Kalahkan 269 Peserta dari 67 Negara, Siswi Indonesia Raih Emas Olimpiade Matematika di Prancis
Sejarah baru tercipta di Bordeaux, Prancis. Danica Odelia, siswi program Brilliant Class SMAK Penabur Gading Serpong, sukses mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi European Girls’...
Sejarah baru tercipta di Bordeaux, Prancis. Danica Odelia, siswi program Brilliant Class SMAK Penabur Gading Serpong, sukses mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi European Girls’ Mathematical Olympiad 2026. Ia tidak hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga mencatatkan diri sebagai perempuan pertama asal Indonesia yang meraih prestasi tersebut di ajang matematika internasional khusus perempuan itu.
Table Of Content
Pencapaian ini menjadi kado istimewa menjelang Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April. Keberhasilan Danica membuktikan bahwa perempuan mampu berprestasi di berbagai bidang, termasuk matematika, yang selama ini kerap didominasi laki-laki.
Perjalanan dan Pengalaman di EGMO
Danica menjelaskan bahwa EGMO merupakan kompetisi matematika khusus perempuan yang umumnya diikuti oleh negara-negara Eropa.
“Namun, negara di luar itu juga bisa ikut mewakili, termasuk saya dari Indonesia, yang berhasil terpilih,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (20/4/2026).
Ajang yang berlangsung pada 9–15 April 2026 tersebut memberikan pengalaman berharga baginya. Ia berkesempatan bertemu pelajar perempuan dari berbagai negara dan menjalin relasi internasional.
“Saya merasa terhubung dengan mereka karena sesama perempuan, jadi lebih memahami. Seru punya banyak teman dari berbagai negara,” kata Danica.
Salah satu momen paling berkesan adalah ketika ia berkompetisi dengan peserta dari China, India, dan Amerika Serikat.
“Mereka adalah saingan yang cukup kompetitif sekaligus menginspirasi,” ungkapnya.
Danica mengaku tidak menyangka bisa meraih medali emas dalam kompetisi tersebut. Baginya, pencapaian ini merupakan hasil dari proses panjang dan dukungan banyak pihak.
Pesan untuk Pelajar Perempuan Indonesia
Melalui prestasinya, Danica menyampaikan pesan penting bagi pelajar perempuan di Indonesia agar percaya diri dalam mengembangkan potensi diri.
“Bagi teman-teman pelajar perempuan di Indonesia, jangan minder sama cowok-cowok. Kenali potensi diri, terus semangat belajar, atur waktu, susun target yang dituju, dan selalu berdoa kepada Tuhan agar tujuan hidup kalian tercapai,” tuturnya.
Konsistensi Sejak Dini
Ketertarikan Danica terhadap matematika telah tumbuh sejak sekolah dasar. Ia mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi yang membentuk kemampuannya hingga ke tingkat internasional. Ia memilih SMAK Penabur Gading Serpong karena lingkungan sekolah yang mendukung pengembangan akademik dan kompetisi global.
Dalam proses persiapan, Danica mendapatkan bimbingan intensif dari para guru dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar, termasuk soal pelatihan nasional. Ia juga mendapat dukungan mental dari guru pembimbingnya.
“Beliau menanyakan apakah saya stres atau tidak dan sebagainya,” ujarnya.
Dukungan dari teman-temannya turut membantu menjaga keseimbangan emosional selama masa latihan yang intensif.
Daftar Prestasi Danica Odelia
Sebelum meraih emas di EGMO 2026, Danica telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan:
Tingkat Internasional:
- Medali Perunggu International Zhautykov Olympiad (IZhO) 2026
- Honorable Mention International Mathematical Olympiad (IMO) 2025
- Medali Perak International Tuymaada Olympiad 2024
Tingkat Nasional:
- Medali Perak Olimpiade Sains Nasional (OSN)
- Medali Perunggu Lomba Matematika Nasional ke-35 Universitas Gadjah Mada (UGM)
EGMO dan Partisipasi Global
Sebagai informasi, EGMO merupakan olimpiade matematika internasional khusus perempuan yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 2012. Pada tahun 2026, kompetisi ini diikuti oleh 269 peserta dari 67 negara di enam benua. Danica menjadi satu-satunya perwakilan pelajar perempuan dari Indonesia dalam ajang tersebut.
Prestasi ini sekaligus mencerminkan semangat pemberdayaan perempuan yang sejalan dengan nilai-nilai perjuangan Kartini di era modern.