Jawa Barat Dominasi Asal Mahasiswa Baru ITB 2026
Kebanyakan maba ITB 2026 berasal dari Jawa Barat, tembus 2.076 mahasiswa.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menerima mahasiswa baru dari seluruh 38 provinsi di Indonesia pada tahun akademik 2026/2027. Hal tersebut disampaikan dalam Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru, yang turut memaparkan sebaran asal sekolah para mahasiswa berdasarkan provinsi.
Table Of Content
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, mengungkapkan bahwa keberagaman asal mahasiswa mencerminkan jangkauan penerimaan ITB yang semakin luas. Selain berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, angkatan tahun ini juga mencakup 97 mahasiswa dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), serta 10 mahasiswa yang diterima melalui jalur afirmasi pendidikan.
Mahasiswa dari wilayah 3T berasal dari berbagai daerah, di antaranya Kepulauan Riau, Riau, Aceh, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan.
Baca Juga: Inovasi Mahasiswa ITB: Rancang Sistem Rantai Pasok Berbasis AI Guna Tekan Food Loss
Jawa Barat Menjadi Penyumbang Mahasiswa Terbanyak
Berdasarkan data penerimaan mahasiswa baru 2026, Jawa Barat menjadi provinsi asal SMA dengan jumlah mahasiswa terbanyak yang diterima di ITB. Posisi tersebut diikuti oleh DKI Jakarta dan Banten.
Berikut 10 provinsi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak di ITB berdasarkan asal SMA:
| Peringkat | Provinsi | Jumlah Mahasiswa |
|---|---|---|
| 1 | Jawa Barat | 2.076 |
| 2 | DKI Jakarta | 1.026 |
| 3 | Banten | 645 |
| 4 | Jawa Tengah | 399 |
| 5 | Jawa Timur | 335 |
| 6 | Sumatera Utara | 208 |
| 7 | Daerah Istimewa Yogyakarta | 104 |
| 8 | Sumatera Selatan | 86 |
| 9 | Riau | 77 |
| 10 | Sumatra Barat | 77 |
Dominasi provinsi di Pulau Jawa masih terlihat cukup kuat, dengan lima besar seluruhnya berasal dari wilayah tersebut. Namun, mahasiswa dari berbagai provinsi di luar Jawa juga turut mengisi bangku perkuliahan ITB, menunjukkan cakupan seleksi yang semakin merata.
Mahasiswa Laki-laki Masih Mendominasi
Dari sisi komposisi gender, mahasiswa baru laki-laki masih mendominasi angkatan 2026 dengan proporsi sebesar 57,7%, sedangkan mahasiswa perempuan mencapai 43,3%.
Meski demikian, beberapa fakultas memiliki komposisi yang berbeda. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) menjadi fakultas dengan persentase mahasiswi tertinggi, yakni mencapai 78%. Sebaliknya, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) didominasi oleh mahasiswa laki-laki dengan proporsi sekitar 81%.
Mahasiswa Termuda Berusia 15 Tahun
Angkatan baru ITB tahun ini juga diwarnai oleh mahasiswa dengan usia yang relatif muda. Mahasiswa termuda tercatat berusia 15 tahun, sementara mahasiswa termuda lainnya berusia 16 tahun 1 bulan.
Selain itu, terdapat mahasiswa baru yang berasal dari wilayah paling jauh dari kampus ITB, yaitu Merauke dan Jayawijaya. Kehadiran mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia menunjukkan bahwa ITB terus menjadi tujuan pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa dari beragam latar belakang dan wilayah.
Sebaran mahasiswa baru yang mencakup seluruh provinsi, termasuk daerah 3T dan jalur afirmasi, mencerminkan upaya ITB untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menjaga keberagaman di lingkungan kampus.
Baca Juga: Tersedia Hingga 70 Formasi, ITB Buka Rekrutmen Terbuka Calon Dosen Tidak Tetap Tahun 2026