Tiga Mahasiswa Unpad Raih Emas di SIIF Korea Selatan Lewat Inovasi Susu Anti Stres Berbahan Daun Kemangi
Tiga mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional Seoul International Invention Fair (SIIF) 2025 yang digelar di Seoul, Korea Selatan....
Tiga mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang internasional Seoul International Invention Fair (SIIF) 2025 yang digelar di Seoul, Korea Selatan. Kompetisi ini berlangsung pada 3–6 Desember 2025 dan diikuti oleh peserta dari 19 negara di seluruh dunia.
Tim Unpad yang terdiri dari Nakumi Laila Syajida dan Aini Al Fatihaturrizzqi dari Sekolah Vokasi, serta Muhammad Badar dari Fakultas Peternakan (Fapet), sukses meraih medali emas. Selain itu, mereka juga mendapatkan penghargaan khusus berupa sertifikat pengakuan dari Taiwan Invention Association dan Swiss-Korean Association (ASAMCO).
Seoul International Invention Fair merupakan salah satu ajang bergengsi di bidang inovasi dan penemuan ide baru yang diselenggarakan oleh Korean Intellectual Property Office (KIPO). Kompetisi ini menjadi wadah bagi inovator dari berbagai negara untuk mempresentasikan karya terbaik mereka di tingkat global.
Dalam kompetisi tersebut, tim Unpad mengusung inovasi bertajuk “Milked It!”, yaitu produk susu dengan ekstrak daun kemangi yang mengandung Eugenol. Kandungan ini dimanfaatkan sebagai upaya pencegahan stres dan memberikan efek menenangkan, khususnya bagi pelajar dan pekerja.
Inovasi ini dirancang sebagai langkah preventif berbasis bahan organik untuk membantu masyarakat mengelola stres sejak dini. Produk “Milked It!” telah melalui proses persiapan selama lebih dari enam bulan, yang meliputi:
- Pembuatan purwarupa produk
- Pengujian lapangan
- Survei kepada pengguna
- Persiapan presentasi kompetisi
“Jadi sebelum mereka self-claim mereka kena apa dari stres, jadi kita membuat inovasi ini untuk menghindari hal-hal seperti itu,” harap Nakumi.
Baca juga: Mahasiswa UGM Kembangkan AI Kesehatan Mental, Raih Juara Dunia dengan Hadiah Rp4 Miliar
Dalam perjalanannya, tim menghadapi berbagai tantangan, mulai dari proses riset yang cukup panjang hingga tuntutan untuk menyampaikan presentasi secara ringkas di hadapan juri internasional. Namun, tantangan tersebut dapat diatasi berkat dukungan dari berbagai pihak.
Selain dukungan moral dari keluarga, pihak Universitas Padjadjaran juga memberikan bantuan signifikan, baik dari sisi pembinaan maupun pendanaan. Hal ini menjadi faktor penting dalam keberhasilan tim di ajang internasional tersebut.
”Selain finansial, Unpad juga sangat mendukung dari sisi untuk perlombaan ini,” jelas Badar.
Ke depan, tim berharap inovasi “Milked It!” tidak hanya berhenti sebagai karya kompetisi, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang bermanfaat luas bagi masyarakat. Mereka memiliki target untuk mengomersialkan produk ini sebagai bagian dari kontribusi nyata mahasiswa Indonesia di bidang inovasi.
”Prestasi yang kami bawakan hari ini bisa menjadi percikan semangat untuk teman-teman mahasiswa Unpad, karena apa yang kami bawakan hari ini menjadi bukti kalau ternyata inovasi dari mahasiswa Indonesia, khususnya Unpad, inovasi lokal itu bisa diakui sama global,” pesan Badar.