Beranda/Berita Kampus/Mau Kuliah S2 dan S3 Gratis dari Kemendiktisaintek? Dosen PNS Bisa Ikut Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani
Berita Kampus

Mau Kuliah S2 dan S3 Gratis dari Kemendiktisaintek? Dosen PNS Bisa Ikut Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani

WI
By Widiyanto
•9 September 2026•3 Menit Baca•27 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Mau Kuliah S2 dan S3 Gratis dari Kemendiktisaintek? Dosen PNS Bisa Ikut Daftar Beasiswa Tut Wuri Handayani

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi membuka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani hingga 30 Juni 2026. Program ini ditujukan khusus bagi tenaga kependidikan dan pegawai di lingkungan Kemendiktisaintek untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang diterbitkan, program ini memberikan dukungan pendidikan untuk jenjang magister (S2) dengan durasi maksimal 24 bulan, serta jenjang doktor (S3) dengan durasi maksimal 48 bulan.

Program Beasiswa Tut Wuri Handayani diperuntukkan bagi:

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
  • Tenaga kependidikan berstatus PNS di lingkungan unit utama Kemendiktisaintek
  • Pegawai di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI)
  • Tenaga kependidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Jenjang magister diperuntukkan bagi tenaga kependidikan berstatus PNS di unit utama Kemendiktisaintek, LLDIKTI, dan PTN. Sementara jenjang doktor diperuntukkan bagi pegawai PNS di unit utama Kemendiktisaintek dan LLDIKTI.

Beasiswa ini mencakup berbagai komponen pendanaan, yaitu:

  1. Biaya pendaftaran
  2. Biaya pendidikan
  3. Biaya buku dan bahan akademik
  4. Biaya penelitian
  5. Tiket pulang-pergi
  6. Biaya hidup
  7. Biaya keadaan darurat akademik

Pelamar wajib memenuhi persyaratan berikut:

  1. Tenaga kependidikan berstatus PNS di lingkungan unit utama Kemendiktisaintek, LLDIKTI, atau PTN
  2. Berstatus pegawai aktif atau sedang menjalani tugas belajar
  3. Tidak sedang menjalani sanksi disiplin atau hukum
  4. Penilaian SKP minimal “Baik”
  5. Batas usia maksimal 47 tahun (S2) dan 50 tahun (S3) per 31 Desember 2026
  6. Lulusan D4/S1 untuk magister dan S2 untuk doktor
  7. Belum pernah menempuh studi di jenjang yang sama
  8. Pelamar on-going telah menempuh minimal 2 semester (S2) atau maksimal 4 semester (S3)
  9. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi
  10. Memiliki personal statement
  11. Memiliki proposal penelitian (khusus S3)
  12. Melampirkan surat pernyataan melamar beasiswa
  13. Melampirkan surat keterangan sehat
  14. Berkomitmen kembali dan mengabdi ke institusi asal
  15. Mengikuti kelas reguler
  16. Tidak menerima beasiswa lain dengan komponen serupa (double funding)
  1. Pelamar baru
    • IPK minimal 2,75
    • Kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan kampus tujuan
  2. Pelamar on-going
    • IP semester 2 minimal 3,25
    • Kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan kampus tujuan
  1. Pelamar baru
    • IPK magister minimal 3,00
    • Kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan kampus tujuan
  2. Pelamar on-going
    • IP semester 2 minimal 3,25
    • Kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan kampus tujuan

Program ini menjadi peluang strategis bagi tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensi akademik sekaligus berkontribusi lebih besar terhadap pengembangan institusi pendidikan tinggi di Indonesia.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Tut Wuri Handayani dapat diakses melalui kanal resmi Kemendiktisaintek atau klik link di sini https://kemdiktisaintek.go.id/announcement/article/penawaran-beasiswa-tut-wuri-handayani-tahun-2026.

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#pendidikan tinggi#Beasiswa S2#beasiswa 2026#Beasiswa S3#Info Beasiswa Terbaru#PTN Indonesia#kemendiktisaintek#Beasiswa Tut Wuri Handayani#LLDikti#Beasiswa PNS
WI

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!