Beranda/Berita Kampus/Pendidikan Khas Kejogjaan Resmi Diterapkan Di Seluruh Sekolah DIY Mulai Ajaran 2026/2027
Berita Kampus

Pendidikan Khas Kejogjaan Resmi Diterapkan Di Seluruh Sekolah DIY Mulai Ajaran 2026/2027

WI
By Widiyanto
•9 September 2026•2 Menit Baca•17 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Pendidikan Khas Kejogjaan Resmi Diterapkan Di Seluruh Sekolah DIY Mulai Ajaran 2026/2027

Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan segera menerapkan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) di seluruh sekolah mulai tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan, dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.

Ketua Dewan Pendidikan DIY, Sutrisna Wibawa mengatakan, penerapan pelajaran tersebut akan dilakukan secara menyeluruh setelah sebelumnya diuji coba di sejumlah sekolah.

"Tadi kami diminta untuk segera ada 'kepyakan' atau peresmian untuk dilakukan di semua sekolah, mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP, SMA/SMK, dan juga perguruan tinggi," kata Sutrisna dikutip dari Antara, Senin (23/2/2026).

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Kebijakan ini merupakan arahan langsung Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, agar nilai-nilai Yogyakarta menjiwai seluruh peserta didik.

Sudah Diuji Coba Sejak 2024

Sutrisna menjelaskan bahwa pelaksanaan PKJ sebenarnya telah dimulai sejak 2024 melalui uji coba di 10 sekolah di DIY. Dari hasil evaluasi, program tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter siswa.

Menurut hasil pengukuran, nilai rata-rata indikator karakter mencapai 4,1 dalam skala 1 hingga 5.

"Artinya ini sudah bagus. Karena itu kami pun merasa sekolah lain perlu untuk melaksanakannya juga," kata dia.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Hasil tersebut menjadi dasar bagi Dewan Pendidikan DIY untuk memperluas implementasi PKJ ke seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut.

Bukan Mata Pelajaran Baru

PKJ bukanlah mata pelajaran baru yang berdiri sendiri. Program ini disisipkan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada.

Beberapa mata pelajaran yang akan terintegrasi dengan PKJ antara lain:

  1. Bahasa Jawa
  2. Bahasa Indonesia
  3. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
  4. Pendidikan Agama
Tugu Yogyakarta (Dok. en.wikipedia.org/wiki/)

Sebagai contoh, dalam pendidikan agama dapat disisipkan filosofi "sangkan paraning dumadi" yang mengajarkan asal-usul dan tujuan manusia diciptakan. Sementara dalam pelajaran Bahasa Indonesia maupun IPS dapat dimasukkan wacana dan konteks khas Yogyakarta.

Untuk tingkat perguruan tinggi, PKJ akan diberikan sejak masa pengenalan kampus. Skema ini sebenarnya telah mulai diterapkan di sejumlah perguruan tinggi di DIY.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Buku dan Bimtek Sudah Disiapkan

Dewan Pendidikan DIY memastikan kesiapan implementasi kebijakan ini. Buku PKJ serta berbagai media pembelajaran telah disiapkan. Selain itu, bimbingan teknis bagi tenaga pendidik juga akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

"Untuk pelaksanaannya, saat ini buku PKJ maupun media-media pembelajarannya sudah siap. Kami juga sudah menyiapkan serangkaian bimbingan teknis dan akan terus berlanjut kami lakukan," pungkas Sutrisna.

Ke depan, Dewan Pendidikan berharap akan semakin banyak penggalian nilai dan budaya Yogyakarta dari sisi keilmuan sehingga dapat memperkuat identitas serta karakter generasi muda di DIY.

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#kebijakan pendidikan#dunia pendidikan#pendidikan karakter#Pendidikan Khas Kejogjaan#DIY#Sri Sultan Hamengku Buwono X#Sekolah Yogyakarta#Kurikulum 2026#Dewan Pendidikan DIY#Budaya Yogyakarta
WI

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!