Beranda/Nasional/Jejak Pendidikan Arrmanatha Nasir, Diplomat Senior yang Kini Memimpin Kemlu
Nasional

Jejak Pendidikan Arrmanatha Nasir, Diplomat Senior yang Kini Memimpin Kemlu

Arrmanatha Christiawan Nasir resmi dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ia menggantikan Sugiono yang sebelumnya memimpin Kementerian Luar Negeri dalam Kabinet Merah Putih.

Agnes Z. YonatanBy Agnes Z. Yonatan•2 Oktober 2026•3 Menit Baca•6 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Jejak Pendidikan Arrmanatha Nasir, Diplomat Senior yang Kini Memimpin Kemlu

Arrmanatha Christiawan Nasir resmi dilantik sebagai Menteri Luar Negeri Republik Indonesia pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ia menggantikan Sugiono yang sebelumnya memimpin Kementerian Luar Negeri dalam Kabinet Merah Putih.

Sebelum menduduki posisi tersebut, Arrmanatha atau yang akrab disapa Tata merupakan Wakil Menteri Luar Negeri. Ia menjabat bersama Anis Matta dan Arif Havas Oegroseno sejak Oktober 2024.

Latar belakang pendidikan Arrmanatha cukup beragam. Ia menempuh pendidikan ilmu ekonomi di University of Buckingham, Inggris, pada 1991 hingga 1993. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan magister bidang business administration and management di University of Leicester pada 1993 hingga 1994.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Setelah menyelesaikan studinya di Inggris, Arrmanatha sempat bekerja di Bank Dagang Negara Indonesia pada 1996 hingga 1997. Ia kemudian melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia dengan mengambil bidang hubungan internasional pada 1997 hingga 1998.

Memulai Perjalanan sebagai Diplomat

Karier Arrmanatha di Kementerian Luar Negeri dimulai dengan penugasan sebagai Sekretaris Kedua sekaligus Negosiator WTO pada Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB, WTO, dan organisasi internasional lainnya di Jenewa pada 2001 hingga 2004.

Setelah itu, ia dipercaya memimpin Subdirektorat Pertanian pada Direktorat Perdagangan, Perindustrian, dan Hak Kekayaan Intelektual Kemlu selama 2004 hingga 2008.

Kariernya kemudian berlanjut di New York. Pada 2008 hingga 2012, Arrmanatha bertugas sebagai Sekretaris Pertama pada Misi Permanen Indonesia untuk PBB. Dalam periode tersebut, ia juga menjalankan peran sebagai Economic Advisory bagi Presiden Majelis Umum PBB ke-65 pada 2010 hingga 2011.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Pernah Menjadi Juru Bicara Kemlu

Pengalaman Arrmanatha di bidang diplomasi juga membawanya ke posisi Juru Bicara Kementerian Luar Negeri. Ia menjalankan tugas tersebut sekaligus menjadi Kepala Biro Dukungan Strategis Kemlu sejak Desember 2014 hingga Juli 2019.

Dalam periode tersebut, Arrmanatha kerap menyampaikan sikap pemerintah mengenai berbagai persoalan hubungan luar negeri, termasuk isu yang berkaitan dengan eksekusi mati dua warga negara Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

Menjadi Duta Besar hingga Perwakilan di PBB

Pada April 2019, Arrmanatha ditunjuk sebagai Duta Besar Indonesia untuk Prancis, Andorra, Monaco, serta UNESCO. Ia menjalankan tugas tersebut hingga November 2021.

Selama menjalankan tugas sebagai duta besar, Arrmanatha memperoleh penghargaan Legion d'Honneur dari Pemerintah Prancis pada 2021. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di bidang politik, sosial budaya, serta ekonomi.

Setelah menyelesaikan tugasnya di Prancis, Arrmanatha kembali menjalankan penugasan di New York sebagai Wakil Tetap Republik Indonesia untuk PBB sejak Desember 2021.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Pada Juli 2023, ia juga menyerahkan surat kepercayaan sebagai Wakil Tetap Republik Indonesia untuk International Seabed Authority atau ISA kepada Sekretaris Jenderal ISA Michael W Lodge di Kingston, Jamaika.

Dari Wakil Menteri hingga Menteri Luar Negeri

Pengalaman panjang di berbagai posisi diplomatik kemudian berlanjut ketika Arrmanatha dipercaya menjadi Wakil Menteri Luar Negeri pada 21 Oktober 2024. Dalam posisi tersebut, ia bekerja bersama Anis Matta dan Arif Havas Oegroseno. Kementerian Luar Negeri juga mencatat perannya dalam sejumlah agenda diplomasi dan koordinasi internasional selama menjabat sebagai wakil menteri.

Kini, perjalanan panjang Arrmanatha di dunia diplomasi berlanjut ke posisi Menteri Luar Negeri. Dengan pengalaman di berbagai perwakilan diplomatik, PBB, hingga posisi pimpinan di Kementerian Luar Negeri, ia memasuki babak baru dalam kariernya sebagai pejabat yang memimpin diplomasi Indonesia.

Baca Juga: ITB Kembangkan Pedaltrax, Kendaraan Kampus Hybrid Bertenaga Listrik dan Kayuhan

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Agnes Z. Yonatan

Penulis: Agnes Z. Yonatan

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

Dari Unej hingga UI, Simak Jejak Pendidikan Menteri Perindustrian Sarmuji

Dari Unej hingga UI, Simak Jejak Pendidikan Menteri Perindustrian Sarmuji

M Sarmuji resmi dilantik sebagai Menteri Perindustrian pada Kamis, 1 Oktober 2026. Politisi Partai Golkar tersebut menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Perindustrian.

Oleh Agnes Z. Yonatan
1 jam lalu• 4
Mengapa Riset UIN Sunan Kalijaga Jadi yang Teratas di Indonesia?

Mengapa Riset UIN Sunan Kalijaga Jadi yang Teratas di Indonesia?

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta atau UIN Suka mencatat capaian dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. Kampus ini menempati posisi kedua di Indonesia setelah Universitas Indonesia.

Oleh Agnes Z. Yonatan
1 jam lalu• 5
Pendaftaran Pascasarjana IPB 2026/2027 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Biayanya

Pendaftaran Pascasarjana IPB 2026/2027 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Biayanya

IPB University membuka penerimaan mahasiswa baru untuk program Magister, Doktor, dan Profesi Insinyur dengan pendaftaran yang berlangsung hingga Desember 2026.

Oleh Agnes Z. Yonatan
22 jam lalu• 13
42 Universitas Indonesia Masuk Kampus Terbaik Versi THE WUR 2027

42 Universitas Indonesia Masuk Kampus Terbaik Versi THE WUR 2027

UI menjadi perguruan tinggi Indonesia dengan posisi tertinggi dalam pemeringkatan universitas dunia tahun 2027.

Oleh Agnes Z. Yonatan
23 jam lalu• 19