Lebih dari 100 Mahasiswa Disabilitas Kuliah di UNJ, Seleksi Khusus Kembali Dibuka!
UNJ menerima 15-30 mahasiswa disabilitas setiap tahun, simak syarat pendaftarannya berikut.
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif. Setiap tahun, kampus ini menerima puluhan mahasiswa penyandang disabilitas melalui berbagai jalur seleksi masuk perguruan tinggi.
Table Of Content
Dosen UNJ yang juga tergabung dalam Tim Pendidikan Tinggi Inklusif Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Asep Supena, mengungkapkan bahwa rata-rata terdapat 15 hingga 30 mahasiswa disabilitas yang diterima setiap tahun. Dengan jumlah penerimaan yang konsisten, saat ini total mahasiswa disabilitas yang menempuh pendidikan di UNJ telah melampaui 100 orang.
Penerimaan Melalui Jalur Umum dan Jalur Khusus
Menurut Asep, mahasiswa disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seluruh jalur seleksi masuk yang tersedia, mulai dari Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), hingga jalur mandiri.
Banyak calon mahasiswa disabilitas yang berhasil lolos melalui jalur reguler bersama peserta lainnya. Namun, apabila jumlah mahasiswa disabilitas yang diterima melalui jalur umum masih belum memenuhi kuota yang tersedia, UNJ akan membuka mekanisme seleksi khusus.
Seleksi ini ditujukan bagi calon mahasiswa disabilitas yang sebelumnya telah mengikuti jalur reguler tetapi belum berhasil lolos. Mereka kemudian akan mendapatkan kesempatan mengikuti proses wawancara khusus sebagai bagian dari penilaian lanjutan.
Wawancara Jadi Penentu Seleksi
Dalam proses wawancara, tim seleksi akan menggali berbagai aspek, mulai dari motivasi belajar, minat terhadap program studi yang dipilih, hingga kesiapan dan kapasitas calon mahasiswa untuk mengikuti pendidikan di perguruan tinggi.
Meski demikian, tidak semua peserta yang mengikuti wawancara otomatis diterima. Hasil seleksi tetap mempertimbangkan kesesuaian antara motivasi, kemampuan akademik, dan kesiapan peserta dalam menjalani perkuliahan.
Melalui mekanisme tersebut, UNJ berupaya memastikan bahwa setiap mahasiswa yang diterima memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan menyelesaikan studi dengan baik.
Pendaftaran Jalur Mandiri Disabilitas Masih Berlangsung
Saat ini, UNJ masih membuka pendaftaran Jalur Mandiri Disabilitas Tahun 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal Penmaba UNJ dan akan berlangsung hingga 10 Juli 2026.
Program ini diperuntukkan bagi warga negara Indonesia yang merupakan lulusan SMA/sederajat atau Paket C tahun 2024, 2025, dan 2026. Peserta juga tidak boleh telah diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP maupun SNBT tahun 2026.
Calon mahasiswa dapat memilih maksimal dua program studi pada jenjang Sarjana (S1) maupun Sarjana Terapan (D4). Biaya pendaftaran yang dikenakan sebesar Rp350 ribu.
Jadwal Seleksi
Adapun tahapan Seleksi Mandiri Disabilitas UNJ 2026 meliputi:
- Pendaftaran: 25 Mei–10 Juli 2026
- Ujian tulis dan wawancara psikologi: 18 Juli 2026
- Pengumuman hasil seleksi: 30 Juli 2026
Melalui berbagai skema penerimaan tersebut, UNJ menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi yang lebih setara dan ramah bagi penyandang disabilitas. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Baca Juga: 11 PTN yang Masih Buka Jalur Mandiri 2026, Ada UI, ITB hingga Unair