Indonesia Serius Bangun Industri Chip, Danantara dan Kemdiktisaintek Gaspol Perkuat Ekosistem Semikonduktor Nasional
Indonesia mulai mengambil langkah serius untuk masuk ke industri semikonduktor global yang selama ini didominasi negara-negara maju. Melalui kolaborasi antara Danantara Indonesia dan Kementerian...
Indonesia mulai mengambil langkah serius untuk masuk ke industri semikonduktor global yang selama ini didominasi negara-negara maju. Melalui kolaborasi antara Danantara Indonesia dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), pemerintah mendorong percepatan pembangunan ekosistem industri dan riset semikonduktor nasional.
Langkah tersebut diwujudkan melalui Workshop Percepatan Pengembangan Ekosistem Industri dan Riset Semikonduktor Nasional yang digelar di Wisma Danantara, Kamis (12/3). Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, hingga pelaku industri untuk menyusun arah pengembangan semikonduktor Indonesia secara lebih terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Industri semikonduktor saat ini menjadi fondasi penting bagi berbagai teknologi modern, mulai dari kecerdasan artifisial (AI), otomotif, energi, pertahanan, telekomunikasi, hingga perangkat kesehatan. Karena itu, penguatan industri chip dinilai menjadi kunci bagi Indonesia untuk tidak tertinggal dalam persaingan teknologi global.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan pemerintah siap memberikan dukungan penuh, terutama dari sisi regulasi dan standardisasi agar pengembangan semikonduktor nasional bisa bergerak lebih cepat menuju tahap komersial.
Menurut Brian, yang dibutuhkan saat ini adalah kejelasan arah pengembangan, mulai dari produk prioritas, desain, hingga peta jalan yang terintegrasi antar pemangku kepentingan.
“Yang kita butuhkan sekarang adalah kejelasan produk prioritas, desain, roadmap, dan pembagian peran yang terorkestrasi dengan baik. Pemerintah akan mendukung dari sisi regulasi dan standardisasi, sementara industri perlu berada di garda depan,” ujar Brian.
Ia menekankan bahwa pengembangan semikonduktor tidak lagi sekadar proyek riset akademik, tetapi harus menjadi proyek investasi yang mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi dan siap bersaing di pasar.

Dalam ekosistem tersebut, perguruan tinggi dan lembaga penelitian diharapkan tetap menjadi pusat inovasi dan penguatan basis teknologi. Sementara itu, industri berperan penting dalam memastikan inovasi yang dikembangkan benar-benar sesuai kebutuhan pasar dan memiliki kelayakan bisnis.
Di sisi lain, Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, menilai momentum pengembangan semikonduktor nasional justru terbuka lebar di tengah perubahan lanskap industri global, terutama dalam pengembangan chip untuk kecerdasan artifisial.
“Tidak ada kata terlambat dalam membangun industri semikonduktor nasional. Dunia saat ini memasuki babak baru, khususnya pada pengembangan AI chip, dan ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk masuk pada momentum yang tepat,” kata Sigit.
Menurutnya, penguatan ekosistem semikonduktor membutuhkan orkestrasi yang kuat, mulai dari penetapan produk prioritas, desain, kesiapan fabrikasi, pengembangan sumber daya manusia, hingga penyusunan model bisnis dan valuasi ekonomi yang jelas.
Langkah ini juga diperkuat melalui kemitraan strategis dengan industri global untuk meningkatkan kapabilitas nasional dalam rantai nilai semikonduktor, terutama dalam penguasaan desain chip dan pengembangan produk.
Selain mempercepat transfer teknologi, kolaborasi tersebut juga diharapkan membuka ruang bagi peningkatan kapasitas dan kompetensi talenta semikonduktor di Indonesia, baik di sektor industri maupun di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui workshop ini, para pemangku kepentingan menargetkan tiga hasil utama, yaitu penetapan produk semikonduktor prioritas nasional, penyusunan rencana pengembangan talenta, serta perumusan peta jalan kolaborasi lima tahun untuk mempercepat hilirisasi dan penguatan ekosistem semikonduktor.
Pemerintah berharap langkah ini menjadi titik awal lahirnya produk-produk semikonduktor unggulan buatan Indonesia yang siap memasuki tahap industrialisasi dan digunakan secara luas di berbagai sektor strategis nasional.