Menanti Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Ini 6 Kampus Kedinasan dengan Peminat Terbanyak 2025
Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN jadi sekolah kedinasan dengan pendaftar terbanyak 2025, dengan total 45.518 orang.
Pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2026 dijadwalkan akan diumumkan dalam waktu dekat. Meski proses pendaftaran belum dibuka, calon peserta sudah dapat mempersiapkan diri dengan melihat daftar sekolah kedinasan yang paling banyak diminati pada seleksi tahun sebelumnya sebagai bahan pertimbangan.
Table Of Content
Mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 13 Tahun 2026 tentang Penerimaan Peserta Didik Sekolah Kedinasan, setiap calon peserta hanya diperbolehkan mendaftar pada satu sekolah kedinasan. Peserta yang diketahui mengajukan pendaftaran ke lebih dari satu sekolah akan dinyatakan gugur dari proses seleksi.
Baca Juga: 6 Sekolah Kedinasan Akreditasi Unggul, Kuliah Gratis dan Berpeluang Jadi CPNS atau TNI
Tahapan Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Informasi yang telah tersedia saat ini berkaitan dengan alur pelaksanaan seleksi. Proses penerimaan akan diawali dengan pendaftaran melalui Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), kemudian dilanjutkan dengan seleksi administrasi.
Setelah hasil seleksi administrasi diumumkan, peserta akan diberikan kesempatan mengajukan sanggahan dalam waktu paling lama tiga hari. Tahapan berikutnya meliputi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), seleksi lanjutan sesuai ketentuan masing-masing instansi, hingga penetapan kelulusan akhir.
6 Sekolah Kedinasan dengan Pendaftar Terbanyak pada 2025
Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) menunjukkan terdapat enam sekolah kedinasan yang mencatat jumlah pendaftar terbanyak pada seleksi 2025.
Posisi pertama ditempati oleh Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN dengan total 45.518 pendaftar, di mana 44.307 peserta menyelesaikan proses hingga tahap submit.
Di peringkat kedua terdapat Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang menerima 31.264 pendaftar, dengan 29.442 peserta berhasil menyelesaikan proses pendaftaran.
Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan menempati posisi ketiga dengan jumlah pendaftar mencapai 28.493 orang, sementara peserta yang telah melakukan submit sebanyak 23.852 orang.
Selanjutnya, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) mencatat 18.858 pendaftar, dengan 18.394 peserta menyelesaikan proses pendaftaran.
Politeknik Statistika (STIS) berada di urutan kelima dengan 15.869 pendaftar, sedangkan jumlah peserta yang berhasil melakukan submit mencapai 15.571 orang.
Sementara itu, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) melengkapi daftar enam besar dengan total 7.563 pendaftar dan 7.400 peserta yang telah menyelesaikan proses pendaftaran.
Persyaratan Umum Pendaftaran
Berdasarkan ketentuan seleksi pada tahun-tahun sebelumnya, calon peserta sekolah kedinasan harus memenuhi sejumlah persyaratan umum. Di antaranya merupakan warga negara Indonesia, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta memiliki kondisi jasmani dan rohani yang sehat.
Selain itu, peserta harus berstatus belum menikah yang dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala desa atau lurah, serta bersedia tidak menikah selama masa pendidikan. Bagi peserta perempuan, terdapat ketentuan belum pernah memiliki anak maupun melahirkan.
Calon peserta juga tidak boleh sedang terikat ikatan dinas dengan instansi lain, bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia setelah lulus, serta siap menjalani ikatan dinas sesuai ketentuan instansi. Adapun persyaratan administratif, akademik, maupun fisik akan ditetapkan oleh masing-masing sekolah kedinasan.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Beberapa dokumen yang umumnya menjadi syarat pendaftaran meliputi ijazah, kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP), rapor SMA atau sederajat, pasfoto, serta dokumen tambahan lainnya sesuai ketentuan instansi yang dilamar.
Baca Juga: Mau Daftar Sekolah Kedinasan Kemenhub? Simak Syarat Lengkapnya