Lebih dari 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN 2025 Batal Daftar Ulang, Bagaimana Kondisi Penerimaan 2026?
Pada penerimaan tahun 2025, dari 681 ribu peserta yang diterima, lebih dari 60 ribu orang tidak daftar ulang.
Sebanyak lebih dari 60 ribu calon mahasiswa yang telah dinyatakan lolos seleksi di perguruan tinggi negeri (PTN) tercatat tidak melakukan daftar ulang pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2025. Fenomena ini bukan hal baru, namun kembali menjadi sorotan karena jumlahnya yang cukup besar dan berpotensi memengaruhi efektivitas sistem seleksi nasional.
Table Of Content
Dalam rapat bersama Komisi X DPR, mantan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Nizam, menjelaskan bahwa Indonesia setiap tahunnya memiliki sekitar 3,6 juta lulusan SMA. Dari jumlah tersebut, sekitar 50% atau 1,8 juta siswa memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Sayangnya, kapasitas PTN masih terbatas. Dari jutaan lulusan tersebut, hanya sekitar 568 ribu mahasiswa yang akhirnya benar-benar menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri. Artinya, masih terdapat lebih dari satu juta calon mahasiswa yang belum memperoleh kursi di PTN.
Baca Juga: 23.814 Penerima PIP Lolos SNBT 2026, Berpeluang Mendapat KIP Kuliah!
Fenomena Lama yang Terus Berulang
Menurut Nizam, sekitar 10% peserta yang telah diterima di PTN memang tidak melanjutkan proses registrasi setiap tahunnya. Pola tersebut bahkan telah terjadi sejak puluhan tahun lalu.
Pada penerimaan tahun 2025, dari sekitar 681 ribu peserta yang dinyatakan diterima melalui seluruh jalur seleksi, lebih dari 60 ribu orang tidak melakukan daftar ulang.
Beberapa alasan yang paling sering ditemukan antara lain:
- Memilih melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan yang menawarkan beasiswa dan ikatan dinas.
- Diterima di pilihan jurusan atau kampus yang bukan prioritas utama.
- Mengubah rencana pendidikan setelah hasil seleksi diumumkan.
Selain itu, terdapat pula faktor ekonomi dan pertimbangan lokasi kuliah, terutama bagi mahasiswa yang diterima di luar pulau sehingga membutuhkan biaya hidup dan mobilitas yang lebih tinggi.
Rekap Penerimaan Mahasiswa PTN 2025
Berdasarkan data panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), hasil penerimaan tahun 2025 menunjukkan:
Jalur SNBP
- Daya tampung: 181.425
- Peserta diterima: 173.028
- Daftar ulang: 159.926
Jalur SNBT
- Daya tampung awal: 260.319 (bertambah menjadi 284.380)
- Peserta diterima: 253.421
- Daftar ulang: 218.918
Jalur Mandiri
- Daya tampung awal: 186.213 (bertambah menjadi 252.192)
- Peserta diterima: 249.233
- Daftar ulang: 188.982
Secara keseluruhan, dari daya tampung awal sebanyak 627.957 kursi, sebanyak 567.826 peserta melakukan daftar ulang atau sekitar 90,42%. Sementara itu, sebanyak 60.131 peserta tidak melanjutkan proses registrasi.
Panitia menyebutkan bahwa penyebab peserta batal daftar ulang tidak hanya dipengaruhi besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi juga faktor lokasi kampus dan keputusan mencoba kembali program studi impian melalui jalur seleksi lain.
Bagaimana Kondisi Tahun 2026?
Untuk penerimaan tahun 2026, data final mengenai jumlah mahasiswa yang tidak melakukan daftar ulang masih belum dapat dipastikan karena proses seleksi mandiri di sejumlah PTN masih berlangsung.
Meski demikian, data sementara menunjukkan minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi tetap tinggi.
Tercatat:
- Jumlah lulusan SMA yang terdata mencapai 3.667.769 siswa.
- Sebanyak 1.830.428 siswa telah memiliki akun SNPMB.
- Sebanyak 1.590.107 siswa telah mengaktifkan akun permanen.
- Total daya tampung PTN diperkirakan mencapai 638.239 kursi atau sekitar 35% dari jumlah peminat.
Muncul Angka 100 Ribu, Ini Penjelasannya
Dalam salah satu paparan mengenai penerimaan mahasiswa 2026, sempat muncul angka lebih dari 100 ribu calon mahasiswa yang disebut tidak melakukan daftar ulang. Angka tersebut berasal dari penjumlahan peserta yang tidak mendaftar ulang pada masing-masing jalur seleksi.
Namun, penjelasan lebih lanjut menyebutkan bahwa perhitungan tersebut mengalami double counting karena seorang peserta dapat mengikuti lebih dari satu jalur seleksi. Akibatnya, satu orang dapat tercatat lebih dari sekali.
Jika dihitung berdasarkan jumlah individu, estimasi peserta yang benar-benar tidak melakukan daftar ulang tetap berada di kisaran 60 ribu orang, hampir sama dengan kondisi pada tahun sebelumnya.
Evaluasi Sistem Seleksi
Fenomena puluhan ribu calon mahasiswa yang batal melakukan daftar ulang menunjukkan bahwa persoalan penerimaan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan kursi di PTN. Faktor biaya pendidikan, lokasi kampus, pilihan program studi, hingga keputusan beralih ke sekolah kedinasan masih menjadi penyebab utama peserta mengurungkan niat untuk melanjutkan studi di kampus yang telah menerima mereka.
Ke depan, data ini diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas sistem seleksi nasional sehingga kursi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal oleh calon mahasiswa yang benar-benar siap melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri.
Baca Juga: Tidak Lolos SNBT? PTS Ini Buka Beasiswa dengan Skor UTBK!