Beranda/Berita Kampus/Bertahan di Era Gempuran Digital, Lapak Kaset Pita Ini Antar Tiga Anak Lulus Jadi Sarjana
Berita Kampus

Bertahan di Era Gempuran Digital, Lapak Kaset Pita Ini Antar Tiga Anak Lulus Jadi Sarjana

Di tengah gempuran digital dan layanan streaming, lapak kaset pita milik Priyo Sanyoto di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, masih bertahan. Dari lapak sederhana itu, ia mampu mengantarkan ketiga anaknya menamatkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

RA
By Raka
•9 September 2026•3 Menit Baca•17 Dilihat•3 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Bertahan di Era Gempuran Digital, Lapak Kaset Pita Ini Antar Tiga Anak Lulus Jadi Sarjana

Di tengah dominasi lapak busana dan cendera mata di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, sebuah sudut kecil berisi kaset pita dan CD lawas masih bertahan melawan arus zaman. Lapak sederhana itu dikelola oleh Priyo Sanyoto (68), pedagang kaset yang telah menjaga denyut musik analog selama lebih dari tiga dekade.

Di saat musik kini hadir dalam genggaman lewat layanan digital dan streaming, lapak Priyo menjadi saksi bisu perubahan besar dalam industri musik. Hari-hari tanpa pembeli bukan lagi hal asing baginya.

“Terkadang dalam sehari ya blong, tidak ada sama sekali yang beli,” ujar Priyo saat ditemui di lapaknya, Selasa (16/12). Meski demikian, ia tetap membuka lapak dan menyambut siapa pun yang datang, bahkan sekadar untuk berbincang.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Lapak kaset pita milik Priyo Sanyoto di Pasar Beringharjo Yogyakarta
Lapak kaset pita milik Priyo Sanyoto di Pasar Beringharjo, Yogyakarta.

Bertahan Sejak 1988

Priyo mulai berjualan kaset sejak tahun 1988, ketika kaset pita menjadi medium utama distribusi musik. Ia merasakan masa keemasan pada era 1990-an hingga awal 2000-an, sebelum perlahan tersisih oleh kehadiran CD, MP3, hingga layanan streaming digital.

Dari puluhan pedagang kaset yang pernah meramaikan Pasar Beringharjo, kini hanya Priyo yang tersisa. Lapaknya menjadi yang terakhir, berdiri sendiri di tengah perubahan selera dan teknologi.

  • Kaset pita musik lawas
  • CD analog era 1990-an
  • Rilisan langka dan koleksi kolektor
  • The Beatles
  • Rolling Stones
  • Queen

Kini, lapaknya lebih sering didatangi oleh kolektor musik lawas dari berbagai daerah. Kaset-kaset lama, terutama edisi yang tergolong langka, masih memiliki peminat tersendiri.

“Ini masih baru, tapi saya jualnya harga bekas,” kata Priyo sambil menunjukkan kaset Light Classics Vol. 3 karya Waldo de los Rios.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Meski pendapatan tak lagi menjanjikan seperti masa lalu, lapak kaset tersebut menyimpan jejak penting dalam perjalanan hidup Priyo. Pada masa kejayaannya, hasil berjualan kaset mampu mengantarkan ketiga anaknya menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Anak saya tiga, semuanya kuliah. Dari kaset,” ucapnya singkat, dengan nada bangga.


Lebih dari Sekadar Lapak

Hari ini, realitas ekonomi tak lagi berpihak seperti dahulu. “Tidak bisa buat cari uang seperti zaman dulu. Untuk makan sendiri saja kadang kurang,” tutur Priyo jujur. Namun ia memilih untuk tetap bertahan.

Berjualan kaset kini menjadi cara Priyo mengisi hari di masa tuanya. “Buat hiburan,” katanya. Lapak kecil itu tak hanya menjadi tempat berdagang, tetapi juga ruang berbagi cerita dan kenangan.

Kaset pita dan CD lawas di lapak Pasar Beringharjo
Kaset pita dan CD lawas yang masih dirawat dengan telaten.

Lebih dari sekadar pedagang, Priyo adalah penjaga memori. Di tengah hiruk-pikuk Pasar Beringharjo, lapaknya menjadi pengingat bahwa musik analog pernah menghidupi keluarga, membesarkan anak-anak, dan meninggalkan warisan yang tak sepenuhnya bisa digantikan oleh layar gawai.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#pasar beringharjo#lapak kaset pita#pedagang kaset#kisah inspiratif#era digital#musik analog#pendidikan anak#kisah perjuangan#human interest#yogyakarta
RA

Penulis: Raka

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (3)

Memeriksa status sesi...
🏦 Payment 169.38 Dollars ->> graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21-3?hs=602245d43cadfb504256e25ac478e63d& 🏦29 Jul 2026

qpb9jw

🔄🪙 Transfer 1.824781 Bitcoin. Next > telegra.ph/COMPENSATION-05-12-9?hs=602245d43cadfb504256e25ac478e63d& 🔄🪙3 Jul 2026

2x3v9u

💼 + 169.13 USDC ->> graph.org/BALANCE-3682444-USD-04-21-3?hs=602245d43cadfb504256e25ac478e63d& 💼2 Jul 2026

kp1fxs