SPAN-PTKIN 2026 Tembus 143 Ribu Pendaftar, Catat Tanggal Pengumuman Resminya!
Di Indonesia terdapat dua pembagian kewenangan perguruan tinggi, yakni di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan Kementerian Agama (Kemenag). Kemenag menaugi...
Di Indonesia terdapat dua pembagian kewenangan perguruan tinggi, yakni di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan Kementerian Agama (Kemenag). Kemenag menaugi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) yaitu perguruan tinggi berbasis agama yang mencakup Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Di antara berbagai jenis PTKN tersebut, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) merupakan kelompok yang jumlahnya paling banyak.
Dalam melakukan penerimaan mahasiswa barunya, PTKIN memiliki salah satu jalur yang berbeda dengan universitas umum lainnya. Pola seleksi secara nasional yang diikuti oleh 59 perguruan tinggi ini disebut dengan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN).
Artinya penilaian dilihat dari prestasi akademik tanpa tes yakni dari nilai rapor dan perestasi lainnya selama calon mahasiswa tersebut menempuh pendidikan di sekolah menengah atas (MA/MAK/SMA/SMK/Pesantren). Adapun pola seleksi dalam bentuk lain yang melalui tahap ujian disebut Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN).
Pada tahun 2026, jumlah pendaftar SPAN-PTKIN tembus 143.948 orang dari 12.174 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Adapun jadwal pengumuman SPAN-PTKIN tahun 2026 yakni pada Selasa, 07 April 2026 pukul 15.00 WIB. Peserta dapat mengecek status kelulusan secara mandiri melalui situs resmi pengumuman-span.ptkin.ac.id dengan memasukkan NISN. Sedangkan untuk proses pendaftaran ulang dilakukan di PTKIN masing-masing bagi yang lulus seleksi.
PTKIN yang paling diminati di SPAN-PTKIN 2026 ini adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Pada jalur seleksi nasional ini, UIN Sunan Kalijaga mencatat hingga 26.886 pendaftar dengan kuota penerimaan sebanyak 1.758 kursi yang tersebar pada 25 program studi keagamaan.
Baca Juga: Beda Jauh? Ini Perbandingan Jumlah Perguruan Tinggi Kemendiktisaintek dan Kemenag 2025