Universitas Diponegoro (UNDIP) menghadirkan inovasi kendaraan listrik yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kebersihan lingkungan perkotaan. Melalui tim peneliti Fakultas Teknik, UNDIP mengembangkan Sweeper EV, kendaraan penyapu jalan beroda tiga yang memanfaatkan tenaga baterai sebagai sumber penggeraknya.
Inovasi tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Dies Natalis ke-69 UNDIP pada 15 Oktober 2026. Kehadirannya menjadi salah satu upaya perguruan tinggi dalam mengembangkan teknologi yang dapat mendukung pengelolaan kebersihan kawasan kampus, jalan lingkungan, hingga fasilitas publik.
Pengembangan Sweeper EV dipimpin oleh Prof. Ir. Sulistyo, M.T., Ph.D., bersama tim peneliti Fakultas Teknik UNDIP. Kendaraan yang masih berada dalam tahap prototipe ini dirancang untuk menawarkan alternatif pembersihan jalan yang lebih efisien dengan tingkat kebisingan lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.
Menggunakan Empat Sikat Elektrik dan Sistem Penyedot Sampah
Berbeda dari kendaraan pembersih jalan konvensional, Sweeper EV menggabungkan mekanisme penyapuan dan penyedotan sampah dalam satu sistem.
Empat sikat elektrik dipasang pada kedua sisi kendaraan, masing-masing dua unit di bagian kanan dan kiri. Saat digunakan, sikat akan mengarahkan kotoran menuju bagian tengah sebelum dikumpulkan menggunakan sistem penyedot atau vakum.
Teknologi vakum tersebut memiliki daya 3 kilowatt (kW) dengan tekanan hisap berkisar 15–20 kilopascal (kPa). Kemampuannya difokuskan untuk membersihkan material berukuran kecil, seperti daun kering, debu, ranting ringan, dan kotoran yang umum ditemukan di permukaan jalan.
Pengguna juga dapat menyesuaikan ketinggian dan kecepatan putaran sikat berdasarkan kondisi permukaan yang dibersihkan. Sementara itu, daya isap vakum dapat diatur dalam tiga tingkat, yakni rendah, sedang, dan tinggi.
Fleksibilitas tersebut memungkinkan kendaraan menyesuaikan proses pembersihan dengan karakteristik area yang dilalui.
Bertenaga Baterai dengan Kecepatan 20 Km per Jam
Sweeper EV menggunakan motor listrik berdaya 5 kW yang ditopang baterai lithium bertegangan 72 volt dan kapasitas 300 ampere-jam (Ah).
Dengan bobot sekitar 700 kilogram, kendaraan ini dirancang mampu beroperasi secara optimal selama tiga jam untuk setiap pengisian daya. Kecepatan operasionalnya mencapai 20 kilometer per jam.
Penggunaan tenaga listrik membuat Sweeper EV tidak menghasilkan emisi karbon dioksida secara langsung melalui knalpot ketika digunakan. Selain itu, sistem penggerak listrik membantu menekan kebisingan selama proses pembersihan berlangsung.
Dimensi kendaraan yang relatif ringkas juga menjadi keunggulan tersendiri. Sweeper EV diharapkan dapat menjangkau jalan lingkungan serta kawasan dengan akses terbatas yang sulit dilalui kendaraan pembersih berukuran besar.
Bakal Dilengkapi Magnet untuk Menangkap Sampah Logam
Tim pengembang turut merencanakan penambahan teknologi magnet sebagai bagian dari sistem perlindungan komponen kendaraan.
Fitur tersebut ditujukan untuk menangkap benda logam berukuran kecil, seperti paku dan serpihan besi, sebelum masuk ke saluran penyedotan.
Material logam berpotensi mengganggu aliran sampah dan merusak komponen blower apabila terbawa masuk ke mekanisme vakum. Dengan adanya sistem magnet, proses pengumpulan sampah diharapkan dapat berlangsung lebih aman sekaligus mengurangi risiko kerusakan perangkat.
Meski telah diperkenalkan kepada publik, Sweeper EV masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut, terutama dalam penyempurnaan fitur keselamatan dan aspek teknis sebelum dapat digunakan secara lebih luas.
Pengembangan kendaraan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pemeliharaan kebersihan, mengurangi ketergantungan pada pekerjaan penyapuan manual, serta mendukung penerapan teknologi rendah emisi di lingkungan perkotaan.
Inovasi ini sekaligus menunjukkan kontribusi penelitian perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi teknologi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan lingkungan berkelanjutan.

.webp&w=3840&q=75)
Komentar Pengunjung (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!