Jurusan Musik di Indonesia: Ragam Pilihan dan Peluang Karier yang Menjanjikan
Bagi sebagian besar orang, pendidikan musik di Indonesia sering diidentikkan dengan Jurusan Seni Musik. Seolah-olah hanya ada satu pilihan studi untuk mendalami nada dan bunyi. Namun, pilihan jurusan...
Bagi sebagian besar orang, pendidikan musik di Indonesia sering diidentikkan dengan Jurusan Seni Musik. Seolah-olah hanya ada satu pilihan studi untuk mendalami nada dan bunyi. Namun, pilihan jurusan musik di Indonesia sebenarnya sangat beragam. Setiap program studi menawarkan pengalaman belajar yang unik serta prospek karir yang menjanjikan.
Melalui pendidikan formal, musik dapat dieksplorasi dari berbagai aspek, mulai dari tradisi musik Nusantara hingga produksi musik modern yang erat kaitannya dengan industri kreatif. Perguruan tinggi di dalam negeri juga menyediakan berbagai program studi menarik, yang disesuaikan dengan minat dan bakat para calon mahasiswa.
Selain jurusan klasik seperti Etnomusikologi atau Seni Musik, kini semakin banyak jalur baru yang tersedia, misalnya Produksi Musik, Teater Musikal, Penyajian Musik, hingga Penciptaan Musik. Setiap jurusan memiliki ciri khas sendiri dan membuka peluang karir yang berbeda, baik di dunia seni pertunjukan, pendidikan, maupun industri musik profesional.
Dalam tulisan ini, kita akan mengulas berbagai jurusan musik yang ada di Indonesia, kampus yang menyelenggarakannya, serta peluang karir yang dapat diraih oleh para lulusannya.
1. Etnomusikologi
Seperti yang tercermin dari namanya, “etno” merujuk pada studi tentang masyarakat atau budaya, sedangkan “musikologi” adalah studi akademis dan ilmiah mengenai musik. Etnomusikologi mempelajari musik sebagai bagian tak terpisahkan dari kebudayaan.
Sebagai mahasiswa etnomusikologi, akan belajar tentang alat musik tradisional, sejarah musik daerah, fungsi sosial musik, hingga dokumentasi budaya. Contohnya seperti gamelan, gondang Batak, maupun musik ritual. Namun demikian, jurusan ini tidak hanya terbatas pada kajian musik tradisional.
Program studi ini juga membahas berbagai jenis musik dari seluruh dunia – mulai dari gamelan Jawa, musik dangdut, lagu daerah, hingga musik kontemporer – untuk memahami bagaimana musik mencerminkan identitas, nilai, dan kehidupan sosial masyarakatnya. Yang menjadi fokus kajian adalah mengapa dan bagaimana masyarakat menciptakan musik, serta makna musik dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Lulusan etnomusikologi dapat berkarier sebagai peneliti budaya, kurator seni, dosen, seniman tradisi, maupun konsultan pariwisata budaya. USU merupakan kampus pertama di Indonesia yang membuka program Etnomusikologi sejak tahun 1981. Selain USU, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), dan Universitas Mulawarman (Unmul) juga menawarkan Program Studi Etnomusikologi.
2. Seni Musik
Jurusan ini sering dianggap sebagai yang paling klasik dan tersedia di banyak perguruan tinggi. Misalnya di ISI Yogyakarta, terdapat Fakultas Seni Pertunjukan dengan Jurusan Seni Musik yang bertujuan untuk menghasilkan mahasiswa sebagai pemain musik dan pencipta karya.
Mahasiswa tidak hanya belajar tentang performa, melainkan juga teori musik, aransemen, hingga kolaborasi antar cabang seni. Lulusan jurusan Seni Musik dapat bekerja sebagai musisi orkestra, komposer, pengajar musik, maupun penata musik untuk teater atau tari.
Beberapa kampus yang menyelenggarakan Jurusan Seni Musik antara lain Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung; serta universitas negeri seperti Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
3. Pendidikan Musik
Jurusan Pendidikan Musik bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa menjadi guru musik profesional, baik di lingkungan sekolah maupun lembaga pendidikan nonformal. Program studi ini menggabungkan ilmu musik dengan ilmu pendidikan.
Materi pembelajaran lebih fokus pada keterampilan mengajar dan kurikulum sekolah, bukan hanya pada kemampuan performa saja. Mata kuliah yang diajarkan mencakup pedagogi, metode pengajaran instrumen, teori musik, serta praktik bermain dalam kelompok musik.
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) merupakan perguruan tinggi dengan reputasi kuat dalam mengajarkan jurusan ini, karena memiliki akar dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Prospek kerja lulusan Pendidikan Musik antara lain sebagai guru seni musik di sekolah formal, pelatih ekstrakurikuler, maupun instruktur les privat.
4. Program Teknologi Audio dan Musik
Universitas Pelita Harapan (UPH) dikenal dengan program Teknologi Audio dan Musik yang lebih modern. Mahasiswa belajar tentang rekaman, mixing, teknik suara, hingga produksi musik digital. Kurikulumnya disesuaikan dengan perkembangan industri musik saat ini.
Jurusan ini berorientasi pada industri rekaman dan teknologi. Oleh karena itu, prospek kerja lulusan Program Teknologi Audio dan Musik adalah sebagai sound engineer, produser musik, music director, maupun content creator musik digital untuk film, iklan, atau game.
5. Seni Musik Gereja
Jurusan ini menggabungkan musik dengan liturgi dan pelayanan di gereja. Musik dipelajari dalam konteks keagamaan, bukan sekadar sebagai seni hiburan. Mahasiswa belajar tentang harmoni, paduan suara, teknik vokal, hingga pengelolaan musik ibadah.
Lulusannya memiliki prospek karir sebagai pemimpin musik gereja, dirigen paduan suara, maupun komposer musik rohani. Beberapa kampus yang menyediakan jurusan ini antara lain Universitas Kristen Immanuel (UKRIM), Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, IAKN Ambon, IAKN Manado, dan Sekolah Tinggi Theologia (STT) Abdiel Ungaran Jawa Tengah.
6. Penyajian Musik Berbeda dengan jurusan yang fokus pada penciptaan, jurusan ini lebih menitikberatkan pada seni pertunjukan. Mahasiswa melatih kemampuan tampil di panggung, teknik memainkan instrumen, vokal, serta interpretasi karya musik.
Program studi ini lebih menekankan pada keahlian tampil di depan khalayak, baik secara solo maupun dalam kelompok. Program Studi D4 Penyajian Musik (PSD4PM) di ISI Yogyakarta merupakan program studi vokasi musik pertama di Indonesia dengan jenjang diploma IV.
Prospek kerja lulusan program ini adalah sebagai pemain orkestra, vokalis, musisi panggung, maupun session player. 7. Teater Musikal Jurusan Teater Musikal merupakan program studi lintas disiplin yang menggabungkan musik, seni peran, dan tari.
Mahasiswa mempelajari vokal untuk panggung, akting, koreografi, hingga manajemen produksi pertunjukan musikal. ISI Yogyakarta adalah salah satu kampus yang menyelenggarakan jurusan ini. Para lulusan Teater Musikal dapat menjadi aktor teater musikal, sutradara pertunjukan, vokalis gaya broadway, maupun kreator drama musikal lokal.
Penulis: Nabila Rahma Hidayat