Beranda/Nasional/Lebih dari 13 Ribu Lulusan SMK dan Lembaga Kursus Diberangkatkan Kerja dan Magang ke Luar Negeri
Nasional

Lebih dari 13 Ribu Lulusan SMK dan Lembaga Kursus Diberangkatkan Kerja dan Magang ke Luar Negeri

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat lebih dari 13.000 lulusan SMK dan lembaga kursus telah diberangkatkan untuk bekerja maupun magang di luar negeri melalui program pemerintah.

Agnes Z. YonatanBy Agnes Z. Yonatan•30 Oktober 2026•5 Menit Baca•4 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Lebih dari 13 Ribu Lulusan SMK dan Lembaga Kursus Diberangkatkan Kerja dan Magang ke Luar Negeri

Pemerintah terus memperluas kesempatan kerja internasional bagi lulusan pendidikan vokasi melalui program penempatan kerja dan magang di luar negeri.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, mengungkapkan bahwa jumlah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) yang telah diberangkatkan ke berbagai negara kini melampaui 13 ribu orang.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah kegiatan pelepasan peserta magang dan kerja luar negeri yang diselenggarakan di Performance Hall Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (29/10/2026).

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Dalam kegiatan tersebut, Kemendikdasmen melepas 3.030 lulusan SMK dan LKP untuk mengikuti program magang maupun bekerja di sejumlah negara tujuan.

Menurut Abdul Mu'ti, kegiatan tersebut merupakan pelepasan kelima yang diselenggarakan selama masa kepemimpinannya sebagai Mendikdasmen.

Sebanyak 3.030 Lulusan SMK dan LKP Mengikuti Program Penempatan

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti pelepasan terdiri atas 1.530 lulusan SMK dan 1.500 lulusan LKP.

Sebanyak 1.530 peserta dari jalur SMK berasal dari 231 sekolah yang tersebar di 26 provinsi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 450 peserta merupakan lulusan dari 32 SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Berdasarkan skema penempatannya, sebanyak 1.066 lulusan SMK akan mengikuti program magang di luar negeri, sedangkan 464 peserta lainnya disiapkan untuk bekerja.

Sementara itu, peserta dari jalur LKP berjumlah 1.500 orang yang berasal dari 17 lembaga kursus dan pelatihan di tiga provinsi, yakni DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

DI Yogyakarta menjadi salah satu wilayah dengan kontribusi peserta terbesar dalam program tersebut. Sebanyak 1.369 lulusan berasal dari 15 LKP yang beroperasi di provinsi tersebut.

Keterlibatan sekolah kejuruan dan lembaga kursus dari berbagai daerah menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses lulusan pendidikan vokasi terhadap peluang kerja internasional.

Jepang hingga Jerman Jadi Negara Tujuan Penempatan

Para peserta yang mengikuti program penempatan kerja dan magang direncanakan berangkat ke berbagai negara, baik di kawasan Asia maupun Eropa.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Tatang Muttaqin menyampaikan bahwa sejumlah negara tujuan meliputi Jepang, Jerman, Türkiye, Bulgaria, Korea Selatan, dan Malaysia. Selain itu, terdapat peluang penempatan di beberapa negara kawasan Timur Tengah serta negara lainnya.

Keberagaman negara tujuan tersebut menunjukkan bahwa peserta perlu mempersiapkan kemampuan sesuai dengan kebutuhan industri dan lingkungan kerja di masing-masing negara.

Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam persiapan keberangkatan. Tatang mengungkapkan bahwa sejumlah peserta telah menunjukkan kemampuan berbahasa Jepang, sementara peserta lainnya mempersiapkan bahasa yang digunakan di negara tujuan masing-masing.

Persiapan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu lulusan menyesuaikan diri dengan budaya kerja, komunikasi profesional, dan tuntutan pekerjaan di lingkungan internasional.

Lebih dari 13 Ribu Peserta Telah Diberangkatkan ke Luar Negeri

Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebutkan bahwa program penempatan lulusan SMK dan LKP di luar negeri telah dilaksanakan dalam beberapa gelombang.

Hingga kegiatan pelepasan pada 29 Oktober 2026, jumlah peserta yang telah diberangkatkan melalui program pemerintah disebut telah mencapai lebih dari 13 ribu orang.

Menurut Mu'ti, sebagian besar lulusan yang mengikuti program tersebut ditempatkan untuk bekerja secara penuh waktu, sementara sebagian lainnya menjalani kegiatan magang.

Pelaksanaan program ini diharapkan dapat membantu lulusan pendidikan vokasi memperoleh pengalaman profesional sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi kebutuhan pasar kerja internasional.

Selain mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan kerja luar negeri, peserta juga berkesempatan mengembangkan keterampilan teknis dan kemampuan beradaptasi dengan sistem kerja yang berbeda.

Pemerintah berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi lulusan dalam mengembangkan karier sesuai bidang keahlian yang telah dipelajari selama mengikuti pendidikan maupun pelatihan.

Pemerintah Dorong Pendidikan Vokasi yang Lebih Terjangkau

Selain memperluas penempatan kerja internasional, Kemendikdasmen juga menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas.

Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya diarahkan kepada sekolah kejuruan dan lembaga kursus, tetapi juga berbagai inisiatif masyarakat yang menyediakan layanan pendidikan.

Menurutnya, kesempatan mendapatkan pendidikan dan pelatihan perlu terus diperluas agar lebih banyak masyarakat dapat memperoleh keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Pemerintah juga berupaya mengembangkan layanan pendidikan yang lebih fleksibel, terjangkau, dan mudah diakses.

Penguatan pendidikan vokasi melalui SMK maupun LKP menjadi salah satu pendekatan yang ditempuh untuk meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

Dengan dukungan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh kemampuan teknis, tetapi juga memiliki kesiapan untuk menghadapi perubahan kebutuhan industri.

Penempatan Luar Negeri Jadi Bagian dari Upaya Meningkatkan Daya Saing Lulusan SMK

Program kerja dan magang luar negeri turut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam merespons persoalan penyerapan tenaga kerja dari lulusan SMK.

Selama ini, tingginya pengangguran di kalangan lulusan pendidikan kejuruan menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa pemerintah berupaya menjawab persoalan tersebut melalui berbagai program yang dapat meningkatkan keterhubungan antara pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.

Salah satunya dilakukan dengan memperluas kesempatan penempatan kerja bagi lulusan SMK dan lembaga kursus, termasuk melalui kerja sama dan peluang di luar negeri.

Pemerintah juga terus mendorong inovasi pendidikan kejuruan agar lulusan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dengan lebih dari 13 ribu peserta yang telah diberangkatkan dan tambahan 3.030 lulusan dalam kegiatan pelepasan terbaru, program ini menjadi salah satu upaya memperluas jalur transisi dari pendidikan vokasi menuju dunia kerja.

Meski demikian, keberhasilan jangka panjang program juga perlu dilihat dari keberlanjutan penempatan, kesesuaian pekerjaan dengan kompetensi lulusan, serta manfaat pengalaman kerja yang diperoleh para peserta.

Melalui penguatan pendidikan dan pelatihan yang berorientasi pada kebutuhan industri, pemerintah berharap lulusan SMK dan LKP memiliki lebih banyak pilihan untuk membangun karier, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

Baca Juga: SMK Go Global 2026 Resmi Dibuka, Lulusan SMK Bisa Kerja ke Luar Negeri

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Agnes Z. Yonatan

Penulis: Agnes Z. Yonatan

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!