Libur awal puasa atau Ramadhan 2026 dipastikan dimulai pada minggu depan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah kembali menetapkan jadwal khusus libur sekolah bagi siswa jenjang SD hingga SMA sederajat. Kebijakan ini berlaku secara nasional, sementara mahasiswa menyesuaikan dengan kalender akademik masing-masing perguruan tinggi.
Pemerintah menegaskan bahwa pembelajaran selama bulan Ramadhan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga diarahkan sebagai momentum penguatan karakter. Menko PMK Pratikno menekankan pentingnya Ramadhan sebagai bagian dari pendidikan nilai bagi peserta didik.
“Ramadhan adalah momentum pendidikan karakter. Oleh karena itu, pembelajaran kita arahkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sesuai agama dan keyakinan murid, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial dan kebiasaan positif,” ujar Menko PMK, dilansir dari laman resminya.

Selama Ramadhan, pemerintah mendorong penguatan materi keagamaan sesuai agama masing-masing peserta didik. Bagi siswa Muslim, kegiatan dapat berupa tadarus Alquran, pesantren kilat, kajian keislaman, serta aktivitas lain yang mendukung penguatan iman, takwa, dan akhlak mulia. Sementara itu, siswa non-Muslim difasilitasi melalui bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai keyakinan masing-masing.
Selain itu, pembelajaran juga diarahkan pada penguatan karakter sosial melalui berbagai kegiatan seperti berbagi takjil, penyaluran zakat dan santunan, kompetisi keagamaan seperti lomba adzan, musabaqah tilawatil quran (MTQ), cerdas cermat keagamaan, serta kegiatan edukatif dan sosial lainnya.
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026
Berdasarkan kesepakatan Kemendikdasmen, Kemenag, Kemenko PMK, serta kementerian terkait lainnya, jadwal libur sekolah awal puasa 2026 adalah sebagai berikut:
- Rabu, 18 Februari 2026
- Kamis, 19 Februari 2026
- Jumat, 20 Februari 2026
Setelah itu, siswa kembali mengikuti pembelajaran tatap muka mulai 23 Februari hingga 16 Maret 2026. Secara resmi, jumlah libur awal puasa adalah tiga hari.
Namun, libur siswa bisa menjadi lebih panjang karena sebelumnya sudah terdapat hari libur nasional dan cuti bersama, yaitu:
- Senin, 16 Februari 2026: Cuti Bersama Tahun Baru Imlek 2577
- Selasa, 17 Februari 2026: Libur Nasional Tahun Baru Imlek 2577
Dengan demikian, siswa sudah mulai libur sejak 16 Februari 2026. Jika ditambah akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu pada 21–22 Februari 2026, maka total libur siswa di awal Ramadhan bisa mencapai satu minggu penuh.
Libur Lebaran 2026
Jadwal libur Lebaran 2026 tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1497/2025, 2/2025, dan 5/2025 tentang Hari Libur dan Cuti Bersama Tahun 2026.
Berdasarkan kalender Kemenag, Idulfitri 1447 H atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Menariknya, Lebaran tahun ini berdekatan dengan Hari Suci Nyepi sehingga jadwal libur menjadi lebih panjang.
Sementara itu, Kemenko PMK juga merilis jadwal libur sekolah pasca-Ramadhan sebagai berikut:
- Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
- Kamis, 19 Maret 2026: Libur nasional Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
- Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026
- Sabtu, 21 Maret 2026: Libur hari pertama Idulfitri 2026
- Minggu, 22 Maret 2026: Libur hari kedua Idulfitri 2026
- Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026
- Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 2026
- Rabu, 25 Maret 2026: Libur sekolah pasca-Lebaran
- Kamis, 26 Maret 2026: Libur sekolah Lebaran
- Jumat, 27 Maret 2026: Libur sekolah Lebaran
Selain itu, terdapat tambahan libur reguler akhir pekan pada:
- Sabtu, 28 Maret 2026
- Minggu, 29 Maret 2026
Dengan demikian, selama periode Lebaran 2026, siswa dapat menikmati libur sekolah selama 12 hari berturut-turut.