Beranda/Berita Kampus/Kampus Pertama di IKN Resmi Beroperasi, Universitas Gunadarma Terima 48 Mahasiswa Angkatan Perdana
Berita Kampus

Kampus Pertama di IKN Resmi Beroperasi, Universitas Gunadarma Terima 48 Mahasiswa Angkatan Perdana

Universitas Gunadarma mulai menyelenggarakan pendidikan tinggi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dengan delapan program studi dan 48 mahasiswa angkatan pertama.

Agnes Z. YonatanBy Agnes Z. Yonatan•15 Oktober 2026•6 Menit Baca•3 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Kampus Pertama di IKN Resmi Beroperasi, Universitas Gunadarma Terima 48 Mahasiswa Angkatan Perdana

Universitas Gunadarma mulai menyelenggarakan pendidikan tinggi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dengan delapan program studi dan 48 mahasiswa angkatan pertama. Kehadiran kampus ini menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan di ibu kota baru Indonesia.

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kini mulai memasuki babak baru dalam pengembangan sektor pendidikan tinggi. Universitas Gunadarma resmi menghadirkan kampus di kawasan tersebut melalui kolaborasi bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Otorita Ibu Kota Nusantara.

Kampus ini menjadi perguruan tinggi pertama yang mulai beroperasi di IKN dengan menerima 48 mahasiswa pada angkatan perdananya. Para mahasiswa tersebut telah mengikuti kegiatan kuliah umum yang berlangsung di Gedung N1 Universitas Gunadarma IKN pada Senin, 28 September 2026.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Kehadiran perguruan tinggi di Nusantara tidak hanya menandai perkembangan infrastruktur pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kawasan perkotaan yang memiliki fasilitas pendidikan lengkap, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa beroperasinya Universitas Gunadarma menjadi salah satu langkah untuk melengkapi layanan pendidikan di kawasan IKN.Melengkapi ekosistem pendidikan di ibu kota baru

Melengkapi ekosistem pendidikan di ibu kota baru

Sebelumnya, pengembangan fasilitas pendidikan di Nusantara telah mencakup jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.

Dengan hadirnya Universitas Gunadarma, masyarakat di kawasan IKN kini mulai memiliki akses terhadap pendidikan tinggi sebagai bagian dari pengembangan ekosistem perkotaan.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Basuki berharap keberadaan perguruan tinggi dapat mendukung terbentuknya kawasan ibu kota yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga memiliki fasilitas pendidikan yang memadai bagi masyarakat.

Pengembangan sektor pendidikan tersebut menjadi salah satu bagian dari pembangunan IKN sebagai kawasan perkotaan baru yang dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan penduduknya.

Delapan program studi tersedia di Universitas Gunadarma IKN

Pada tahap awal operasionalnya, Universitas Gunadarma IKN membuka delapan program studi yang mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari bidang teknik dan teknologi hingga ilmu sosial.

Program studi yang tersedia meliputi Teknik Sipil, Sistem Informasi, Manajemen, Akuntansi, Psikologi, Arsitektur, Ilmu Komunikasi, dan Informatika.

Keberagaman program studi tersebut memberikan pilihan pendidikan bagi mahasiswa yang memiliki minat berbeda, baik dalam pengembangan infrastruktur, teknologi informasi, pengelolaan organisasi, maupun bidang sosial dan komunikasi.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Program Teknik Sipil dan Arsitektur berkaitan dengan bidang pembangunan serta perancangan infrastruktur. Sementara itu, Sistem Informasi dan Informatika berfokus pada bidang teknologi yang semakin berkembang seiring transformasi digital.

Di sisi lain, program Manajemen dan Akuntansi menyediakan jalur pendidikan di bidang ekonomi dan pengelolaan organisasi, sedangkan Psikologi serta Ilmu Komunikasi melengkapi pilihan studi dalam kelompok ilmu sosial.

Dengan delapan program tersebut, Universitas Gunadarma IKN mulai menyediakan kesempatan pendidikan tinggi bagi mahasiswa melalui sejumlah bidang keilmuan yang berbeda.

Lima mahasiswa lokal memperoleh beasiswa

Dari total 48 mahasiswa angkatan pertama Universitas Gunadarma IKN, sebanyak lima orang merupakan penerima beasiswa yang berasal dari masyarakat lokal.

Salah satu penerimanya adalah Muhammad Latif, mahasiswa asal Kabupaten Penajam Paser Utara yang memilih Program Studi Teknik Sipil.

Sebagai bagian dari angkatan perdana, Latif menyadari bahwa dirinya bersama mahasiswa lainnya memiliki peran dalam membentuk perjalanan awal kampus tersebut.

Ia berharap angkatan pertama dapat menjadi contoh bagi mahasiswa yang akan menempuh pendidikan di Universitas Gunadarma IKN pada tahun-tahun berikutnya.

Latif juga memiliki target akademik untuk meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,00 selama menjalani perkuliahan.

Selain pencapaian akademik, ia bercita-cita menjadi inovator muda yang dapat memberikan kontribusi bagi Indonesia, khususnya dalam pembangunan dan pengembangan kawasan Ibu Kota Nusantara.

Keberadaan mahasiswa lokal dalam angkatan pertama memperlihatkan keterlibatan masyarakat sekitar dalam perkembangan pendidikan tinggi di kawasan ibu kota baru.

Universitas Gunadarma dan FKUI rencanakan program Kedokteran

Pengembangan Universitas Gunadarma IKN tidak berhenti pada delapan program studi yang telah dibuka. Ke depan, kampus tersebut juga berencana menghadirkan pendidikan kedokteran melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Kerja sama ini diarahkan untuk mendirikan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kedokteran Universitas Gunadarma di kawasan IKN.

Dalam pelaksanaannya, FKUI akan memberikan pendampingan akademik sekaligus membantu pengembangan konsep One Health, yaitu pendekatan yang menghubungkan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Rektor Universitas Gunadarma, ES Margianti, menyampaikan bahwa pihaknya bersama FKUI dan Otorita IKN akan mengupayakan pengembangan program pendidikan kedokteran tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa kawasan kampus N1 Universitas Gunadarma IKN memiliki tiga bangunan yang pengembangannya akan terus dilanjutkan.

Menurutnya, program pendidikan kedokteran Universitas Gunadarma yang telah memperoleh akreditasi unggul di Jakarta diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan program serupa di IKN.

Meski demikian, kehadiran program Kedokteran di Nusantara masih berada dalam tahap rencana pengembangan dan belum termasuk dalam delapan program studi yang telah tersedia bagi mahasiswa angkatan pertama.

IKN diharapkan menjadi pusat penelitian dan inovasi

Selain memperluas akses pendidikan tinggi, kolaborasi antara Universitas Gunadarma, FKUI, dan Otorita IKN juga diarahkan untuk mengembangkan kegiatan penelitian dan inovasi.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Anna Rozaliani, berharap Ibu Kota Nusantara dapat berkembang menjadi living laboratory atau laboratorium kehidupan yang menghubungkan pendidikan, penelitian, teknologi, dan kesehatan masyarakat.

Konsep tersebut menempatkan kawasan perkotaan sebagai ruang untuk mempelajari berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat sekaligus mengembangkan solusi melalui kegiatan akademik dan penelitian.

Dalam konteks IKN, kolaborasi perguruan tinggi diharapkan tidak hanya berfokus pada pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi juga pengembangan ekosistem riset yang melibatkan berbagai disiplin ilmu.

Anna menekankan pentingnya kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan inovasi agar pengembangan pengetahuan dapat berkontribusi terhadap penyelesaian persoalan masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, keberadaan perguruan tinggi di Nusantara diharapkan dapat mendukung pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan manfaat bagi kawasan sekitarnya.

Langkah awal pembangunan pendidikan tinggi di Nusantara

Beroperasinya Universitas Gunadarma IKN menjadi salah satu perkembangan dalam pembangunan ibu kota baru Indonesia, khususnya pada sektor pendidikan.

Kehadiran 48 mahasiswa angkatan perdana menandai dimulainya aktivitas akademik perguruan tinggi di kawasan tersebut. Meski jumlah mahasiswanya masih terbatas, pembukaan kampus ini menjadi langkah awal pengembangan layanan pendidikan tinggi di Nusantara.

Delapan program studi yang tersedia, pemberian beasiswa kepada mahasiswa lokal, serta rencana pembukaan pendidikan kedokteran menunjukkan arah pengembangan kampus yang tidak hanya berfokus pada kegiatan perkuliahan, tetapi juga pada perluasan akses pendidikan dan kolaborasi akademik.

Ke depan, pengembangan fasilitas kampus dan kerja sama penelitian bersama FKUI diharapkan dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan IKN.

Dengan demikian, Universitas Gunadarma IKN tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan tinggi, tetapi juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pembentukan ekosistem pendidikan, penelitian, dan inovasi di ibu kota baru Indonesia.

Baca Juga: Refleksi Hardiknas 2026: Apresiasi untuk Guru dan Penguatan Spirit Pendidikan Nasional

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Agnes Z. Yonatan

Penulis: Agnes Z. Yonatan

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!