10 Kampus Indonesia Terbaik Versi THE WUR 2026, Ada 3 Kampus Swasta Yang Masuk Peringkat
Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2026 kembali merilis daftar perguruan tinggi terbaik dunia berdasarkan berbagai indikator, seperti kualitas pengajaran, reputasi riset,...
Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2026 kembali merilis daftar perguruan tinggi terbaik dunia berdasarkan berbagai indikator, seperti kualitas pengajaran, reputasi riset, sitasi ilmiah, kerja sama internasional, hingga keterlibatan industri. Pemeringkatan ini menjadi salah satu rujukan global paling bergengsi dalam menilai mutu perguruan tinggi.
Table Of Content
- 1. Universitas Indonesia (UI)
- 2. Universitas Sebelas Maret (UNS)
- 3. Binus University
- 4. Institut Teknologi Bandung (ITB)
- 5. Universitas Airlangga (Unair)
- 6. Universitas Gadjah Mada (UGM)
- 7. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
- 8. Universitas Padjadjaran (Unpad)
- 9. Universitas Katolik Atmajaya Indonesia
- 10. Universitas Diponegoro (Undip)
- Makna Peringkat bagi Pendidikan Indonesia
Dalam edisi 2026, sejumlah kampus Indonesia berhasil masuk ke dalam daftar universitas terbaik dunia. Meskipun belum ada yang menembus 500 besar global, capaian ini tetap menunjukkan peningkatan daya saing pendidikan tinggi Indonesia di level internasional.
Berikut daftar 10 kampus Indonesia terbaik versi THE WUR 2026:
1. Universitas Indonesia (UI)
Peringkat dunia: 801–1000
Universitas Indonesia menjadi kampus Indonesia dengan posisi tertinggi dalam THE WUR 2026. UI unggul dalam aspek riset, kolaborasi internasional, serta reputasi akademik di kawasan Asia Tenggara.
2. Universitas Sebelas Maret (UNS)
Peringkat dunia: 1001–1200
UNS menempati posisi kedua nasional. Kampus ini menunjukkan perkembangan signifikan dalam publikasi ilmiah dan kontribusi riset terapan.
3. Binus University
Peringkat dunia: 1201–1500
Sebagai perguruan tinggi swasta, Binus berhasil bersaing dengan kampus negeri. Keunggulan Binus terletak pada inovasi, kolaborasi industri, dan internasionalisasi pendidikan.
4. Institut Teknologi Bandung (ITB)
Peringkat dunia: 1201–1500
ITB dikenal sebagai kampus teknik dan sains terbaik di Indonesia. Kekuatan utamanya berada pada riset teknologi, rekayasa, dan kontribusi ke sektor industri.
5. Universitas Airlangga (Unair)
Peringkat dunia: 1201–1500
Unair menonjol dalam bidang kesehatan, kedokteran, dan ilmu sosial. Produktivitas riset menjadi salah satu faktor utama yang mengangkat peringkatnya.
6. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Peringkat dunia: 1201–1500
UGM merupakan salah satu kampus tertua dan terbesar di Indonesia. UGM unggul dalam pendekatan multidisiplin, pengabdian masyarakat, dan riset kebijakan publik.
7. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
Peringkat dunia: 1201–1500
UMS menjadi salah satu representasi kuat perguruan tinggi swasta berbasis organisasi masyarakat. Kampus ini aktif dalam riset sosial, pendidikan, dan keislaman.
8. Universitas Padjadjaran (Unpad)
Peringkat dunia: 1201–1500
Unpad dikenal kuat di bidang hukum, komunikasi, dan ilmu sosial. Aktivitas publikasi ilmiah internasional menjadi penopang peringkatnya.
9. Universitas Katolik Atmajaya Indonesia
Peringkat dunia: 1501+
Atmajaya menunjukkan eksistensinya di level global melalui kualitas pengajaran dan jaringan internasional.
10. Universitas Diponegoro (Undip)
Peringkat dunia: 1501+
Undip unggul dalam riset lingkungan, kelautan, dan pembangunan berkelanjutan, terutama di kawasan pesisir.
Makna Peringkat bagi Pendidikan Indonesia
Masuknya 10 kampus Indonesia ke dalam THE WUR 2026 menunjukkan bahwa kualitas pendidikan tinggi nasional terus mengalami peningkatan. Meski masih tertinggal dari universitas top dunia, tren ini menandakan adanya kemajuan dalam riset, internasionalisasi, dan tata kelola akademik.
Peringkat ini juga menjadi sinyal penting bagi calon mahasiswa, pemerintah, dan dunia industri dalam melihat kampus mana yang memiliki daya saing global serta potensi besar di masa depan. Ke depan, tantangan utama perguruan tinggi Indonesia adalah meningkatkan kualitas riset, kolaborasi internasional, serta relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja global.