Beranda/Berita Kampus/Kampus Hancur Diserang Israel, UGM Siapkan Pendidikan Aman bagi Mahasiswa Gaza dan Perluas Akses Pendidikan untuk Daerah 3T
Berita Kampus

Kampus Hancur Diserang Israel, UGM Siapkan Pendidikan Aman bagi Mahasiswa Gaza dan Perluas Akses Pendidikan untuk Daerah 3T

Serangan militer Israel yang terus berlangsung di Gaza, Palestina, tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga menghancurkan berbagai fasilitas publik, termasuk institusi pendidikan. Salah satu kampus yang terdampak parah adalah Al-Azhar University Gaza yang mengalami kerusakan besar akibat serangan bom.

WI
By Widiyanto
•9 September 2026•2 Menit Baca•15 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Kampus Hancur Diserang Israel, UGM Siapkan Pendidikan Aman bagi Mahasiswa Gaza dan Perluas Akses Pendidikan untuk Daerah 3T

Serangan militer Israel yang terus berlangsung di Gaza, Palestina, tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga menghancurkan berbagai fasilitas publik, termasuk institusi pendidikan. Salah satu kampus yang terdampak parah adalah Al-Azhar University Gaza yang mengalami kerusakan besar akibat serangan bom.

Di tengah situasi tersebut, Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan pendidikan para pelajar di Gaza. Kampus yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta itu berkomitmen membuka peluang bagi calon mahasiswa asal Gaza untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia.

Dekan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Prof dr Yodi Mahendradhata, M Sc, Ph D, FRSPH mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada delapan mahasiswa asal Gaza yang sedang mengikuti proses seleksi masuk UGM.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

"Salah satu dari mahasiswa tersebut bernama Dina, mahasiswa kedokteran asal Al-Azhar University Gaza yang terpaksa terhenti pada 2023, sebab kampusnya menjadi sasaran bom hingga hancur lebur," katanya dikutip dari laman UGM, Sabtu (7/3/2026).

Menurut Yodi, langkah ini merupakan bagian dari komitmen UGM untuk membantu membangkitkan kembali pendidikan kedokteran dan kesehatan di Gaza. Dengan menyediakan ruang belajar yang aman, UGM berharap para mahasiswa ini dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa gangguan konflik.

"Cerita Dina dan teman-temannya tersebut merupakan satu sekian banyak catatan yang mewarnai fakultas ini dalam mencerdaskan dan memajukan kesehatan bangsa dan dunia," ungkapnya.

UGM Fasilitasi Mahasiswa dari Wilayah 3T

Foto: Detak.co

Selain memberikan kesempatan bagi mahasiswa asal Gaza, UGM juga terus memperluas akses pendidikan bagi mahasiswa dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Indonesia.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Yodi menuturkan bahwa banyak kisah inspiratif datang dari mahasiswa yang berasal dari daerah tersebut. Salah satunya adalah dr Merlins Renatasia Waromi, Sp MK, lulusan UGM asal Papua.

Merlins menjadi salah satu lulusan tercepat pada jenjang pendidikan dokter spesialis. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya hanya dalam waktu 3 tahun 6 bulan 12 hari.

Kisah tersebut menjadi motivasi bagi UGM untuk terus membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa dari berbagai daerah yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.

"Alhamdulillah bulan lalu, kita turut menorehkan sejarah, saat FK Uncen meluncurkan PPDS pertama di tanah Papua, PPDS anestesi," jelas Yodi.

Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya FK UGM untuk meningkatkan jumlah lulusan di bidang kesehatan. Berdasarkan data terbaru, FK UGM telah melahirkan sekitar 8,1 persen guru besar yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan di Indonesia.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Melalui berbagai program tersebut, UGM berharap dapat terus berkontribusi dalam memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia, baik di tingkat nasional maupun global.

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#pendidikan tinggi#UGM#Gaza#Palestina#Universitas Gadjah Mada#Pendidikan Kedokteran#Israel#Mahasiswa Gaza#Konflik Gaza#Kampus Gaza
WI

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!