Bukan yang Pertama! UI Rencana Buka Prodi AI 2026, Ini Daftar Kampus yang Sudah Lebih Duluan
Universitas Indonesia (UI) akan menyelenggarakan Program Studi Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) pada tahun 2026. Kehadiran program studi ini akan memperkokoh peran UI dalam peta...
Universitas Indonesia (UI) akan menyelenggarakan Program Studi Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) pada tahun 2026. Kehadiran program studi ini akan memperkokoh peran UI dalam peta pendidikan teknologi di seluruh negeri. Namun demikian, UI bukanlah institusi pertama di Indonesia yang menyediakan pendidikan AI secara resmi. Lama sebelum rencana UI diumumkan, beberapa perguruan tinggi telah lebih dulu membuka program studi yang secara khusus atau dengan cara terintegrasi mengajarkan materi kecerdasan buatan.
Kampus-kampus tersebut menjadi wadah awal bagi mahasiswa Indonesia untuk mempelajari AI secara terstruktur, bukan hanya sebatas sebagai mata kuliah tambahan. Dukungan untuk penguasaan teknologi AI juga datang dari tingkat nasional. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan pentingnya penggunaan AI oleh sumber daya manusia Indonesia. “Sekali lagi, yang namanya AI itu tidak bisa menggantikan manusia. Tapi manusia yang tidak pakai AI akan kalah sama manusia yang pakai AI,” ujar Gibran saat menyampaikan sambutan di Binus University, BSD, Tangerang, Jumat (2/5/2025). Pernyataan tersebut selaras dengan arah kebijakan pemerintah dalam membangun kemandirian di bidang AI.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa penguasaan AI tidak dapat dipisahkan dari kesiapan infrastruktur serta talenta di bidang digital. “AI kan akan memerlukan processing dan kapasitas yang sangat besar. Jadi, kita step by step menuju kedaulatan AI: pertama, infrastrukturnya dulu dibenahi, kemudian talenta digital disiapkan,” jelasnya. Oleh karena itu, pendirian jurusan Kecerdasan Artifisial di Indonesia tidak hanya sekadar membuka program kuliah baru.
Hal ini mencerminkan ambisi Indonesia untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi dari seluruh dunia, tetapi juga menghasilkan ahli serta pengembang teknologi lokal sendiri. Apa Itu Kecerdasan Artifisial (AI)?Sebelum mengulas sejarah pendidikan AI di Indonesia, penting untuk memahami makna dasar dari istilah tersebut. AI bukanlah sekadar aktivitas memasukkan perintah pada aplikasi digital atau mendapatkan jawaban secara instan. Kecerdasan Artifisial (AI) adalah cabang ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan sistem yang mampu meniru proses kecerdasan manusia.

Proses tersebut mencakup kemampuan belajar dari data, memahami bahasa, mengambil keputusan, serta mengenali pola-pola tertentu. Di dalam bidang AI terdapat beberapa konsep penting, yaitu machine learning dan deep learning. Machine Learning adalah metode yang memungkinkan mesin untuk belajar dari data tanpa perlu diprogram secara eksplisit untuk setiap tugas tertentu. Sedangkan Deep Learning merupakan bagian dari machine learning yang menggunakan jaringan saraf tiruan dengan banyak lapisan untuk memproses data yang kompleks, seperti gambar, suara, dan teks.
Pemahaman mengenai hal ini kemudian menjadi dasar utama dalam kurikulum jurusan AI di berbagai kampus. Kampus Perintis Pendidikan AI di IndonesiaDalam konteks program sarjana yang secara jelas menggunakan nama Kecerdasan Artifisial, Universitas Bunda Mulia (UBM) sering disebut sebagai salah satu kampus yang paling awal membuka Program Studi S1 Kecerdasan Artifisial secara khusus. Program ini diluncurkan pada November 2024 dan dirancang untuk memberikan bekal kompetensi AI terapan kepada mahasiswa, seperti machine learning, large language models (LLM), dan penerapan AI di sektor industri.
Namun, sebelum itu, sejumlah perguruan tinggi telah lebih dulu mengintegrasikan materi kecerdasan buatan ke dalam program studi mereka. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), misalnya, telah membuka Program Studi S1 Mekatronika dan Kecerdasan Buatan sejak tahun 2021. Program ini menggabungkan AI dengan sistem mekanik dan elektronika, terutama untuk keperluan industri manufaktur serta otomasi.
Di jenjang pascasarjana, Universitas Syiah Kuala (USK) menjadi salah satu pelopor dengan membuka Program Magister Kecerdasan Buatan pada tahun 2021. Langkah ini kemudian diikuti oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) yang meluncurkan program magister sejenis pada tahun 2022.
Daftar Kampus di Indonesia dengan Jurusan atau Program AI
Program Strata 1 (S1)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – Rekayasa Kecerdasan Artifisial
- Universitas Bina Nusantara (Binus University) – Artificial Intelligence
- Universitas Airlangga (Unair) – Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan
- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) – Mekatronika dan Kecerdasan Buatan
Program Strata 2 (S2)
- Universitas Gadjah Mada (UGM) – Kecerdasan Buatan
- Universitas Syiah Kuala (USK) – Kecerdasan Buatan
- Universitas Sumatera Utara (USU) – Sains Data dan Kecerdasan Buatan
Program yang Sedang Berkembang
- Universitas Pelita Harapan (UPH) – Fakultas Kecerdasan Artifisial
- Universitas Nusa Putra – konsentrasi AI dalam program informatika- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) – pengembangan kurikulum AI berbasis industri
- Universitas Indonesia (UI) – Kecerdasan Artifisial (direncanakan dibuka tahun 2026)
Penulis: Nabila Rahma Hidayat