Mahasiswa UI Raih Prestasi Internasional lewat Inovasi Pembelajaran bagi Anak dengan Penyakit Kronis
3 Mahasiswa UI meraih dua gelar Best Social Impact dan Best Market Validation dalam ajang International Business Competition Season 4 yang diselenggarakan di Vietnam pada 10–13 Juni 2026.
Sebuah tim lintas disiplin dari Universitas Indonesia (UI) sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih dua gelar sekaligus, yakni Best Social Impact dan Best Market Validation. Ajang International Business Competition Season 4 ini diselenggarakan di Vietnam pada 10–13 Juni 2026.
Inovasi Pulse-Ed
Inovasi yang diusung tim ini bernama Pulse-Ed, sebuah layanan pembelajaran digital bio-adaptif yang dirancang khusus untuk anak-anak yang menjalani perawatan jangka panjang di rumah sakit. Tim ini digawangi oleh Nadia Putri, mahasiswa Magister Epidemiologi FKM UI angkatan 2024, bersama rekan-rekannya dari Fakultas Ilmu Keperawatan dan Fakultas Psikologi UI.
Keunikan utama Pulse-Ed terletak pada kemampuannya mengintegrasikan aspek kesehatan ke dalam sistem pendidikan. Melalui platform ini, orang tua dapat memberikan informasi kesehatan anak, sehingga sistem akan secara otomatis menyesuaikan intensitas dan durasi belajar berdasarkan kondisi fisik serta tingkat energi anak saat itu. Pendekatan ini memastikan bahwa proses pendidikan tetap berjalan efektif tanpa mengabaikan aspek klinis dan kenyamanan siswa.
Kekuatan Kolaborasi Lintas Disiplin
Menurut Nadia, keberhasilan tim tidak lepas dari sinergi berbagai latar belakang keilmuan serta iklim akademik di FKM UI yang membentuk pola pikir kritis dan berbasis data. Keunggulan inilah yang dinilai juri sebagai model bisnis yang realistis, berkelanjutan, dan memiliki potensi dampak sosial yang besar. Selain mempresentasikan proyek utama, tim juga membuktikan kualitas mereka melalui tantangan pemecahan masalah bisnis secara cepat (rapid problem solving) yang diberikan dewan juri.
Ke depannya, tim berencana untuk melakukan validasi lebih mendalam dan menjajaki kemitraan strategis dengan rumah sakit serta lembaga pendidikan agar Pulse-Ed dapat segera diimplementasikan secara nyata.
Nadia berharap capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk berani berkolaborasi lintas bidang. Ia juga mengakui bahwa dukungan dari beasiswa LPDP sangat berperan penting dalam memberikan kesempatan bagi tim untuk berkiprah di kancah global, sekaligus membawa nama baik Universitas Indonesia dan Indonesia di panggung internasional.