Beasiswa Maung Depok 2026 Tahap 2 Dibuka, Mahasiswa D3 hingga S1 Bisa Dapat Bantuan UKT
Pendaftaran berlangsung 17–23 Agustus 2026 dengan kuota untuk mahasiswa dan tenaga pendidik PAUD.
Pemerintah Kota Depok kembali membuka pendaftaran Beasiswa Maung Depok 2026 tahap 2. Program ini ditujukan bagi warga Depok dari keluarga kurang mampu, khususnya lulusan SMA/sederajat, mahasiswa aktif, serta tenaga pendidik pendidikan anak usia dini (PAUD).
Table Of Content
Bagi mahasiswa, bantuan diberikan untuk mendukung pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) atau SPP. Beasiswa dapat diberikan hingga semester 6 untuk mahasiswa D3 dan hingga semester 8 bagi mahasiswa D4/S1, sesuai ketentuan program.
Baca Juga: Beasiswa ParagonCorp 2026 Dibuka untuk Mahasiswa, Ada Dua Pilihan Program
Kuota dan Besaran Bantuan
Pada tahap kedua tahun 2026, Beasiswa Maung Depok menyediakan kuota dan besaran bantuan sebagai berikut:
- D3: 85 penerima dengan bantuan maksimal Rp3.850.000 per semester.
- D4/S1: 85 penerima dengan bantuan maksimal Rp2.875.000 per semester.
- D3 + sertifikasi: 30 penerima dengan bantuan maksimal Rp6.350.000 per semester.
Program ini menyasar warga yang tergolong kurang mampu dan tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1–5 atau mendapatkan rekomendasi dari Dinas Sosial.
Syarat Penerima Beasiswa Maung Depok
Calon penerima harus memiliki KTP dan KK Kota Depok serta berdomisili di Kota Depok. Untuk mahasiswa, pelamar harus merupakan lulusan SMA/sederajat atau paling lama dua tahun setelah lulus, berstatus mahasiswa aktif maksimal semester 4, memiliki IPK sekurang-kurangnya 2,75 pada semester terakhir, dan berusia maksimal 22 tahun.
Selain itu, calon penerima harus belum menikah, kecuali tenaga pendidik PAUD. Pelamar juga diwajibkan memiliki prestasi akademik dengan nilai rata-rata rapor minimal 7,5 atau prestasi nonakademik yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam penghargaan minimal tingkat daerah.
Penerima juga tidak boleh sedang mendapatkan beasiswa atau bantuan pendidikan sejenis yang bersumber dari APBN maupun APBD. Pelamar bukan anggota keluarga dalam satu KK dengan PNS, TNI/Polri, maupun pegawai BUMN/BUMD.
Khusus tenaga pendidik PAUD, usia maksimal yang ditetapkan adalah 30 tahun. Mereka juga harus memiliki pengalaman belajar di Kota Depok sedikitnya dua tahun serta memperoleh persetujuan dari sekolah atau lembaga tempat mengajar.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Sejumlah dokumen harus diunggah saat melakukan pendaftaran. Dokumen tersebut antara lain KTP dan KK Kota Depok, rapor yang telah dilegalisasi, ijazah atau surat keterangan lulus SMA/sederajat yang dilegalisasi, serta sertifikat atau piagam penghargaan tingkat kota yang telah dilegalisasi.
Pelamar juga perlu menyiapkan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa dari APBN/APBD, surat pernyataan bukan PNS/TNI/Polri/BUMN/BUMD, dan surat pernyataan komitmen. Khusus mahasiswa, Kartu Hasil Studi (KHS) juga menjadi salah satu dokumen persyaratan.
Sementara itu, guru PAUD perlu melampirkan surat persetujuan dari sekolah serta surat keterangan telah mengajar.
Daftar Kampus Mitra
Beasiswa Maung Depok 2026 bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi mitra. Kampus yang tercantum dalam program ini meliputi Akademi Kimia Analis Caraka Nusantara, Institut Agama Islam (IAI) SEBI Depok, Institut STIAMI, Politeknik LP3I Jakarta Kampus Depok, Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, STAI Al Qudwah, STIE Manajemen Bisnis Indonesia, STIHP Pelopor Bangsa, Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara, STIKes Pelita Ilmu, STKIP Arrahmaniyah, dan Universitas Bina Sarana Informatika.
Selain itu, terdapat Universitas Gunadarma, Universitas Indonesia Maju, Universitas Indraprasta PGRI, Universitas Islam An Nur Lampung, Universitas Islam Depok, Universitas Jayabaya, Universitas Nusa Mandiri, Universitas Pamulang, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPNVJ), Universitas Sahid, Universitas Terbuka, Universitas Wira Buana, serta Politeknik Negeri Jakarta.
Jadwal Pendaftaran dan Seleksi
Pendaftaran Beasiswa Maung Depok 2026 tahap 2 berlangsung pada 17–23 Agustus 2026. Setelah itu, peserta masih memiliki kesempatan mengajukan banding pada 17–30 Agustus 2026.
Pengumuman hasil seleksi administrasi kepada perguruan tinggi mitra dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Selanjutnya, perguruan tinggi mitra akan menyampaikan proposal dan hasil seleksi penerimaan mahasiswa pada Oktober 2026.
Tahap terakhir berupa persiapan administrasi dan pelaksanaan penyaluran beasiswa dijadwalkan pada November 2026.
Dengan dibukanya tahap kedua ini, mahasiswa dan lulusan SMA/sederajat asal Depok yang memenuhi persyaratan dapat memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh dukungan biaya pendidikan. Tenaga pendidik PAUD juga dapat mengikuti program sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Kemenkes Buka Beasiswa Kedokteran ke Jepang 2026, Kuliah Gratis hingga 6 Tahun