Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali membuka rekrutmen Perwira Prajurit Karier (PA PK) Gelombang II tahun 2026. Rekrutmen yang diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi jenjang D4, S1 hingga S2 ini masih dibuka hingga 20 Oktober 2026.
Salah satu bidang yang dapat mengikuti rekrutmen tersebut adalah Psikologi. Lulusan Psikologi yang dinyatakan lolos nantinya akan menjadi Psikolog TNI dan dilantik dengan pangkat Letnan Dua atau Letda.
Sebelum menjalani pelantikan, calon Psikolog TNI akan mengikuti pendidikan pertama atau Dikma selama tujuh bulan.
Syarat Rekrutmen Psikolog TNI Gelombang II 2026
Rekrutmen ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia, baik pria maupun wanita, yang bukan merupakan prajurit TNI, anggota Polri, maupun PNS. Peserta juga harus beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta memenuhi persyaratan kesehatan jasmani dan rohani serta bebas narkoba.
Peserta pria harus memiliki tinggi badan minimal 163 cm, sedangkan peserta wanita minimal 157 cm dengan berat badan yang seimbang. Pendaftar juga harus telah lulus dan memiliki ijazah D4, S1, S1 Profesi, atau S2 dari jurusan Psikologi.
Batas usia pendaftar adalah maksimal 28 tahun bagi lulusan D4 dan S1, serta maksimal 30 tahun bagi lulusan S1 Profesi dan S2. Selain itu, universitas dan program studi tempat peserta menempuh pendidikan harus memiliki akreditasi minimal B atau Baik Sekali pada saat peserta lulus.
Ketentuan IPK juga disesuaikan dengan akreditasi program studi. Lulusan dari program studi dengan akreditasi A atau Unggul harus memiliki IPK minimal 2,80. Sementara itu, lulusan program studi dengan akreditasi B atau Baik Sekali harus memiliki IPK minimal 3,00.
Calon peserta juga harus belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama. Khusus peserta wanita, terdapat persyaratan untuk tidak hamil selama menjalani pendidikan pertama.
Dalam proses pendaftaran, peserta perlu membawa salinan sertifikat akreditasi universitas dan program studi yang diterbitkan BAN-PT. Peserta juga harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
Persyaratan Lain yang Perlu Dipenuhi
Bagi peserta yang telah bekerja, diperlukan persetujuan dari instansi tempat bekerja. Peserta juga harus bersedia membuat pernyataan untuk diberhentikan dengan hormat dari instansi tersebut apabila dinyatakan lulus seleksi dan mengikuti pendidikan pertama.
Persyaratan lainnya mencakup kepemilikan surat keterangan bebas narkoba dan surat kesehatan dari rumah sakit pemerintah. Bagi peserta yang memperoleh ijazah dari luar negeri, ijazah tersebut harus mendapatkan pengesahan dari Kemdiktisaintek serta dilengkapi transkrip akademik yang telah dikonversi.
Peserta juga tidak boleh memiliki catatan kriminalitas yang dibuktikan secara tertulis oleh Polri. Selain itu, terdapat ketentuan mengenai tato dan tindik. Pendaftar tidak boleh memiliki tato atau bekas tato maupun tindik atau bekas tindik pada telinga dan anggota tubuh lainnya, kecuali yang disebabkan ketentuan agama atau adat dengan melampirkan surat keterangan dari ketua agama atau adat.
Peserta yang dinyatakan lolos juga harus bersedia menjalani ikatan dinas pertama selama 10 tahun yang dihitung sejak dilantik menjadi Perwira. Selain itu, peserta diwajibkan memiliki kartu BPJS.
Cara Daftar Rekrutmen Psikolog TNI 2026
Pendaftaran rekrutmen Psikolog TNI Gelombang II 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi rekrutmen TNI. Calon peserta perlu membuka laman tersebut, memilih menu "Login/Daftar", kemudian memilih "Buat Akun Baru". Setelah mengisi data diri dan melakukan pendaftaran, peserta harus melengkapi data yang diminta.
Setelah data dinyatakan terverifikasi, nomor registrasi dan formulir registrasi akan muncul. Peserta juga biasanya diminta datang secara langsung dengan membawa dokumen pendaftaran ke Kodam/Ajendam, Kodaeral/Lanal, atau Lanud sesuai ketentuan TNI untuk menjalani proses verifikasi keaslian dokumen oleh panitia.
Informasi lebih lanjut mengenai rekrutmen PA PK TNI Gelombang II 2026 dapat dilihat melalui laman resmi rekrutmen TNI.
Baca Juga: Kemdiktisaintek Luncurkan SatuBeasiswa, 71 Program Beasiswa Tersedia dalam Satu Platform



Komentar Pengunjung (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!