Beranda/Berita Kampus/Pemerintah Mau Bangun Universitas Republik Indonesia, Apa Bedanya dengan Kampus Lain?
Berita Kampus

Pemerintah Mau Bangun Universitas Republik Indonesia, Apa Bedanya dengan Kampus Lain?

Pemerintah resmi memperkenalkan Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai lembaga pendidikan baru yang difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia.

Agnes Z. YonatanBy Agnes Z. Yonatan•9 September 2026•3 Menit Baca•34 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Pemerintah Mau Bangun Universitas Republik Indonesia, Apa Bedanya dengan Kampus Lain?

Pemerintah resmi memperkenalkan Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai lembaga pendidikan baru yang difokuskan pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya dalam menyiapkan calon pemimpin bangsa. Kehadiran lembaga ini semakin menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI.

Menurut Donny, pembentukan URI merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun sistem pembinaan kepemimpinan yang lebih terintegrasi. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai proses akademik di perguruan tinggi, tetapi sebagai rangkaian yang berkesinambungan mulai dari jenjang sekolah hingga dunia pemerintahan dan badan usaha milik negara (BUMN).

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah ingin menyatukan berbagai program pendidikan dan pelatihan yang selama ini berjalan secara terpisah agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki karakter, kompetensi, serta kesiapan memimpin di masa depan.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan pemerintahan dan BUMN

Dalam struktur yang dirancang pemerintah, URI tidak hanya berfungsi sebagai perguruan tinggi. Lembaga ini juga akan menaungi sejumlah institusi yang telah ada, mulai dari Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, hingga Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Sekolah Unggulan Garuda menjadi salah satu program yang akan berada dalam pembinaan URI. Sementara itu, LAN akan memperoleh penguatan fungsi. Jika selama ini lembaga tersebut berfokus pada pengembangan aparatur sipil negara (ASN), ke depan cakupan pelatihannya juga akan diperluas untuk menyiapkan sumber daya manusia yang akan berkarier di lingkungan BUMN.

Skema tersebut diharapkan membentuk jalur pengembangan kepemimpinan yang lebih menyeluruh. Peserta didik berprestasi dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, kemudian memperoleh pembinaan lanjutan sebelum berkontribusi di sektor pemerintahan maupun perusahaan milik negara.

Mengadopsi konsep lembaga pendidikan kepemimpinan dari luar negeri

Pemerintah menyebut URI dikembangkan dengan mengacu pada model lembaga pendidikan kepemimpinan yang telah diterapkan di sejumlah negara. Salah satu contoh yang dijadikan rujukan adalah École nationale d'administration (ENA) di Prancis yang kini dikenal sebagai Institut National du Service Public (INSP).

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa lembaga semacam itu memang dibentuk secara khusus untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin yang nantinya mengisi berbagai posisi strategis. Di Prancis, lulusan institusi tersebut banyak yang berkarier sebagai pejabat pemerintahan maupun menduduki jabatan penting lainnya.

Melalui konsep serupa, pemerintah berharap calon pemimpin Indonesia tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memperoleh pembinaan karakter, keterampilan manajerial, serta wawasan kebangsaan yang kuat sebagai bekal dalam menjalankan amanah negara.

Ditargetkan memiliki 10 kampus

Sebagai bagian dari pengembangannya, pemerintah berencana membangun sepuluh kampus Universitas Republik Indonesia. Salah satu kampus akan berdiri di kawasan Bogor Utara, tepatnya di wilayah Cikasungka, dengan memanfaatkan lahan bekas perkebunan sawit milik PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang sudah tidak lagi produktif.

Sambil menunggu pembangunan kampus permanen, kegiatan operasional URI akan dijalankan dari bekas gedung Kementerian BUMN di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Pemerintah akan menggunakan dua lantai gedung tersebut sebagai kantor sementara.

Donny juga menegaskan bahwa URI akan beroperasi layaknya perguruan tinggi pada umumnya. Mahasiswa yang menempuh pendidikan di institusi tersebut nantinya akan menyelesaikan pendidikan sarjana sekaligus mendapatkan pembinaan kepemimpinan sebagai bagian dari kurikulumnya.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Pembinaan sudah mulai berjalan

Meski pengembangan infrastruktur masih berlangsung, aktivitas URI disebut telah dimulai. Saat ini lembaga tersebut tengah membina 399 pegawai baru BUMN sebagai bagian dari program pengembangan calon pemimpin yang berkarakter dan berintegritas.

Seluruh pembiayaan Universitas Republik Indonesia direncanakan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah berharap lembaga baru ini dapat menjadi fondasi dalam menyiapkan generasi pemimpin yang mampu mengemban tanggung jawab di lingkungan pemerintahan maupun BUMN melalui sistem pendidikan yang terintegrasi dari tahap awal hingga memasuki dunia kerja.

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#Universitas#pendidikan tinggi#pendidikan tinggi Indonesia#kampus Indonesia#mahasiswa Indonesia#mahasiswa#Perguruan Tinggi#kampus#Pendidikan Indonesia
Agnes Z. Yonatan

Penulis: Agnes Z. Yonatan

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!