Beranda/Berita Kampus/Usia 14 Tahun, Alvira Jadi Mahasiswa Farmasi Unair Melalui Jalur SNBP
Berita Kampus

Usia 14 Tahun, Alvira Jadi Mahasiswa Farmasi Unair Melalui Jalur SNBP

WI
By Widiyanto
•9 September 2026•3 Menit Baca•21 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Usia 14 Tahun, Alvira Jadi Mahasiswa Farmasi Unair Melalui Jalur SNBP

Alvira Nur Azizah tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah dinyatakan lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Airlangga (Unair). Momen pengumuman menjadi titik emosional yang penuh harap sekaligus ketegangan baginya.

Sore hari sepulang sekolah, Alvira merasakan jantungnya berdegup kencang. Tangannya gemetar, sementara mulutnya tak henti berdoa. Hingga akhirnya, ketika ia melihat header biru dan ucapan selamat di layar laptopnya, seluruh kekhawatiran langsung sirna.

“Waktu itu beneran kaget banget, enggak menyangka, senang banget karena aku sebenarnya cukup nekat pilihnya cuma Unair saja sebagai pilihan tunggal,” ungkap Alvira saat dihubungi Kompas.com, Rabu (1/4/2026).

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Keberhasilan ini menjadi semakin istimewa karena Alvira tercatat sebagai peserta termuda yang lolos ke program S1 Farmasi Unair, yakni di usia 14 tahun.

Perjalanan pendidikan Alvira terbilang tidak biasa. Sejak kecil, ia sudah menunjukkan keinginan kuat untuk bersekolah.

Ia menceritakan bahwa kebiasaan orang tuanya yang setiap pagi mendandaninya seolah akan pergi ke sekolah membuatnya semakin ingin benar-benar belajar di bangku pendidikan formal.

“Akhirnya waktu itu beneran aku ingin minta sekolah sampai nangis-nangis, akhirnya didaftarkan TK di umurku sekitar 3 tahun,” ucapnya.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Meski awalnya direncanakan untuk mengulang TK demi menyesuaikan usia, pihak sekolah justru menyarankan agar Alvira langsung melanjutkan ke jenjang berikutnya.

“Sama pihak MI (Madrasah Ibtidaiyah) sempat ditolak, tapi setelah diskusi akhirnya kepala sekolahnya mau nerima aku masuk MI di umur 5 tahun,” ujar perempuan asal Jombang tersebut.

Selama menempuh pendidikan dari SD hingga SMK, Alvira mengaku tidak mengalami kesulitan berarti, baik dalam pelajaran maupun bersosialisasi.

Meski usianya lebih muda dibanding teman-temannya, ia justru mampu beradaptasi dengan baik, bahkan sering membantu teman yang mengalami kesulitan belajar.

“Meskipun usiaku lebih muda dari mereka, tapi ya dianggapnya sama saja sih, malah sering kalau pelajaran ada yang enggak paham aku yang mengajari mereka,” tuturnya.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Ketertarikan Alvira pada dunia farmasi sudah terbentuk sejak duduk di bangku SMK. Ia mengambil jurusan Farmasi Industri, yang kemudian menjadi dasar kuat dalam menentukan pilihan kuliahnya.

“Aku awalnya pilih jurusan SMK Farmasi itu karena direkomendasikan sama ada kenalan guru daan waktu itu dia masih ada satu jurusan aja karena masih sekolah baru,” terangnya.

Keputusan memilih Farmasi Unair sebagai satu-satunya pilihan dalam SNBP pun diakuinya sebagai langkah yang cukup berani.

“Aku sendiri pilih kuliah daripada kerja karena menurutku eman (sayang) saja kalau enggak diteruskan dan rencananya kalau enggak lolos SNBP mau langsung daftar universitas swasta,” ungkapnya.

Menariknya, Alvira tidak memiliki metode belajar yang rumit atau strategi khusus. Ia mengandalkan ketertarikan dan kenyamanan pada bidang yang digelutinya.

“Aku sendiri malahan kalau belajar mepet-mepet ujian sih, kalau ada tugas ya dikerjakan, tapi memang di farmasi sendiri sudah nyaman banget dan aku suka, jadi aku tekuni itu,” paparnya.

Dukungan orang tua juga menjadi faktor penting dalam perjalanannya. Ia selalu diingatkan untuk fokus belajar dan menghormati guru.

“Orangtua juga selalu nasihatin pokoknya nurut sama guru, dipelajari materinya, tekuni apa yang sudah ada di depan,” pungkasnya.

Dengan pencapaian ini, Alvira bertekad untuk terus mendalami ilmu farmasi dan meraih cita-citanya di bidang tersebut. Usia muda bukan menjadi penghalang, melainkan keunggulan untuk berkembang lebih jauh di dunia akademik dan profesional.

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#kisah inspiratif#Pendidikan Indonesia#SNBP 2026#Siswa Berprestasi#Universitas Airlangga#motivasi belajar#Mahasiswa Termuda#Cerita Mahasiswa#Farmasi Unair#Lolos SNBP
WI

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!