Jawab Tantangan Dunia Kerja, Ini 5 Prodi Baru di Fakultas Vokasi UB!
Dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan relevan dengan perkembangan zaman, Fakultas Vokasi UB membuka lima prodi baru jenjang Diploma 4.
Dalam upaya mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan relevan dengan perkembangan zaman, Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) membuka lima program studi (prodi) baru jenjang Diploma 4 (Sarjana Terapan). Kebijakan ini disahkan melalui Keputusan Rektor UB dan telah disetujui oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikti Saintek).
Pembukaan prodi baru ini bertujuan untuk menjawab tantangan industri modern yang membutuhkan tenaga ahli dengan keterampilan praktis tinggi sekaligus pemahaman konseptual yang kuat. Adapun kelima prodi baru di Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya adalah sebagai berikut:
- Pemasaran Digital
- Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak
- Perbankan dan Keuangan Digital
- Penilaian Properti dan Bisnis
- Bisnis Jasa Makanan
Dekan Fakultas Vokasi UB, Mukhammad Kholid Mawardi, menegaskan bahwa terbitnya izin penyelenggaraan ini merupakan bentuk kepercayaan besar pemerintah terhadap kualitas pendidikan terapan di UB.
“Terbitnya izin penyelenggaraan ini adalah amanah besar bagi kami untuk mencetak talenta yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga adaptif terhadap disrupsi. Melalui lima Prodi Baru yang sudah diresmikan, kami menghadirkan kemahiran teknis dengan penguasaan teknologi, serta memastikan setiap lulusan Vokasi UB menjadi penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata Indonesia yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujarnya pada Kamis (11/6/2026), melansir prasetya.ub.ac.id.
Begitupun dengan yang disampaikan oleh Wakil Dekan, A. Faidlal Rahman, bahwa kurikulum prodi baru ini telah disusun bersama praktisi dan asosiasi industri. Selain itu prodi ini juga fokus mencetak lulusan yang tidak hanya berijazah, tetapi juga memiliki sertifikasi kompetensi nasional maupun internasional melalui metode magang berbasis proyek nyata (project-based learning) dan memperbanyak praktik di laboratorium industri.
Untuk mendukung pembelajaran tersebut, Fakultas Vokasi telah menyediakan fasilitas modern berupa ruang kelas teori yang representatif dan ruang praktik khusus yang menyerupai lingkungan kerja asli. Melalui kombinasi kurikulum adaptif dan fasilitas mumpuni ini, mereka berkomitmen menjadi pelopor pendidikan vokasional di Indonesia yang selaras (link-and-match) dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Baca Juga: Dari Tokoh Agama Hingga Aktris, Deretan Public Figure Terkenal Ini Ternyata Lulusan UIN Jakarta!