Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur UM-PTKIN 2026 UIN Walisongo: Prodi PAI Sediakan Daya Tampung Terbanyak!
UIN Walisongo Semarang sediakan kuota sebanyak 1.650 kursi untuk mahasiswa baru jalur UM-PTKIN 2026.
Pendaftaran seleksi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 telah resmi dibuka pada Senin, 13 April dan berlangsung hingga Sabtu, 30 Mei 2026. UM-PTKIN 2026 ini diikuti oleh 59 perguruan tinggi yang terdiri dari 58 PTKIN dan satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Salah satu PTKIN yang paling diminati dan menyediakan kuota mahasiswa yang cukup banyak yakni Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Kuota mahasiswa baru pada seleksi UM-PTKIN UIN Walisongo 2026 mencapai hingga 1.650 kursi yang tersebar di 28 program studi (prodi) dengan rincian daya tampung sebagai berikut:
Daftar Program Studi dan Kuota
- S1 Hukum Pidana Islam: 56
- S1 Hukum Ekonomi Syari’ah: 64
- S1 Hukum Keluarga Islam: 64
- S1 Ilmu Falak: 48
- S1 Aqidah dan Filsafat Islam: 48
- S1 Ilmu Al Qur’an dan Tafsir: 64
- S1 Tasawuf dan Psikoterapi: 48
- S1 Studi Agama-Agama: 16
- S1 Ilmu Seni dan Arsitektur Islam: 64
- S1 Ilmu Hadis: 24
- S1 Pendidikan Agama Islam: 144
- S1 Pendidikan Bahasa Arab: 48
- S1 Manajemen Pendidikan Islam: 48
- S1 Pendidikan Bahasa Inggris: 64
- S1 Pendidikan Guru MI: 64
- S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini: 32
- S1 Bimbingan dan Penyuluhan Islam: 72
- S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam: 100
- S1 Manajemen Dakwah: 64
- S1 Pengembangan Masyarakat Islam: 48
- S1 Manajemen Haji dan Umroh: 80
- S1 Ekonomi Islam: 80
- S1 Perbankan Syari’ah: 48
- Akuntansi Syari’ah: 80
- S1 Pendidikan Matematika: 56
- S1 Pendidikan Kimia: 42
- S1 Pendidikan Fisika: 28
- S1 Pendidikan Biologi: 56
Secara keseluruhan, persebaran kuota UM-PTKIN 2026 di UIN Walisongo Semarang menunjukkan fokus yang kuat pada prodi keagamaan dan ekonomi syariah. S1 Pendidikan Agama Islam menjadi prodi dengan daya tampung paling dominan mencapai 144 kursi, diikuti oleh S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam serta beberapa prodi ekonomi dengan kuota 80-100 kursi. Hal ini mengindikasikan bahwa jurusan-jurusan tersebut merupakan prodi unggulan. Namun, meski demikian kemungkinan besar juga memiliki pendaftar yang sangat tinggi sehingga persaingan tetap kompetitif.
Di sisi lain, terdapat beberapa program studi yang memiliki daya tampung terbatas, seperti prodi seperti S1 Studi Agama-Agama (16) dan S1 Ilmu Hadis (24). Sementara itu, kelompok prodi pendidikan sains seperti Kimia, Fisika, dan Biologi cenderung memiliki kuota menengah yakni rentang 28 hingga 56 kursi.