PKN STAN Jadi Sekolah Kedinasan Terfavorit 2026, Pendaftarnya Tembus 22 Ribu
IPDN dan Poltekim/Poltekip menyusul di posisi berikutnya, sementara total pendaftar sekolah kedinasan mencapai 99 ribu orang.
Persaingan masuk sekolah kedinasan pada 2026 terbilang ketat. Hingga pendaftaran resmi ditutup, tercatat 99.145 orang telah mendaftar sekolah kedinasan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 66.303 pendaftar telah menyelesaikan proses pendaftaran dengan melakukan submit.
Table Of Content
Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 28 Agustus 2026 pukul 15.14 WIB, Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menjadi sekolah kedinasan dengan jumlah pendaftar terbanyak.
PKN STAN mencatat 22.614 pendaftar, sekaligus menggeser Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang sebelumnya berada di posisi pertama.
Baca Juga: Daftar Sekolah Kedinasan yang Sepi Peminat, Bisa Jadi Pertimbangan Sebelum Mendaftar
20 Sekolah Kedinasan dengan Pendaftar Terbanyak
Selain PKN STAN dan IPDN, sejumlah sekolah kedinasan lain juga mencatat ribuan pendaftar. Berikut jumlah pendaftar masing-masing sekolah:
| Peringkat | Sekolah Kedinasan | Pendaftar |
|---|---|---|
| 1 | PKN STAN | 22.614 |
| 2 | IPDN | 19.142 |
| 3 | Poltekim/Poltekip | 15.090 |
| 4 | Politeknik Statistika STIS | 10.599 |
| 5 | PTDI-STTD | 8.250 |
| 6 | STMKG | 6.279 |
| 7 | Poltekpin | 5.276 |
| 8 | STIN | 2.644 |
| 9 | PKTJ Tegal | 2.004 |
| 10 | POLTRADA Bali | 1.677 |
| 11 | Poltek SSN | 1.572 |
| 12 | Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun | 1.264 |
| 13 | Politeknik Penerbangan Surabaya | 750 |
| 14 | Politeknik Penerbangan Indonesia Curug | 560 |
| 15 | Politeknik Penerbangan Palembang | 516 |
| 16 | Politeknik Transportasi SDP Palembang | 262 |
| 17 | API Banyuwangi | 214 |
| 18 | Politeknik Pelayaran Surabaya | 210 |
| 19 | Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara | 157 |
| 20 | Politeknik Penerbangan Jayapura | 65 |
Dari daftar tersebut, PKN STAN menjadi satu-satunya sekolah kedinasan yang mencatat lebih dari 20 ribu pendaftar. IPDN berada di urutan kedua dengan selisih sekitar 3.500 pendaftar.
Pendaftar Harus Bersaing untuk Formasi yang Terbatas
Tingginya jumlah pendaftar membuat persaingan semakin ketat karena kursi yang tersedia jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah peserta.
Pada 2026, PKN STAN menyediakan 1.000 formasi, sedangkan IPDN memiliki 1.410 formasi. Adapun sekolah kedinasan lainnya juga memiliki jumlah formasi yang beragam.
Berikut formasi yang tersedia:
- Poltek SSN: 50 formasi
- STIN: 100 formasi
- STMKG: 130 formasi
- Poltekpin: 250 formasi
- Poltekimipas: 375 formasi
- STIS: 564 formasi
- 22 sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan: 891 formasi
- PKN STAN: 1.000 formasi
- IPDN: 1.410 formasi
Dengan jumlah pendaftar mencapai puluhan ribu, peserta harus melewati sejumlah tahapan seleksi sebelum dapat dinyatakan lolos.
Seleksi Berlanjut hingga November 2026
Meski masa pendaftaran telah berakhir, rangkaian seleksi Sekolah Kedinasan 2026 masih berlangsung. Setelah seleksi administrasi, peserta akan menghadapi tahapan sanggah, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), hingga seleksi lanjutan.
Berikut jadwal tahapan selanjutnya:
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2–3 September 2026
- Masa sanggah: 4–5 September 2026
- Jawab sanggah: 4–6 September 2026
- Pengumuman pasca-sanggah: 7–8 September 2026
- Penerbitan kode billing PNBP SKD: 9–10 September 2026
- Pembayaran PNBP SKD: 11–15 September 2026
- Penyusunan jadwal SKD: 17–18 September 2026
- Pengumuman jadwal SKD: 18–21 September 2026
- Pelaksanaan SKD: 22 September–7 Oktober 2026
- Pengolahan nilai SKD: 27 September–10 Oktober 2026
- Seleksi lanjutan non-CAT BKN: 11–28 Oktober 2026
- Pengumuman jadwal seleksi lanjutan: 22–24 Oktober 2026
- Pelaksanaan seleksi lanjutan: 25–26 Oktober 2026
- Pengelolaan data hasil seleksi lanjutan: 21–30 Oktober 2026
- Pengumuman kelulusan akhir: 21 Oktober–1 November 2026
- Penyampaian laporan kepada Menteri PAN-RB: 23 Oktober–21 November 2026
Dengan PKN STAN menjadi sekolah kedinasan dengan pendaftar terbanyak, persaingan untuk memperebutkan formasi pada tahun ini pun semakin ketat. Para peserta kini harus melewati tahapan seleksi berikutnya untuk memperebutkan kursi yang tersedia.
Baca Juga: Syarat Tinggi Badan Sekolah Kedinasan 2026, dari IPDN hingga Poltekimipas