Beranda/Beasiswa/Kanada Berpeluang Gabung Erasmus+, Kampusnya Bisa Jadi Tujuan Beasiswa
Beasiswa

Kanada Berpeluang Gabung Erasmus+, Kampusnya Bisa Jadi Tujuan Beasiswa

Ottawa dan Brussels tengah bernegosiasi agar Kanada menjadi anggota penuh program pertukaran pelajar Uni Eropa Erasmus+

Agnes Z. YonatanBy Agnes Z. Yonatan•21 September 2026•3 Menit Baca•1 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Kanada Berpeluang Gabung Erasmus+, Kampusnya Bisa Jadi Tujuan Beasiswa

Kanada berpeluang menjadi bagian dari program pertukaran pelajar Erasmus+ setelah Ottawa dan Brussels memulai negosiasi untuk menjadikan negara tersebut sebagai anggota penuh. Jika kesepakatan tercapai, mahasiswa berkesempatan melakukan pertukaran maupun memperoleh dukungan dana untuk menempuh pendidikan di kampus-kampus Kanada dan Uni Eropa.

Saat ini, Kanada berstatus sebagai negara mitra Erasmus+, tetapi belum menjadi negara terafiliasi. Dengan status tersebut, kampus-kampus Kanada masih dapat mengikuti sejumlah kegiatan Erasmus+ dengan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Jika negosiasi berjalan sesuai rencana, Kanada akan menjadi negara non-Eropa pertama yang bergabung dengan status keanggotaan penuh dalam program tersebut. Erasmus+ sendiri merupakan program Uni Eropa yang memberikan pendanaan bagi individu dan organisasi untuk kegiatan belajar serta pelatihan di negara-negara Eropa.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Anggota Parlemen Eropa Javier Moreno Sánchez dari Spanyol menyebut Kanada memiliki keinginan untuk berpartisipasi dalam Erasmus+, meskipun keikutsertaan tersebut akan membutuhkan biaya. Pernyataan itu disampaikan Sánchez yang juga merupakan ketua delegasi Parlemen Eropa untuk Kanada kepada wartawan dalam sebuah pengarahan.

Negosiasi Kanada dan Uni Eropa saat ini masih berada pada tahap awal. Namun, kedua pihak disebut telah memiliki kesepakatan untuk membawa Kanada masuk ke salah satu program unggulan Uni Eropa tersebut.

Sánchez menilai langkah ini dapat memperkuat hubungan antara Kanada dan Uni Eropa sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain negara-negara Uni Eropa, Erasmus+ saat ini juga diikuti Makedonia Utara, Serbia, Islandia, Liechtenstein, Norwegia, dan Turki. Kanada juga berpotensi bergabung dengan program unggulan Uni Eropa lainnya, yakni Horizon Europe yang memberikan pendanaan untuk proyek-proyek penelitian.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Untuk saat ini, Kanada belum menjadi anggota penuh Horizon Europe dan hanya tergabung dalam salah satu pilarnya, yakni Global Challenges and Industrial Competitiveness.

Erasmus+ sendiri merupakan program bantuan dana Uni Eropa yang mendukung bidang pendidikan, pelatihan, kepemudaan, dan olahraga. Program yang berlangsung pada 2021 hingga 2027 tersebut memiliki anggaran sebesar €26,2 miliar atau sekitar Rp533,2 triliun.

Program ini juga memiliki fokus pada inklusi sosial, transisi hijau dan digital, serta peningkatan partisipasi pemuda dalam kehidupan demokrasi.

Salah satu program Erasmus+ yang dikenal luas adalah Erasmus Mundus. Program tersebut ditujukan bagi mahasiswa magister dari berbagai negara di luar Uni Eropa.

Melalui Erasmus Mundus, mahasiswa dapat memperoleh bantuan dana yang mencakup biaya transportasi, visa, serta uang saku bulanan sebesar €1.400. Program magister ini umumnya berlangsung selama dua tahun.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Untuk mendaftar, peserta harus sudah memiliki gelar sarjana atau sedang berada di tahun terakhir pendidikan sarjana. Bagi mahasiswa yang masih berada di tahun terakhir, mereka harus telah menyelesaikan studi sarjananya ketika program magister dimulai.

Baca Juga: YSEALI 2027 Dibuka, Mahasiswa hingga Lulusan Baru Bisa Ikut Program Pertukaran ke AS

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Agnes Z. Yonatan

Penulis: Agnes Z. Yonatan

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

10 Universitas Paling Berkelanjutan di Dunia 2026, Ada Kampus dari Indonesia

10 Universitas Paling Berkelanjutan di Dunia 2026, Ada Kampus dari Indonesia

UI GreenMetric SUR 2026 Diikuti 2.016 Kampus dari 110 Negara

Oleh Agnes Z. Yonatan
2 jam lalu• 8
Oleh Agnes Z. Yonatan
2 jam lalu• 6
Yoga Ardika Putra, Mahasiswa UNJ yang Cetak Sejarah Teqball Indonesia di Asian Games 2026

Yoga Ardika Putra, Mahasiswa UNJ yang Cetak Sejarah Teqball Indonesia di Asian Games 2026

Perunggu Asian Games Jadi Bukti Perjalanan Panjang Atlet Muda Indonesia

Oleh Agnes Z. Yonatan
2 jam lalu• 7
AirNav Indonesia Buka Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Posisi dan Syaratnya

AirNav Indonesia Buka Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Posisi dan Syaratnya

AirNav Indonesia kembali membuka kesempatan kerja bagi lulusan D3 hingga S1.

Oleh Agnes Z. Yonatan
3 hari lalu• 7