Beranda/Berita Kampus/Refleksi Hardiknas 2026: Apresiasi untuk Guru dan Penguatan Spirit Pendidikan Nasional
Berita Kampus

Refleksi Hardiknas 2026: Apresiasi untuk Guru dan Penguatan Spirit Pendidikan Nasional

WI
By Widiyanto
•9 September 2026•3 Menit Baca•29 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Refleksi Hardiknas 2026: Apresiasi untuk Guru dan Penguatan Spirit Pendidikan Nasional

Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati pada Sabtu, 2 Mei 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru dan tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan saat memimpin upacara Hardiknas di Taman Blambangan.

“Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada bapak dan ibu guru serta semua pihak para pendidik yang telah berdedikasi dan mendarma-baktikan ilmunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ucap Abdul Mu'ti.

Abdul Mu'ti menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada fondasi nilai yang kuat. Ia menyebutkan bahwa pola pikir yang maju, mental yang tangguh, serta misi yang lurus menjadi faktor kunci keberhasilan pendidikan.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

“Tanpa ketiganya, semua kebijakan itu hanya akan berhenti sebagai program dan formalitas yang sekadar ditandai dengan capaian kuantitatif dan angka-angka,” ujarnya.

Menurut Abdul Mu'ti, Hardiknas bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan momentum untuk refleksi mendalam terhadap arah pendidikan nasional. Ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai proses yang humanis dan berorientasi pada pengembangan potensi manusia.

“Pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan adalah proses menemukan dan menumbuhkembangkan fitrah, kodrat alamiah manusia, atau potensi sebagai makhluk Tuhan yang mulia. Inti proses pendidikan adalah memuliakan,” kata Mendikdasmen.

Nilai-nilai yang disampaikan Mendikdasmen selaras dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara, khususnya konsep sistem among yang terdiri dari:

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
  1. Asah (ilmu)
  2. Asih (kasih sayang)
  3. Asuh (pendampingan)

Prinsip ini menjadi landasan penting dalam membangun praktik pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai kemanusiaan.

Salah satu guru yang hadir dalam upacara tersebut, Agus Harianto dari SMP Negeri 1 Banyuwangi, memaknai Hardiknas sebagai pengingat pentingnya menjaga kualitas pendidikan di tengah perkembangan teknologi yang pesat.

Ia menyampaikan bahwa sekolahnya telah mendorong pembelajaran berbasis coding agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan dan memanfaatkannya secara produktif.

Guru PAUD KB Al Khotijah Banyuwangi, Wiwik Handayani, juga menyampaikan harapannya terhadap dunia pendidikan di masa depan.

“Untuk dunia pendidikan, harapan kedepannya semakin banyak inovasi sehingga para pendidik dan anak-anak generasi bangsa bersemangat dalam menempuh pendidikan. Semangat untuk teman-teman guru semuanya, kita sebagai pendidik membagikan ilmu kepada anak-anak kita,” kata Wiwik.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Ia memaknai Hardiknas sebagai pengingat bagi para pendidik untuk terus menjadi sosok yang memberi cahaya bagi generasi penerus bangsa.

Dari sisi peserta didik, Muhammad Ravi Adiatma Nur Dafiq, siswa MAN 1 Banyuwangi, turut menyampaikan apresiasinya terhadap perjuangan para guru dan tokoh pendidikan.

“Harapan saya, semoga akses pendidikan di Indonesia bisa merata hingga ke pelosok, sehingga seluruh anak dapat merasakan pendidikan yang setara,” tutur Ravi.

Pernyataan ini mencerminkan harapan besar generasi muda terhadap pemerataan akses pendidikan di Indonesia.

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
WI

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!