Sediakan 1.197 Kursi di UM-PTKIN 2026, Inilah Rincian Daya Tampung 19 Prodi UIN Gusdur Pekalongan
UIN Gusdur Pekalongan sediakan kuota sebanyak 1.197 kursi yang tersebar di 19 prodi untuk mahasiswa baru jalur UM-PTKIN 2026.
Pendaftaran seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 telah resmi dibuka pada Senin, 13 April dan berlangsung hingga Sabtu, 30 Mei 2026. UM-PTKIN 2026 ini diikuti oleh 59 perguruan tinggi yang terdiri dari 58 PTKIN dan satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Salah satu PTKIN terakreditasi unggul di Jawa Tengah dan menjadi bagian di UM-PTKIN 2026 yakni Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wahid Pekalongan atau UIN Gusdur. Pada UM-PTKIN tahun ini, UIN Gusdur Pekalongan membuka kuota sebanyak 1.197 kursi yang tersebar di 19 pilihan program studi (prodi).
Adapun rincian 19 program studi beserta daya tampung UM-PTKIN 2026 UIN Gusdur Pekalongan adalah sebagai berikut:
- Akuntansi Syariah: 75
- Bimbingan Penyuluhan Islam: 60
- Ekonomi Syariah: 90
- Hukum Ekonomi Syariah (Mua`malah): 60
- Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah): 74
- Hukum Tatanegara (Siyasah Syar`iyyah): 75
- Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir: 40
- Ilmu Hadis: 18
- Komunikasi dan Penyiaran Islam: 75
- Manajemen Dakwah: 40
- Pendidikan Agama Islam: 110
- Pendidikan Bahasa Arab: 60
- Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah: 90
- Pendidikan Islam Anak Usia Dini: 40
- Perbankan Syariah: 75
- Tadris Bahasa Inggris: 60
- Tadris Bahasa Indonesia: 40
- Tadris Matematika: 45
- Tasawuf dan Psikoterapi: 40
Berdasarkan kuota UM-PTKIN 2026 di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menunjukkan distribusi kursi yang cukup signifikan pada bidang kependidikan dan ekonomi syariah. Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi program studi dengan daya tampung terbanyak, yakni mencapai 110 kursi, disusul oleh Ekonomi Syariah dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang masing-masing menyediakan 90 kursi.
Sebaliknya, program studi dengan daya tampung paling terbatas adalah Ilmu Hadis, yang hanya menyediakan 18 kursi. Kesenjangan jumlah kuota ini mencerminkan prioritas daya serap universitas terhadap jurusan-jurusan yang memiliki basis peminat besar di wilayah tersebut.
Adapun jurusan Tadris Bahasa Indonesia yang memiliki tingkat keketatan tertinggi dengan rasio 1:7, yang berarti setiap satu kursi diperebutkan oleh tujuh orang calon mahasiswa. Dengan memahami peta sebaran kuota dan rasio keketatan tersebut, diharapkan para pendaftar dapat memiliki gambaran mengenai tingkat persaingan di UM-PTKIN 2026 UIN Pekalongan.