Beranda/Berita Kampus/Tak Menyerah Meski Gagal di SEA Games 2019, Anak Buruh Akhirnya Dapat Emas di 2025
Berita Kampus

Tak Menyerah Meski Gagal di SEA Games 2019, Anak Buruh Akhirnya Dapat Emas di 2025

Kisah inspiratif Adi Darmawan Leksono, anak buruh pabrik yang bangkit dari kegagalan SEA Games 2019 hingga akhirnya meraih medali emas bersama Timnas Hoki Indoor Indonesia di SEA Games 2025 Thailand.

WI
By Widiyanto
•9 September 2026•3 Menit Baca•18 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tak Menyerah Meski Gagal di SEA Games 2019, Anak Buruh Akhirnya Dapat Emas di 2025

Perjalanan menuju puncak prestasi tak pernah instan. Hal itu dibuktikan Adi Darmawan Leksono, atlet Timnas Hoki Indoor Putra Indonesia, yang akhirnya berdiri di podium tertinggi SEA Games 2025.

SEA Games 2025 di Thailand resmi berakhir pada 20 Desember lalu. Di balik euforia pesta olahraga Asia Tenggara, terselip kisah inspiratif dari Adi Darmawan Leksono yang kembali mengantarkan Indonesia meraih medali emas cabang hoki indoor putra.

Prestasi ini melengkapi pencapaiannya setelah sebelumnya juga menjadi juara pada SEA Games 2023 di Kamboja, sekaligus menegaskan konsistensi Timnas Hoki Indoor Indonesia di level regional.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Adi Darmawan Leksono atlet hoki indoor Indonesia SEA Games 2025
Sumber: PP FHI / Dokumentasi Timnas Hoki Indoor Indonesia

Dari Anak Buruh Pabrik ke Timnas Hoki Indonesia

Adi pertama kali mengenal olahraga hoki saat bersekolah di SMAN 14 Kabupaten Tangerang, Banten. Saat itu, hoki merupakan cabang olahraga yang masih asing baginya.

Perkenalannya dengan hoki bermula dari sosok guru olahraga bernama Kusnadi, yang kemudian menjadi pintu awal perjalanan panjangnya sebagai atlet.

“Saya pertama kali punya stik dari pemberian Pak Kusnadi. Saya baru punya stik sendiri dari hasil mengumpulkan uang jajan. Dan, saya menggunakan stik tersebut hingga masuk kuliah gratis dari jalur prestasi,” ujar Adi dalam keterangan resmi PP FHI di Jakarta, Rabu (24/12/2025).

Tumbuh dalam Keterbatasan Ekonomi

Lahir di Jakarta pada 22 April 1999, Adi tumbuh dalam keluarga sederhana. Kedua orang tuanya, Budi Leksono dan Ida Munawaroh, bekerja sebagai buruh pabrik.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Pilihannya menekuni olahraga hoki sempat diragukan oleh orang tuanya. Mereka mempertanyakan masa depan dari cabang olahraga yang belum banyak dikenal masyarakat.

“Saat pertama menekuni olahraga hoki, orang tua bertanya itu olahraga apa dan apakah bisa menjanjikan. Mereka sempat ragu, makanya saya terus berusaha dan berlatih sungguh-sungguh.”

Adi Darmawan Leksono

Gagal di 2019, Tak Lantas Menyerah

Kerja keras Adi mulai membuahkan hasil. Ia mencatatkan berbagai prestasi dari level daerah hingga provinsi, sebelum akhirnya menembus Timnas Hoki Indoor Indonesia saat masih berstatus mahasiswa.

Namun, jalannya menuju tim nasional tidak selalu mulus. Pada persiapan SEA Games 2019 Filipina, Adi sempat mengikuti pemusatan latihan nasional, tetapi gagal masuk daftar akhir atlet yang diberangkatkan.

“Saya anggap itu bukan rezeki. Apalagi saat itu kondisi keuangan saya tidak mendukung untuk mengurus paspor dan visa untuk berangkat ke Eropa menjalani training camp,” ungkapnya.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Kegagalan tersebut justru menjadi titik balik. Adi bangkit dan kembali mendapatkan kesempatan berlatih dalam persiapan Kejuaraan Asia Cup 2021.

Baca juga: Mahasiswa Indonesia Kalahkan 200 Peserta Dunia, Startup ITB Sabet Penghargaan di Jepang

Puncak Perjuangan di SEA Games 2025

Puncak perjalanan panjang itu akhirnya terwujud di SEA Games 2025 Thailand. Adi menjadi bagian penting dari skuad Timnas Hoki Indoor Putra Indonesia yang sukses mempertahankan medali emas.

Dari stik pinjaman, uang jajan yang disisihkan, kegagalan di usia muda, hingga berdiri di podium tertinggi Asia Tenggara, perjalanan Adi menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah akhir segalanya.

Kesimpulan

Kisah Adi Darmawan Leksono bukan sekadar cerita tentang medali emas. Ini adalah kisah tentang keberanian bermimpi, konsistensi, dan kesetiaan pada proses di tengah keterbatasan hidup.

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#kisah inspiratif#Atlet Indonesia#SEA Games 2025#Adi Darmawan Leksono#Timnas Hoki Indoor Indonesia#SEA Games Thailand#Hoki Indoor#Prestasi Olahraga#Anak Buruh Pabrik
WI

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!