Mau Masuk UIN Bandung? Simak Rincian Kuota 33 Prodi di UM-PTKIN 2026 Sebelum Daftar!
UIN Bandung sediakan kuota sebanyak 2.355 kursi untuk mahasiswa baru jalur UM-PTKIN 2026.
Pendaftaran seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 telah resmi dibuka pada Senin, 13 April dan berlangsung hingga Sabtu, 30 Mei 2026. UM-PTKIN 2026 ini diikuti oleh 59 perguruan tinggi yang terdiri dari 58 PTKIN dan satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Salah satu PTKIN yang paling diminati selain UIN Jakarta yakni Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati atau lebih dikenal dengan sebutan UIN Bandung. Kuota mahasiswa baru pada seleksi UM-PTKIN UIN Bandung 2026 mencapai hingga 2.355 kursi yang tersebar di 33 program studi (prodi) dengan rincian daya tampung sebagai berikut:
- Pendidikan Biologi: 48
- Pendidikan Fisika: 48
- Pendidikan Kimia: 48
- Pendidikan Matematika: 79
- Pendidikan Bahasa Arab: 79
- Pendidikan Bahasa Inggris: 54
- Bahasa dan Sastra Arab: 79
- Sejarah Peradaban Islam: 102
- Pengembangan Masyarakat Islam: 61
- Komunikasi dan Penyiaran Islam: 81
- Manajemen Dakwah: 61
- Hukum Tata Negara (Siyasah): 81
- Perbandingan Mazhab dan Hukum: 61
- Hukum Keluarga (Ahwal Syakhsiyah): 102
- Aqidah dan Filsafat Islam: 54
- Studi Agama-Agama: 36
- Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir: 108
- Tasawuf dan Psikoterapi: 72
- Manajemen Pendidikan Islam: 81
- Pendidikan Agama Islam: 95
- Pendidikan Guru MI: 63
- Hukum Pidana Islam: 61
- Hukum Ekonomi Syari’ah (Muamalah): 102
- Pendidikan Islam Anak Usia Dini: 63
- Bimbingan Konseling Islam: 81
- Ilmu Hadits: 54
- Manajemen Keuangan Syari’ah: 122
- Ekonomi Syari’ah: 61
- Akuntansi Syari’ah: 61
- Manajemen Haji dan Umrah: 81
- Tadris Bahasa Indonesia: 54
- Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam: 61
- Manajemen Industri Halal: 61
Berdasarkan data tersebut, Manajemen Keuangan Syari’ah mendominasi sebagai prodi dengan daya tampung terbesar yang menyediakan 122 kursi pada jalur UM-PTKIN 2026. Sejumlah program studi lain seperti Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (108), Sejarah Peradaban Islam (102), Hukum Keluarga (102), serta Hukum Ekonomi Syari’ah (102) juga menjadi andalan dengan alokasi di atas seratus kursi.
Sebaliknya, Studi Agama-Agama tercatat sebagai program studi dengan kuota paling terbatas, yakni hanya 36 kursi. Oleh karena itu penting bagi pendaftar dalam memahami peta daya tampung pada setiap prodi agar dapat mengukur tingkat persaingan dan mengoptimalkan peluang diterima di prodi yang diinginkan.