dari Bukittinggi, Sumatera Barat, Briliant Agung Madani berhasil menyelesaikan kuliahnya di UPN Veteran Yogyakarta dengan predikat cum laude.

Oleh Agnes Z. Yonatan
1 jam lalu• 4
Mahasiswa UPI Raih Medali Perak Asian Games 2026 lewat Cabang Rowing

Mahasiswa UPI Raih Medali Perak Asian Games 2026 lewat Cabang Rowing

Rendi Setia Maulana, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), berhasil membawa pulang medali perak dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ia meraih medali tersebut bersama tim rowing Indonesia dalam nomor Men's Quadruple Sculls.

Oleh Agnes Z. Yonatan
1 jam lalu• 3
10 Universitas Paling Berkelanjutan di Dunia 2026, Ada Kampus dari Indonesia

10 Universitas Paling Berkelanjutan di Dunia 2026, Ada Kampus dari Indonesia

UI GreenMetric SUR 2026 Diikuti 2.016 Kampus dari 110 Negara

Oleh Agnes Z. Yonatan
Kemarin• 53
Oleh Agnes Z. Yonatan
Kemarin• 51