10 Jurusan di UGM Sepi Peminat, Namun Peluang Kerjanya Besar
Universitas Gadjah Mada (UGM) masih menjadi salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Indonesia setiap tahunnya. Pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, UGM membuka...
Universitas Gadjah Mada (UGM) masih menjadi salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) favorit di Indonesia setiap tahunnya. Pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, UGM membuka sebanyak 93 program studi (prodi) untuk calon mahasiswa baru.
Berdasarkan data dari laman Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Fakultas Kedokteran UGM tercatat sebagai salah satu prodi dengan peminat terbanyak pada SNBP 2025, yaitu mencapai 1.979 pendaftar. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa terhadap jurusan-jurusan favorit.
Namun, di sisi lain, terdapat sejumlah prodi di UGM yang justru memiliki jumlah peminat relatif sedikit. Prodi-prodi ini bisa menjadi alternatif strategis bagi siswa yang ingin meningkatkan peluang lolos SNBP 2026, tentu dengan tetap mempertimbangkan minat dan potensi diri.
Berikut daftar 10 prodi UGM dengan peminat paling sedikit pada SNBP 2025:
- Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar (D4)
Jumlah peminat SNBP 2025: 74 - Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian (S1)
Jumlah peminat SNBP 2025: 94 - Bahasa dan Sastra Perancis (S1)
Jumlah peminat SNBP 2025: 101 - Bahasa, Sastra dan Budaya Jawa (S1)
Jumlah peminat SNBP 2025: 106 - Teknik Sumber Daya Air (S1)
Jumlah peminat SNBP 2025: 106 - Manajemen Sumber Daya Akuatik/Perikanan (S1)
Jumlah peminat SNBP 2025: 110 - Akuakultur (Budidaya Perikanan) (S1)
Jumlah peminat SNBP 2025: 118 - Pengembangan Produk Agroindustri (D4)
Jumlah peminat SNBP 2025: 127 - Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil (D4)
Jumlah peminat SNBP 2025: 132 - Pengelolaan Hutan (D4)
Jumlah peminat SNBP 2025: 136

Meski jumlah peminatnya relatif sedikit, bukan berarti prodi-prodi tersebut minim prospek. Banyak di antaranya justru memiliki peluang kerja yang spesifik dan dibutuhkan, terutama di sektor pertanian, kehutanan, infrastruktur, hingga kebudayaan.
Bagi calon mahasiswa SNBP 2026, memilih prodi dengan peminat lebih sedikit bisa menjadi strategi realistis untuk memperbesar peluang diterima, selama tetap sesuai dengan minat, bakat, dan rencana karier jangka panjang.