Mayoritas Lulusan UB Raih Gaji Rp5-10 Juta di Tahun Pertama Kerja
Mayoritas lulusan UB telah memperoleh pendapatan bulanan di kisaran Rp5 juta hingga Rp10 juta pada tahun pertama setelah menyelesaikan pendidikan.
Memasuki dunia kerja menjadi salah satu fase paling menentukan bagi lulusan perguruan tinggi. Selain mencari pekerjaan yang sesuai dengan bidang studi, besaran pendapatan juga kerap menjadi indikator keberhasilan transisi dari bangku kuliah ke dunia profesional.
Table Of Content
Gambaran tersebut tercermin dalam hasil Tracer Study Universitas Brawijaya (UB) Tahun 2025 yang memotret kondisi alumni lulusan 2024. Survei yang melibatkan ribuan alumni ini menunjukkan bahwa mayoritas lulusan UB telah memperoleh pendapatan bulanan di kisaran Rp5 juta hingga Rp10 juta pada tahun pertama setelah menyelesaikan pendidikan.
Data tersebut menjadi salah satu indikator bahwa banyak lulusan berhasil memasuki pasar kerja dengan tingkat kompensasi yang cukup kompetitif, terutama bagi mereka yang baru memulai karier profesional.
Ribuan Alumni Berpartisipasi dalam Survei
Universitas Brawijaya mencatat sebanyak 17.357 mahasiswa lulus sepanjang 2024. Dari jumlah tersebut, 14.887 alumni berpartisipasi dalam tracer study yang dilaksanakan secara daring hingga awal Januari 2026.
Responden berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma, sarjana, magister, doktor, profesi, hingga spesialis. Namun, lulusan program sarjana (S1) menjadi kelompok terbesar yang berpartisipasi dalam survei tersebut.
Melalui tracer study, perguruan tinggi berupaya memetakan kondisi alumni setelah lulus, termasuk status pekerjaan, kesesuaian bidang kerja dengan pendidikan, serta tingkat pendapatan yang diperoleh.
Baca Juga: Gaji Alumni ITB Tembus Rp119 Juta per Bulan, Ini Daftar Jurusan dengan Penghasilan Tertinggi
Rentang Gaji Rp5-10 Juta Mendominasi
Hasil survei menunjukkan bahwa kelompok alumni dengan pendapatan Rp5 juta hingga Rp10 juta per bulan menjadi yang terbesar. Sebanyak 4.610 responden berada pada kategori ini.
Posisi kedua ditempati lulusan dengan pendapatan antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan yang mencapai 3.958 responden. Sementara itu, 1.237 alumni melaporkan pendapatan di bawah Rp3 juta per bulan.
Di sisi lain, terdapat 749 lulusan yang telah memperoleh pendapatan lebih dari Rp10 juta per bulan, sebuah capaian yang menunjukkan bahwa sebagian alumni mampu menembus posisi atau industri dengan tingkat kompensasi yang relatif tinggi meski baru beberapa waktu lulus dari perguruan tinggi.
Secara keseluruhan, distribusi pendapatan alumni menunjukkan bahwa sebagian besar lulusan UB telah memasuki kelompok pendapatan menengah pada fase awal karier mereka.
Pendapatan Bukan Satu-Satunya Ukuran
Meski angka gaji sering menjadi perhatian utama, tracer study sejatinya memiliki fungsi yang lebih luas. Data tersebut membantu kampus memahami sejauh mana lulusan mampu beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja dan bagaimana relevansi kurikulum terhadap tuntutan industri.
Bagi perguruan tinggi, informasi mengenai pendapatan alumni dapat menjadi salah satu bahan evaluasi untuk memperkuat kualitas pembelajaran, memperluas kerja sama dengan industri, serta meningkatkan kesiapan mahasiswa sebelum lulus.
Sementara bagi calon mahasiswa, hasil tracer study dapat menjadi gambaran mengenai prospek karier lulusan dari perguruan tinggi yang mereka pilih.
Gambaran Optimistis untuk Lulusan Baru
Di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat, hasil tracer study Universitas Brawijaya memberikan gambaran yang cukup positif. Mayoritas alumni berhasil memperoleh pekerjaan dengan pendapatan yang layak dalam waktu relatif singkat setelah lulus.
Meski setiap lulusan memiliki perjalanan karier yang berbeda, data ini menunjukkan bahwa pendidikan tinggi masih menjadi salah satu modal penting untuk meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan dan pendapatan yang lebih baik di masa depan.
Dengan semakin kuatnya keterhubungan antara kampus dan dunia industri, lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya mampu bersaing di pasar kerja, tetapi juga menciptakan peluang baru yang memberikan dampak bagi masyarakat dan perekonomian nasional.
Baca Juga: Rata-Rata Gaji Lulusan ITS Hampir Rp7 Juta, Mayoritas Langsung Terserap Dunia Kerja!