Beranda/Berita Kampus/Dua Pelajar SMK Asal Depok Berhasil 'Bobol' Sistem Keamanan NASA, Kini Dapat Penghargaan Dari NASA
Berita Kampus

Dua Pelajar SMK Asal Depok Berhasil 'Bobol' Sistem Keamanan NASA, Kini Dapat Penghargaan Dari NASA

WI
By Widiyanto
•9 September 2026•3 Menit Baca•33 Dilihat•0 Komentar
ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Dua Pelajar SMK Asal Depok Berhasil 'Bobol' Sistem Keamanan NASA, Kini Dapat Penghargaan Dari NASA

Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok, kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan. Dua siswa SMK Taruna Bhakti berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat internasional setelah menemukan celah keamanan (vulnerability) pada sistem digital milik NASA dan memperoleh pengakuan resmi dari lembaga tersebut.

Kedua siswa tersebut adalah Rakha Hayya Ilhamsyah dan Balqis Amanda, yang saat ini duduk di kelas 11 jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

Awal Ketertarikan di Dunia Cyber Security
Rakha menceritakan bahwa ketertarikannya pada dunia cyber security bermula dari rasa penasaran yang berkembang menjadi minat serius.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

“Awalnya iseng-iseng. Terus mulai tertarik karena saudaranya teman pernah juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS). Dari situ kita mulai kenal bug hunting sama penetration testing, ya awal masuk ke dunia cyber,” kata Rakha seperti dikutip dari berita.depok.go.id, Minggu (26/4/2026).

Sementara itu, Balqis mengungkapkan bahwa mereka terdorong mengikuti program bug hunting karena melihat perkembangan di daerah lain.

“Kita ikut lewat platform resmi. Awalnya juga diajak. Di daerah lain seperti Lampung, Pekanbaru, bahkan Surabaya sudah ada, tapi di Depok belum,” katanya.

Proses Penemuan Celah Keamanan
Dalam praktiknya, Rakha dan Balqis melakukan pemindaian terhadap berbagai aset digital, termasuk domain milik NASA, untuk menemukan potensi kerentanan.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

“Kita scanning domain, cari link eksternal yang sudah mati tapi masih tercantum. Itu berisiko karena bisa diambil alih hacker dan disalahgunakan,” jelas Rakha.

Setelah menemukan celah, mereka melaporkannya melalui platform resmi seperti Bugcrowd dan HackerOne. Proses ini memerlukan verifikasi berlapis sebelum diteruskan ke pihak terkait.

“Setelah submit, dicek dulu sama platform. Kalau valid baru diteruskan ke NASA,” ungkap Balqis.

Proses validasi dapat memakan waktu hingga 90 hari, tergantung kompleksitas kasus. Jika laporan dinyatakan valid, pelapor akan menerima penghargaan berupa sertifikat atau letter of recognition.

“Kalau valid biasanya dapat semacam pengakuan atau letter of recognition,” tambahnya.

SPONSORED CONTENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container

Belajar Mandiri dan Dukungan Sekolah
Menariknya, kemampuan mereka di bidang cyber security tidak sepenuhnya berasal dari kurikulum sekolah, melainkan hasil belajar mandiri atau otodidak. Namun, pihak sekolah tetap memberikan dukungan signifikan.

“Kebetulan sekolah kami sangat mendukung apa yang kami lakukan. Sekolah juga mengajarkan kami basic-basic networkingnya,” kata Rakha.

Keduanya juga mengapresiasi komunitas serta mentor yang telah membantu perjalanan mereka.

"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada teman-teman dan instruktur dari spectrasec.id, terutama kakak Musa Hamongan Lubis, yang merupakan top 1 di Leaderboard Hacker Komdigi," ungkap Balqis.

Harapan dan Rencana Masa Depan
Ke depan, Rakha dan Balqis bertekad untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, khususnya cyber security. Mereka menargetkan untuk melanjutkan pendidikan ke sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, hingga Universitas Gadjah Mada.

“Pengennya bisa lanjut kuliah dan mendalami cyber security lebih serius,” tutup Balqis.

ADVERTISEMENTKamusMahasiswa Network
Prefetch Container
Tag Terkait:#kisah inspiratif#Pendidikan Indonesia#teknologi informasi#Prestasi Siswa#Cyber Security Indonesia#Bug Hunting#NASA#SMK Taruna Bhakti#Anak Muda Berprestasi#Hacker Indonesia
WI

Penulis: Widiyanto

Tim redaksi & kontributor Kamus Mahasiswa. Berkomitmen menyajikan informasi terpercaya seputar beasiswa, tips akademik, dan dunia mahasiswa Indonesia.

Komentar Pengunjung (0)

Memeriksa status sesi...

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!