Tri Febriansah, Mahasiswa UIN Bandung yang Berhasil Ubah Skill IT Jadi Dampak Sosial di Genera-Z Berbakti 2026
Mahasiswa berprestasi asal UIN Bandung ini berhasil membuktikan diri sebagai finalis Genera-Z Berbakti 2026 melalui kontribusinya mentransformasikan keahlian IT menjadi dampak sosial nyata.
Berdasarkan unggahan dari akun Instagram @goodlifebca, Tri Febriansah, seorang mahasiswa berprestasi dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dikenal sebagai sosok muda yang tidak hanya memiliki kemampuan akademis kuat di bidang IT, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Berkat keahliannya di bidang teknologi, ia berhasil meraih predikat Mahasiswa Berprestasi (MAPRES) Teknik Informatika pada tahun 2025.
Prestasi yang ia raih pun tidak berhenti di sana ia memanfaatkan keahlian IT-nya untuk menciptakan berbagai inovasi sosial, seperti robot edukasi, sistem AgroNex untuk integrasi kelompok tani, serta berbagai platform digital yang berfokus pada pendidikan dan pemberdayaan komunitas maupun UMKM.
Di usianya yang masih sangat muda, Tri telah mendirikan Yota Adiwidya Center, sebuah lembaga sosial yang berfokus pada pengembangan generasi muda, lingkungan, pendidikan, budaya, riset, serta inovasi teknologi untuk menciptakan dampak sosial bagi komunitas lokal. Dedikasi ini mengantarkannya meraih berbagai penghargaan, di antaranya sebagai Pemuda Pelopor Kabupaten Bandung 2025 dan Pemuda Pelopor Jawa Barat Bidang Inovasi Teknologi 2025. Selain aktif di bidang riset dan inovasi, Tri juga mengembangkan diri melalui kegiatan kerelawanan serta mengasah keterampilannya di bidang multimedia dan menulis buku.
Dalam perjalanan hidupnya, Tri sempat merasakan kehilangan sosok ayah dan kakek yang selama ini menjadi inspirasi utamanya untuk selalu menjadi pribadi yang bermanfaat. Meski mereka telah berpulang, pesan-pesan yang ditinggalkan tetap menjadi landasan kuat bagi Tri untuk terus melangkah. Kini, sebagai finalis Genera-Z Berbakti 2026, Tri memandang kompetisi ini bukan sekadar ajang untuk menang, melainkan kesempatan untuk memperluas jangkauan semangat berprestasi dan kepedulian sosialnya ke berbagai desa dan komunitas di Indonesia.
Semangat untuk menebar manfaat inilah yang ia bawa dalam setiap aksinya. Masyarakat kini dapat menantikan penampilan Tri bersama Tim UIN Sunan Gunung Djati dalam kompetisi melawan UGM yang akan berlangsung pada Sabtu ini. Bagi Tri, prestasi sesungguhnya bukanlah tentang pencapaian pribadi, melainkan tentang bagaimana inovasi mahasiswa dapat memberikan dampak nyata dan memberdayakan masyarakat luas.
Baca Juga: Mahasiswa UI Raih Prestasi Internasional lewat Inovasi Pembelajaran bagi Anak dengan Penyakit Kronis