Mahasiswa KIP-K Unpad Tembus Jurnal Internasional Q1, IPK 3,81
Prestasi membanggakan datang dari Aditya Nanda Riandhi, wisudawan Universitas Padjadjaran Tahap II Tahun Akademik 2025/2026. Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital tersebut berhasil menembus...
Prestasi membanggakan datang dari Aditya Nanda Riandhi, wisudawan Universitas Padjadjaran Tahap II Tahun Akademik 2025/2026. Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital tersebut berhasil menembus publikasi internasional kuartil 1 (Q1) melalui karya ilmiahnya di jurnal bereputasi global.
Sebagai penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K), Aditya membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk berprestasi di level internasional. Artikel ilmiahnya berjudul “AI and Consumer Behavior: Trends, Technologies, and Future Directions from a Scopus-Based Systematic Review” diterbitkan dalam jurnal Cogent Business and Management oleh penerbit akademik ternama Taylor & Francis.
Pertama Kali Menulis Artikel Jurnal
Aditya mengungkapkan, awalnya ia hanya menargetkan publikasi di jurnal nasional terakreditasi. Namun, diskusi dengan dosen pembimbingnya membuka peluang lebih besar untuk menembus jurnal internasional.
“Menulis artikel ini menjadi salah satu momen yang paling berkesan bagi saya selama menjadi mahasiswa di Unpad. Berbekal mata kuliah metodologi penelitian di semester sebelumnya, saya memberanikan diri menghubungi dosen untuk mulai menyusun artikel lebih awal,” ujar Aditya, yang dikutip dari laman Unpad, Rabu (18/2/2026).
“Awalnya saya hanya menargetkan publikasi di jurnal nasional terakreditasi. Namun setelah berdiskusi dengan dosen, kami mencoba menembus jurnal internasional. Sempat ada keraguan karena belum pernah menulis artikel sebelumnya, tetapi saya memilih untuk mencoba,” imbuhnya.
Proses publikasi tidak berjalan instan. Ia sempat menerima major revision dengan catatan revisi bersifat substansial. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus memperbaiki dan menyempurnakan karya ilmiah tersebut.
Berkat dukungan intensif dari dosen pembimbing, artikelnya akhirnya dinyatakan diterima pada Agustus 2025 sebagai jurnal terindeks Q1. Artikel tersebut juga telah memperoleh sejumlah sitasi.
Konsisten dari Awal Kuliah hingga Lulus
Aditya membagikan sejumlah kunci keberhasilannya menembus jurnal internasional:
- Teguh dan konsisten sejak awal perkuliahan hingga lulus.
- Tidak pernah absen dalam perkuliahan dan selalu tepat waktu.
- Rajin mencatat setiap materi yang diberikan dosen.
- Membangun relasi dan komunikasi yang baik dengan pengajar.
- Berani memulai lebih awal dan tidak takut mencoba hal baru.
Menurutnya, komunikasi yang baik dengan dosen dapat membuka peluang kolaborasi dan pengembangan diri yang lebih luas di lingkungan kampus.
Kedisiplinan tersebut membuahkan hasil nyata. Aditya lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,81. Selain dukungan dosen, ia juga menilai peran kampus sangat penting melalui kerja sama dengan berbagai jurnal internasional serta skema pembiayaan publikasi artikel ilmiah.
Sebagai penerima KIP-K sejak awal kuliah, ia mengaku sangat terbantu karena dapat fokus menempuh pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya.
Pesan untuk Mahasiswa
Aditya berpesan kepada mahasiswa agar tetap fokus dalam perkuliahan dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif. Menurutnya, prestasi lahir dari konsistensi, disiplin, dan kemauan keras untuk terus belajar.
Pengalamannya membuktikan bahwa dukungan institusi dan komitmen pribadi dapat berjalan beriringan dalam melahirkan capaian akademik.
“Saya berpikir ketika sudah mendapatkan kesempatan dan dukungan untuk bisa berkuliah seperti itu maka tanggung jawab kita adalah menjalankannya dengan sungguh-sungguh, serta dapat mencetak prestasi,” tuturnya.