Jawa Tengah Sediakan 231 Ribu Kuota Sekolah Gratis pada SPMB 2026
Pemprov Jateng membuka 231.724 kuota gratis untuk calon siswa yang bakal melanjutkan ke jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali memperluas akses pendidikan bagi masyarakat melalui program sekolah gratis pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Sebanyak 231.724 kuota disediakan untuk calon siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri di seluruh wilayah provinsi tersebut.
Table Of Content
Jumlah kuota yang disiapkan setara dengan sekitar 40,83% dari total lulusan SMP dan sederajat di Jawa Tengah. Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan sekaligus meningkatkan kesempatan belajar bagi siswa dari berbagai latar belakang ekonomi.
Bebas SPP dan Berbagai Biaya Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin, menjelaskan bahwa seluruh siswa yang diterima di SMA Negeri, SMK Negeri, dan SLB Negeri akan memperoleh pembebasan biaya operasional sekolah tanpa pungutan kepada orang tua maupun peserta didik.
Melalui program ini, siswa tidak perlu membayar SPP, iuran wajib sekolah, biaya paket buku pelajaran, maupun biaya kegiatan ekstrakurikuler. Selain itu, berbagai fasilitas pendukung pembelajaran seperti laboratorium dan perpustakaan juga dapat diakses tanpa biaya tambahan.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pendidikan menengah dapat diakses secara lebih merata oleh masyarakat.
Baca Juga: 92% Penduduk DIY Lulus SMA, Tertinggi Se-Indonesia!
Sekolah Swasta Dilibatkan untuk Menambah Daya Tampung
Selain sekolah negeri, Pemprov Jawa Tengah juga menggandeng sekolah swasta melalui Program Sekolah Kemitraan. Langkah ini dilakukan agar siswa dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan meskipun tidak diterima di sekolah negeri.
Dalam program tersebut, pemerintah mengalokasikan bantuan sebesar Rp2 juta per siswa setiap tahun. Dana tersebut diberikan kepada sekolah mitra yang menerima peserta didik dari jalur afirmasi.
Sebanyak 56 SMA swasta dan 83 SMK swasta telah bergabung dalam program ini. Total daya tampung yang tersedia mencapai 5.004 kursi untuk calon siswa yang memenuhi kriteria penerima bantuan.
Proses seleksi Sekolah Kemitraan dilakukan bersamaan dengan SPMB Negeri melalui jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Boarding School dan Semi-Boarding Tanpa Biaya
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyediakan program pendidikan berasrama tanpa biaya bagi siswa terpilih. Program boarding school gratis tersedia di SMKN Jateng Semarang dengan kapasitas 120 siswa, SMKN Jateng Pati sebanyak 72 siswa, dan SMKN Jateng Purbalingga sebanyak 96 siswa.
Seluruh peserta yang diterima pada program tersebut dibebaskan dari biaya operasional sekolah maupun biaya kebutuhan pribadi selama mengikuti pendidikan.
Selain boarding school, pemerintah juga membuka program semi-boarding yang dapat menampung 471 siswa. Peserta program ini juga mendapatkan pembebasan biaya operasional dan biaya personal selama masa pendidikan.
Pengawasan Ketat Selama Proses Penerimaan
Dinas Pendidikan Jawa Tengah menegaskan akan melakukan pengawasan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan SPMB 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penerimaan berjalan secara transparan dan bebas dari praktik kecurangan.
Pemerintah menegaskan tidak akan mentoleransi praktik titip-menitip maupun jual beli kursi yang kerap menjadi sorotan dalam proses penerimaan peserta didik baru.
Melalui berbagai program tersebut, Jawa Tengah berupaya memperluas akses pendidikan menengah yang berkualitas sekaligus memastikan lebih banyak siswa dapat melanjutkan sekolah tanpa terkendala biaya.
Baca Juga: Pecah Rekor! Sebanyak 284 Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lulus 100 Persen dan Diterima di PTN 2026