Simak Rincian Daya Tampung 27 Prodi UIN Syahada Padangsimpuan di UM-PTKIN 2026
UIN Syahada Padangsimpuan sediakan kuota sebanyak 1.597 kursi yang tersebar di 27 prodi untuk mahasiswa baru jalur UM-PTKIN 2026.
Pendaftaran seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 telah resmi dibuka pada Senin, 13 April dan berlangsung hingga Sabtu, 30 Mei 2026. UM-PTKIN 2026 ini diikuti oleh 59 perguruan tinggi yang terdiri dari 58 PTKIN dan satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Salah satu PTKIN terakreditasi unggul di Sumatra Utara dan menjadi bagian di UM-PTKIN, yakni Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary atau lebih dikenal dengan sebutan UIN Syahada. Pada UM-PTKIN tahun ini, UIN Syahada membuka kuota sebanyak 1.597 kursi yang tersebar di 27 pilihan program studi (prodi).
Baca Juga: Daftar Lengkap 31 Program Studi yang Bisa Kamu Pilih di UM-PTKIN 2026 UIN Raden Intan Lampung
Adapun rincian 27 program studi beserta daya tampung UM-PTKIN 2026 UIN Syahada adalah sebagai berikut:
- Akuntansi Syariah: 68
- Bimbingan dan Konseling Islam: 33
- Bisnis Digital: 84
- Desain Komunikasi Visual: 24
- Ekonomi Syariah: 110
- Hukum Ekonomi Syariah (Mua`malah): 60
- Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah): 60
- Hukum Pidana Islam (Jinayah): 16
- Hukum Tatanegara: 32
- Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir: 32
- Komunikasi dan Penyiaran Islam: 32
- Manajemen Bisnis Syari`ah: 68
- Manajemen Dakwah: 16
- Manajemen Keuangan Syariah: 36
- Pendidikan Agama Islam: 160
- Pendidikan Bahasa Arab: 48
- Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah: 160
- Pendidikan Islam Anak Usia Dini: 40
- Pengembangan Masyarakat Islam: 16
- Perbankan Syariah: 110
- Tadris Bahasa Inggris: 60
- Tadris Bahasa lndonesia: 56
- Tadris Biologi: 40
- Tadris Fisika: 20
- Tadris Kimia: 20
- Tadris Matematika: 56
- Teknologi Informasi: 140
Berdasarkan data kuota daya tampung UM-PTKIN 2026 tersebut, terdapat total 1.597 kursi yang dialokasikan untuk 27 program studi. Dari sebaran alokasi ini, posisi daya tampung tertinggi dipegang oleh dua program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang masing-masing menyediakan kuota sangat besar sebanyak 160 kursi, disusul oleh Teknologi Informasi dengan 140 kursi. Sebaliknya, posisi daya tampung terendah dipegang bersama oleh tiga program studi, yaitu Hukum Pidana Islam (Jinayah), Manajemen Dakwah, dan Pengembangan Masyarakat Islam, yang masing-masing hanya menyediakan 16 kursi bagi mahasiswa baru.
Adapun tingkat keketatan tertinggi dipegang oleh program studi Tadris Bahasa Indonesia dan Teknologi Informasi dengan rasio keketatan mencapai 1:3 artinya satu kursi diperebutkan oleh tiga orang pendaftar. Sementara itu, sebagian besar program studi lainnya memiliki tingkat persaingan yang relatif lebih aman, dengan rata-rata rasio keketatan berada di angka 1:1 hingga 1:2.
Dengan mengetahui data daya tampung serta tingkat keketatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran persaingan kepada para pendaftar. Disamping dapat menyusun strategi pemilihan program studi dengan lebih matang, kemungkinan peluang kelolosannya pun menjadi lebih tinggi.
Baca Juga: Intip Daftar 31 Prodi UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang Dibuka pada Jalur UM-PTKIN 2026