Beranda/Berita Kampus/Trump Gugat Harvard Miliaran Dolar, Tuduh Langgar Hak Mahasiswa Yahudi Termasuk Dari Israel
Berita Kampus

Trump Gugat Harvard Miliaran Dolar, Tuduh Langgar Hak Mahasiswa Yahudi Termasuk Dari Israel

WI
By Widiyanto
•9 September 2026•3 Menit Baca•15 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Trump Gugat Harvard Miliaran Dolar, Tuduh Langgar Hak Mahasiswa Yahudi Termasuk Dari Israel

Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali memanaskan hubungan dengan dunia pendidikan tinggi Amerika Serikat. Kali ini, melalui Departemen Kehakiman Amerika Serikat, pemerintah menggugat Harvard University atas dugaan pelanggaran hak sipil terhadap mahasiswa Yahudi, termasuk yang berasal dari Israel.

Gugatan yang diajukan di Boston pada Jumat (20/3/2026) tersebut berpotensi mencapai nilai miliaran dolar. Pemerintah menilai Harvard telah membiarkan lingkungan pendidikan yang tidak ramah bagi mahasiswa Yahudi, yang dilaporkan mengalami kekerasan fisik serta pelecehan di lingkungan kampus.

Protes terkait isu ini diketahui meningkat sejak pecahnya konflik pada 7 Oktober 2023, yang berdampak pada dinamika sosial dan politik di berbagai kampus di Amerika Serikat, termasuk Harvard.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

"Amerika Serikat tidak dapat dan tidak akan mentolerir kegagalan ini dan mengajukan gugatan ini untuk memaksa Harvard mematuhi Title VI, dan untuk memulihkan miliaran dolar subsidi pembayar pajak kepada lembaga yang diskriminatif," bunyi gugatan tersebut dikutip dari laman United Press International Sabtu (21/3/2026).

Baca juga: Mau Kuliah di Luar Negeri? Berikut 20 Kampus Terbaik di Dunia Versi Webometrics Periode Januari 2026

Pihak Harvard membantah seluruh tuduhan yang dilayangkan pemerintah. Universitas menegaskan bahwa mereka telah mengambil langkah proaktif dalam menangani isu antisemitisme di lingkungan kampus.

"Harvard telah mengambil langkah-langkah substantif dan proaktif untuk mengatasi akar penyebab anti-Semitisme dan secara aktif menegakkan aturan dan kebijakan anti-pelecehan dan anti-diskriminasi di kampus," demikian pernyataan dari pihak universitas.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Selain itu, Harvard juga mengklaim telah meningkatkan pelatihan serta edukasi terkait antisemitisme bagi mahasiswa, dosen, dan staf sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Langkah hukum ini merupakan bagian dari ketegangan yang lebih luas antara pemerintahan Donald Trump dan sejumlah universitas elite di Amerika Serikat. Isu yang dipersoalkan mencakup kebebasan akademik, kebijakan kampus, hingga pengaruh dinamika politik global terhadap lingkungan pendidikan.

Sejak menjabat kembali pada 2025, pemerintahan Trump diketahui aktif menyoroti Harvard. Pada Februari 2026, Departemen Kehakiman Amerika Serikat juga menggugat Harvard terkait dugaan kegagalan menyerahkan dokumen penerimaan mahasiswa baru dalam penyelidikan yang melibatkan isu diskriminasi terhadap mahasiswa kulit putih.

Pada 3 Februari, Trump bahkan menyatakan tuntutan ganti rugi sebesar USD 1 miliar terhadap Harvard, meski tanpa penjelasan rinci.

Baca juga: Inilah 20 Kampus Terbaik di Dunia Versi THE WUR 2026, Oxford University Puncaki Daftar

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

"Kami sekarang menuntut ganti rugi sebesar Satu Miliar Dolar, dan tidak ingin melakukan apa pun lagi di masa mendatang dengan Universitas Harvard," kata Trump di Truth Social.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengumumkan bahwa Pentagon akan mengakhiri kemitraan akademisnya dengan Harvard. Keputusan tersebut didasarkan pada penilaian bahwa institusi tersebut tidak ramah terhadap militer Amerika Serikat.

Kasus ini diperkirakan akan menjadi preseden penting dalam hubungan antara pemerintah federal dan institusi pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Selain menyangkut aspek hukum, gugatan ini juga membuka perdebatan lebih luas mengenai batasan kebebasan akademik, perlindungan hak sipil, serta peran kampus dalam menghadapi isu global yang sensitif.

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#pendidikan tinggi#harvard university#Politik Global#Amerika Serikat#Donald Trump#Antisemitisme#Hak Sipil#Kampus Elite#Departemen Kehakiman#Isu Internasional
WI

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!