Magang Nasional 2026 Batch 2 Dibuka September, Ini Jadwal dan Syaratnya
Pendaftaran peserta berlangsung 3–8 September 2026, dengan uang saku setara UMK dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka seleksi Program Magang Nasional 2026 Batch 2. Pendaftaran peserta dijadwalkan berlangsung pada 3–8 September 2026. Sebelum pendaftaran peserta dibuka, Kemnaker terlebih dahulu melakukan proses pendaftaran dan verifikasi calon mitra pemagangan, baik dari kementerian, lembaga, maupun perusahaan swasta.
Table Of Content
Calon mitra yang telah lolos verifikasi kemudian akan menayangkan lowongan magang. Peserta dapat melihat berbagai kesempatan tersebut melalui akun media sosial mitra maupun platform MagangHub milik Kemnaker.
Baca Juga: Pengalaman Kerja di Instansi Pemerintah: LKPP Buka Program Magang Reguler 2026 Bagi Mahasiswa
Ini Timeline Lengkap Magang Nasional 2026 Batch 2
Rangkaian seleksi Magang Nasional Batch 2 dimulai sejak akhir Agustus hingga September 2026. Berikut jadwal lengkapnya:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran mitra penyelenggara dan lowongan | 21–31 Agustus 2026 |
| Verifikasi dan penayangan lowongan | 1–3 September 2026 |
| Pendaftaran peserta | 3–8 September 2026 |
| Rekrutmen dan pengusulan peserta oleh penyelenggara | 9–15 September 2026 |
| Seleksi dan penetapan peserta oleh Kemnaker | 16–18 September 2026 |
| Pengumuman peserta | 18 September 2026 |
| Hari pertama magang | 21 September 2026 |
Dengan jadwal tersebut, calon peserta perlu mulai menyiapkan dokumen dan memastikan persyaratan terpenuhi sebelum pendaftaran dibuka.
Siapa yang Bisa Mendaftar?
Program ini ditujukan secara khusus bagi lulusan baru atau fresh graduate, bukan mahasiswa yang masih aktif kuliah. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan NIK.
- Lulusan diploma, sarjana, atau pendidikan profesi dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kemdiktisaintek.
- Tahun kelulusan maksimal satu tahun saat melakukan pendaftaran, terhitung dari tanggal ijazah atau sertifikat profesi.
- Sertifikat profesi diperoleh maksimal dua tahun sejak tanggal ijazah diploma atau sarjana.
- Mahasiswa aktif tidak diperkenankan mengikuti program ini.
- Peserta hanya dapat mengikuti Program Pemagangan Nasional satu kali. Peserta yang sebelumnya pernah mengikuti program tidak dapat mendaftar kembali. Namun, peserta yang pernah mendaftar tetapi belum berhasil dan masih memenuhi persyaratan dapat mencoba kembali.
- Beberapa perusahaan mitra dapat menetapkan persyaratan tambahan, termasuk batas minimal IPK.
Tak Sekadar Pengalaman, Ada Uang Saku hingga BPJS
Selain pengalaman bekerja langsung di lingkungan industri, peserta Magang Nasional juga mendapatkan sejumlah manfaat selama mengikuti program. Peserta akan memperoleh sertifikat resmi dari Kemnaker, bimbingan dari praktisi industri atau mentor profesional, serta akses materi pengembangan soft skill dan technical skill.
Pemerintah juga memberikan uang saku setara UMK setiap bulan selama masa magang, disertai jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Peserta juga berkesempatan membangun jejaring dengan peserta lain dari berbagai perusahaan.
Menariknya, program ini juga dapat menjadi pintu masuk menuju dunia kerja. Peserta yang menunjukkan kinerja dan memenuhi kualifikasi perusahaan berpeluang direkrut sebagai karyawan tetap setelah menyelesaikan masa magang.
Saatnya Fresh Graduate Bersiap
Dengan pendaftaran peserta yang akan dibuka pada awal September, para fresh graduate yang memenuhi persyaratan dapat mulai memantau lowongan dari mitra penyelenggara. Persiapan dokumen dan pemilihan posisi yang sesuai menjadi langkah penting agar kesempatan mengikuti Magang Nasional 2026 Batch 2 tidak terlewat.
Baca Juga: Magang Kemendagri 2026 Batch 3 Dibuka, Ada 65 Kuota untuk Mahasiswa