Wali Kota Mojokerto Imbau ASN Gunakan Sepeda Tiap Jumat Ke Kantor, Strategi Hemat BBM hingga 20 Persen
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menginstruksikan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto untuk bersepeda atau gowes setiap hari Jumat. Kebijakan ini muncul di tengah...
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menginstruksikan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto untuk bersepeda atau gowes setiap hari Jumat. Kebijakan ini muncul di tengah dorongan pemerintah pusat untuk melakukan efisiensi energi, termasuk melalui penerapan work from home (WFH).
Table Of Content
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Mojokerto, yang akrab disapa Ning Ita, sebagai bentuk inovasi daerah dalam mendukung penghematan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus memperkuat program lingkungan.
“Kalau saya nawaitunya, outcome WFH ASN ini kan untuk penghematan bahan bakar minyak (BBM) sampai dengan 20 persen. Nah saya justru punya inovasi setiap hari Jumat seluruh ASN Pemkot Mojokerto tidak usah pakai kendaraan bermotor, tetapi gowes semuanya,” tutur Ning Ita.
Baca juga: Dalam Rangka Hemat BBM, Pemkab Bangkalan Imbau ASN Menggunakan Sepeda Ke Kantor
Upaya Efisiensi Energi Lewat Gerakan Nyata
Menurutnya, kebijakan efisiensi tidak seharusnya hanya berhenti pada pengurangan aktivitas di kantor melalui WFH. Ia menilai, langkah konkret seperti mengurangi penggunaan kendaraan bermotor juga menjadi bagian penting dalam mencapai target penghematan energi.
Gerakan gowes ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap pengurangan konsumsi BBM sekaligus mengurangi emisi karbon di lingkungan perkotaan.
Integrasi dengan Program Indonesia Asri
Kebijakan ini juga terintegrasi dengan program Indonesia Asri yang bertujuan mendorong partisipasi aktif pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan.
“Saat saya menjabat pada periode pertama dulu, setiap hari Jumat kita turun ke masyarakat dengan gowes, dan ini akan kita aktifkan kembali, sekaligus diintegrasikan dengan kerja bakti bersama masyarakat,” ujarnya.
Selain bersepeda, ASN juga akan dilibatkan dalam kegiatan kerja bakti bersama warga, sehingga tercipta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan kota.
Baca juga: Penyaluran MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Negara Hemat Rp 40 Triliun Dalam Satu Tahun
Fleksibilitas dan Dukungan Aktivitas Lapangan
Dalam pelaksanaannya, ASN diberikan fleksibilitas dalam berpakaian agar lebih mendukung aktivitas fisik di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan sekaligus efektivitas kegiatan gowes dan kerja bakti.
Dorong Sinergi dan Gaya Hidup Berkelanjutan
“Gerakan gowes dan kerja bakti ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Mojokerto, serta mendorong penghematan energi dan pengurangan emisi secara berkelanjutan,” katanya.
Langkah ini tidak hanya menjadi simbol efisiensi energi, tetapi juga upaya membangun budaya hidup sehat, ramah lingkungan, dan kolaboratif di tengah masyarakat.