Beranda/Nasional/BGN Siapkan Aplikasi Penilaian MBG, Guru dan Kepala Sekolah Bisa Beri Evaluasi Layanan
Nasional

BGN Siapkan Aplikasi Penilaian MBG, Guru dan Kepala Sekolah Bisa Beri Evaluasi Layanan

Aplikasi ini dikembangkan untuk memantau kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari menu hingga ketepatan waktu pengiriman makanan ke sekolah.

Agnes Z. YonatanBy Agnes Z. Yonatan•17 September 2026•2 Menit Baca•0 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
BGN Siapkan Aplikasi Penilaian MBG, Guru dan Kepala Sekolah Bisa Beri Evaluasi Layanan

Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengembangkan aplikasi penilaian layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang nantinya dapat digunakan oleh kepala sekolah dan guru. Melalui platform tersebut, pihak sekolah dapat memberikan evaluasi terhadap layanan dapur penyedia MBG, termasuk kualitas menu dan proses pengantaran makanan.

Kepala BGN Sudaryono menyebut aplikasi tersebut dirancang untuk memudahkan pemantauan dan mendapatkan masukan langsung dari sekolah sebagai penerima manfaat program. Mekanismenya akan dibuat menyerupai sistem penilaian pada layanan digital, di mana guru dapat memberikan peringkat serta catatan terkait pelayanan yang diterima.

Pantau Kualitas Menu hingga Pengiriman MBG

Melalui aplikasi tersebut, kepala sekolah dapat memberikan penilaian terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi mitra penyedia makanan. Evaluasi dapat mencakup berbagai aspek, seperti kualitas menu, kesesuaian makanan, hingga ketepatan waktu pengiriman.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

BGN menyebut aplikasi ini masih dalam tahap pengembangan dan membutuhkan waktu sekitar satu hingga tiga minggu sebelum dapat digunakan. Selain sistem penilaian, BGN juga tengah mengembangkan aplikasi kurir MBG yang memungkinkan proses serah terima makanan di sekolah dapat dipantau secara lebih terintegrasi.

Sekolah Didorong Aktif Berikan Masukan

BGN berharap keberadaan aplikasi ini dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah, sekolah, dan penyedia layanan MBG. Masukan dari guru dan kepala sekolah dinilai penting untuk memastikan setiap peserta didik memperoleh layanan makanan bergizi dengan kualitas yang baik.

Sudaryono juga meminta pihak sekolah tidak ragu melaporkan apabila menemukan kendala atau dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan MBG. Laporan dapat disampaikan langsung kepada BGN melalui kanal yang telah disiapkan, termasuk melalui email dan saluran komunikasi khusus.

Melalui sistem evaluasi tersebut, BGN ingin memastikan kualitas pelaksanaan MBG dapat terus diperbaiki serta menghadirkan layanan yang lebih responsif sesuai kebutuhan sekolah di berbagai wilayah Indonesia.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Agnes Z. Yonatan

Penulis: Agnes Z. Yonatan

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Referensi Terkait

10 Universitas Paling Berkelanjutan di Dunia 2026, Ada Kampus dari Indonesia

10 Universitas Paling Berkelanjutan di Dunia 2026, Ada Kampus dari Indonesia

UI GreenMetric SUR 2026 Diikuti 2.016 Kampus dari 110 Negara

Oleh Agnes Z. Yonatan
2 jam lalu• 8
Oleh Agnes Z. Yonatan
2 jam lalu• 6
Yoga Ardika Putra, Mahasiswa UNJ yang Cetak Sejarah Teqball Indonesia di Asian Games 2026

Yoga Ardika Putra, Mahasiswa UNJ yang Cetak Sejarah Teqball Indonesia di Asian Games 2026

Perunggu Asian Games Jadi Bukti Perjalanan Panjang Atlet Muda Indonesia

Oleh Agnes Z. Yonatan
2 jam lalu• 7
AirNav Indonesia Buka Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Posisi dan Syaratnya

AirNav Indonesia Buka Lowongan Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Posisi dan Syaratnya

AirNav Indonesia kembali membuka kesempatan kerja bagi lulusan D3 hingga S1.

Oleh Agnes Z. Yonatan
3 hari lalu• 6