Mendiktisaintek Brian Yuliarto: Dosen dan Guru Penentu Masa Depan Bangsa
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan pentingnya peran guru, tenaga kependidikan, dosen, dan peneliti dalam mewujudkan pendidikan berkualitas...
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan pentingnya peran guru, tenaga kependidikan, dosen, dan peneliti dalam mewujudkan pendidikan berkualitas bagi generasi Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Brian saat memimpin upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di lapangan Kemdikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).
“Kepada para guru, dosen, tenaga pendidikan, dan peneliti, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Di tangan saudara-saudaralah masa depan bangsa ditanam dan dirawat setiap hari,” ucapnya.
Pada jenjang pendidikan tinggi, Brian menyoroti peran besar dosen dan tenaga kependidikan dalam mendidik generasi muda Indonesia sekaligus memajukan kualitas pendidikan nasional.
Baca juga: Kemdiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik Jadi Rekayasa, Ini 57 Daftar Lengkapnya
“Merekalah sesungguhnya garda terdepan pendidikan tinggi di Indonesia. Kami menyadari, kami memahami bahwa para dosen inilah yang setiap harinya berinteraksi dengan mahasiswa, setiap harinya mendidik adik-adik mahasiswa, dan mereka inilah yang menentukan masa depan bangsa Indonesia ke depan,” ucapnya.
Fokus Peningkatan Kualitas Dosen
Brian mengatakan pemerintah tengah menyiapkan berbagai terobosan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung kualitas dosen melalui beasiswa hingga penguatan riset.
“Membuat kualitas sumber daya manusia kita, terutama dosen pendidikan tinggi itu semakin baik kualitasnya, semakin siap menghadapi tantangan zaman, semakin siap menghadapi perubahan dunia yang sangat cepat terjadi,” ucapnya.
Baca juga: Atasi Kekurangan Tenaga Medis, Pemerintah Percepat Akselerasi Dokter Spesialis di Kalbar
Selain dosen, peningkatan kompetensi guru juga menjadi perhatian pemerintah. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menilai peningkatan kualitas guru menjadi kunci dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Harus dimulai dari kita semua, dari para guru, untuk meningkatkan kompetensi para guru, agar tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, mewujudkan pendidikan yang bermutu dapat tercapai,” ujarnya.
Program Peningkatan Mutu Pendidikan
Atip menyebut hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem pendidikan dan kualitas sumber daya manusia pendidikan di Indonesia.
Untuk mendukung pendidikan bermutu, pemerintah juga menjalankan sejumlah program, di antaranya:
- Revitalisasi sekolah
- Digitalisasi pendidikan
- Program kesejahteraan guru
- Penyusunan regulasi peningkatan kualitas pendidikan
Menurutnya, seluruh program pendidikan harus diarahkan untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul sesuai visi pemerintah.
“Presiden sudah menyampaikannya di dalam Asta Cita Presiden khususnya yang keempat, yaitu untuk mewujudkan SDM yang berkualitas. Oleh karenanya, semua program-program pendidikan harus diarahkan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas,” ucapnya.