Kemenag Siapkan INSIGHT Scholarship, Targetkan 100 Ribu Mahasiswa Asing Kuliah di PTKIN
Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyiapkan program beasiswa berskala besar bagi mahasiswa internasional yang ingin menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyiapkan program beasiswa berskala besar bagi mahasiswa internasional yang ingin menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Program tersebut diberi nama INSIGHT Scholarship dan ditargetkan mampu menarik hingga 100 ribu mahasiswa asing untuk belajar di Indonesia.
Table Of Content
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Sahiron, mengatakan program ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi pendidikan tinggi Islam di Indonesia. Melalui skema tersebut, mahasiswa dari berbagai negara akan mendapatkan kesempatan mengakses pendidikan di PTKIN dengan dukungan pembiayaan yang beragam.
“Selain beasiswa, tersedia pula program short course dan berbagai bentuk dukungan akademik lainnya. Skema pendanaannya mulai dari beasiswa penuh hingga beasiswa parsial,” ujar Sahiron sebagaimana dikutip dari laman resmi Kemenag.
Baca Juga: Kisah Maryam, Siswi MAN 1 Pekanbaru yang Sukses Raih 22 LoA & 4 Beasiswa Luar Negeri
Didanai Kemenag dan PTKIN
Pendanaan INSIGHT Scholarship akan berasal dari anggaran Kementerian Agama serta kontribusi masing-masing PTKIN yang telah berstatus Badan Layanan Umum (BLU). Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas akses mahasiswa internasional untuk menempuh studi di kampus-kampus Islam negeri Indonesia.
Kemenag berencana memperkenalkan program tersebut kepada perwakilan diplomatik berbagai negara pada 30 Juni 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas promosi pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global.
Menurut Sahiron, program tersebut sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan jumlah mahasiswa asing yang belajar di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
“Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa internasional. Bahkan Presiden menantang agar pada 2029 Indonesia mampu menarik sedikitnya 100 ribu mahasiswa asing untuk belajar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia,” katanya.
Dorong Indonesia Jadi Pusat Studi Islam Dunia
Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Ani Nigeriawati, menilai INSIGHT Scholarship dapat menjadi instrumen penting dalam memperkenalkan kekuatan dan keunggulan studi Islam Indonesia kepada masyarakat internasional.
Menurutnya, minat terhadap kajian Islam di Indonesia berpotensi datang dari berbagai kawasan dunia, termasuk Eropa, Amerika, hingga negara-negara Asia Tenggara.
Potensi tersebut didukung oleh meningkatnya reputasi PTKIN di tingkat global. Dalam pemeringkatan QS World University Rankings by Subject 2026 untuk bidang Theology, Divinity and Religious Studies, tiga PTKIN berhasil masuk dalam daftar kampus terbaik dunia, yakni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Ani menilai perkembangan kajian Islam yang semakin maju di Indonesia menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat studi Islam dunia.
“Dengan perkembangan studi Islam yang terus meningkat, Indonesia memiliki peluang besar menjadi rujukan pendidikan dan penelitian Islam di tingkat internasional,” ujarnya.
Perluas Daya Tarik Kampus Indonesia
Kehadiran INSIGHT Scholarship tidak hanya diharapkan meningkatkan jumlah mahasiswa internasional di PTKIN, tetapi juga memperkuat diplomasi pendidikan Indonesia. Melalui program ini, pemerintah ingin membuka lebih banyak ruang pertukaran pengetahuan, budaya, dan kerja sama akademik dengan berbagai negara.
Jika target tersebut tercapai, Indonesia berpeluang menjadi salah satu destinasi pendidikan tinggi Islam terbesar di dunia dalam beberapa tahun mendatang.