Jakarta Jadi Provinsi dengan Perempuan Paling Lama Sekolah pada 2025
Perempuan di Jakarta rata-rata sekolah hingga 11,31 tahun, terlama pada 2025.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa DKI Jakarta menjadi provinsi dengan rata-rata lama sekolah perempuan tertinggi di Indonesia pada 2025. Perempuan di ibu kota tercatat menempuh pendidikan rata-rata hingga 11,31 tahun, tertinggi dibandingkan provinsi lainnya.
Posisi kedua ditempati Kepulauan Riau dengan rata-rata lama sekolah perempuan sebesar 10,58 tahun. Provinsi ini juga menjadi wilayah luar Jawa dengan capaian tertinggi dalam daftar tersebut. Sementara itu, Maluku menyusul di peringkat ketiga dengan angka 10,48 tahun, memperlihatkan bahwa akses pendidikan perempuan di kawasan timur Indonesia terus mengalami perkembangan.
Baca Juga: Perempuan Indonesia Konsisten Punya Harapan Sekolah Lebih Panjang dari Laki-Laki
Di urutan berikutnya, Sulawesi Utara mencatat rata-rata lama sekolah perempuan sebesar 10,04 tahun. Adapun Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Pelajar berada di posisi kelima dengan capaian 9,93 tahun.
Dari Pulau Sumatra, Sumatra Utara menempati posisi keenam dengan rata-rata lama sekolah perempuan sebesar 9,92 tahun. Sementara itu, Papua menjadi satu-satunya provinsi dari Pulau Papua yang masuk daftar, dengan rata-rata lama sekolah perempuan mencapai 9,91 tahun.
Selisih antardaerah terlihat cukup tipis. Sumatra Barat berada di posisi kedelapan dengan angka 9,89 tahun. Daftar sepuluh besar kemudian ditutup oleh Aceh dan Kalimantan Timur yang sama-sama mencatat rata-rata lama sekolah perempuan sebesar 9,83 tahun.
Secara umum, data ini menunjukkan bahwa akses pendidikan perempuan di berbagai wilayah Indonesia terus membaik. Menariknya, daftar tersebut justru didominasi provinsi dari Pulau Sumatra, yang menyumbang empat daerah dalam sepuluh besar. Sementara itu, Pulau Jawa hanya diwakili dua provinsi, sedangkan Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua masing-masing menyumbang satu provinsi.
Meski demikian, rata-rata lama sekolah perempuan yang masih berada di kisaran 9 hingga 11 tahun menandakan bahwa sebagian besar perempuan Indonesia belum sepenuhnya menempuh pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam pemberdayaan perempuan. Menteri Dikdasmen, Abdul Mu’ti, menyatakan bahwa pendidikan tidak hanya meningkatkan kualitas individu perempuan, tetapi juga memperluas kontribusi mereka dalam pembangunan sosial dan ekonomi nasional.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan melalui pendidikan menjadi bagian penting dari visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua”, guna melahirkan perempuan Indonesia yang cerdas, mandiri, tangguh, dan mampu menjadi penggerak kemajuan bangsa.
Baca Juga: Jawa Barat Punya Kampus Terbanyak di Indonesia pada 2025
10 provinsi dengan durasi sekolah perempuan terpanjang 2025
- DKI Jakarta — 11,31 tahun
- Kepulauan Riau — 10,58 tahun
- Maluku — 10,48 tahun
- Sulawesi Utara — 10,04 tahun
- Daerah Istimewa Yogyakarta — 9,93 tahun
- Sumatra Utara — 9,92 tahun
- Papua — 9,91 tahun
- Sumatra Barat — 9,89 tahun
- Aceh — 9,83 tahun
- Kalimantan Timur — 9,83 tahun