Ferdy Sambo Kuliah S2 Teologi di Lapas Cibinong Dengan Beasiswa, Kuliah Secara Daring
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) mengungkapkan bahwa mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo yang kini berstatus warga binaan, tengah menjalani pendidikan program magister (S2) Teologi...
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) mengungkapkan bahwa mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo yang kini berstatus warga binaan, tengah menjalani pendidikan program magister (S2) Teologi melalui program beasiswa dari Sekolah Tinggi Global Glow Indonesia.
Table Of Content
Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pas, Rika Aprianti mengatakan, program tersebut terbuka bagi warga binaan Nasrani di Lapas Kelas IIA Cibinong.
“Lapas Cibinong telah mengembangkan kerja sama dengan Sekolah Tinggi Global Glow Indonesia (STGGI) untuk pemberian program beasiswa S1 dan S2 Teologi bagi warga binaan nasrani, yang salah satu warga binaan yang berminat untuk mengikuti program tersebut adalah Ferdy Sambo,” kata Rika saat dihubungi wartawan, Rabu (13/5/2026).
Perkuliahan Dilakukan Secara Daring dari Dalam Lapas
Rika menjelaskan bahwa proses perkuliahan dijalankan secara daring dari dalam Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat. Ia menegaskan bahwa hak pendidikan diberikan secara terbuka dan tanpa perlakuan khusus terhadap warga binaan tertentu.
“Program ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat,” ujar dia.
Menurut Rika, hak pendidikan bagi warga binaan telah diatur dalam Pasal 9 huruf C Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Aturan tersebut memberikan hak kepada seluruh warga binaan untuk memperoleh pendidikan maupun melanjutkan pendidikan formal selama menjalani masa pidana.
Semua Warga Binaan Berhak Mendapat Pendidikan
Ditjen Pas menegaskan bahwa program pendidikan di dalam lapas bukan hanya diberikan kepada Ferdy Sambo, melainkan juga kepada seluruh warga binaan yang memenuhi syarat dan memiliki minat untuk belajar.
“Hak untuk mendapatkan pendidikan atau melanjutkan pendidikan itu dilindungi oleh undang-undang sebagai bagian dari hak dari warga binaan untuk mendapatkan pendidikan atau melanjutkan pendidikannya. Ini bukan hanya terkait dengan Ferdy Sambo,” kata Rika saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/5/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah warga binaan lain telah lebih dulu mengikuti pendidikan formal di berbagai lapas di Indonesia.
“Sampai saat ini masih berjalan, itu di Lapas Pemuda Tangerang, sudah dari tahun 2020-an, itu sudah ada warga binaan yang melanjutkan pendidikan S1, jadi ada kampus di dalam lapas tersebut,” ujar dia.
“Jadi, bukan hanya tentang Ferdy Sambo saja, tapi juga semua warga binaan,” sambung dia.
Puluhan Warga Binaan Ikut Pendidikan Formal
Selain program perguruan tinggi, Lapas Cibinong juga telah menjalankan program pendidikan kesetaraan bagi warga binaan.
“Seperti kejar paket A, B, dan C yang telah diikuti oleh 88 warga binaan sejak tahun 2024, sampai dengan perguruan tinggi,” ucap dia.
Program tersebut disebut menjadi bagian dari pembinaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.
Viral di Media Sosial
Sebelumnya, media sosial ramai membahas kabar Ferdy Sambo yang mengikuti program pendidikan teologi dan tercatat sebagai mahasiswa Program Magister (S2) di Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia (STTIGGI).
Unggahan yang beredar memperlihatkan Ferdy Sambo bersama sejumlah warga binaan lain mengenakan pakaian berwarna hijau didampingi petugas lapas dan beberapa orang berpakaian formal.
Selain itu, unggahan tersebut juga menampilkan jurnal bertajuk “Pengaruh Entrepreneur Kristen Sebagai Upaya Pencegahan Fraud Risk Management” yang disebut ditulis oleh Ferdy Sambo.